Pembenahan system pajak diindonesia memang sudah menjadi program Jokowi. Ini 
sudah sangat benar. Semua negara yang berjalan benar itu sumber dana utk 
penyelenggaraan negara itu seharusnya dari pajak.

 

Masalah siapa2 yg berada dibelakang demo ini yg disebut penulis sbg kolusi dari 
pengusaha birokirat politikus itu menjadi sangat kabur. Seperti teori 
konspirasi yg perlu dibuka.

 

Dari segi pengusaha, saya yakin yg namanya pengusaha itu maunya hanya berusaha. 
Iklim berusaha yg baik yg mereka idam2kan. Ngapain kolusi dgn politikus, 
birokrat, kelompok ekstrimis agamais? Ini ‘kan habis2in duit saja. yg mau bukan 
pengusaha dalam arti spirit entrepreneurship yg bener. Yg mau itu adalah 
mereka2 yg sebetulnya bukan atau tidak punya sifat kewiraswastaan. Mereka ini 
maunya short cut. Mau cepat kaya lalu pake’ cara2 kolusi ini.

 

Yang lebih masuk akal adalah para birokrat politikus yg kalau tidak miskin, 
setengah kaya dan atau harta2nya sudah dipertaruhkan dalam masa kampanye utk 
memenangkan jabatan politik itu, mau mengembalikan semua2 yg telah dikorbankan 
ini. ini praktis yg terjadi dinegara2 berkembang dan miskin termasuk Indonesia.

 

Bagi mereka2 yg tidak mengetahuinya, hanya akan melihat disrupsi/gangguan dari 
kehidupan sehari2 seperti rupiah melemah, harga naik, banyak demo, BBM naik, 
hutang naik, biaya kartu sakti dlsbg. Sayangnya mereka2 ini tidak melihat 
gambar gedenya bagaimana Jokowi kerja utk bersih2 ini. disamping bersih2, dia 
juga harus membangun. Duit dari dalam tidak ada krn BUMN sbg sumber duit tidak 
berjalan dengan baik. Disinilah hutang diperlukan utk pembangunan 
infrastruktur, kartu2 sakti dll itu. Terlepas dari mau keluar dari cengkreman 
USA dan Jepang dan jatuh ketangan RRT, semua ini adalah biaya yg harus dibayar 
RI setelah dibabak beluri oleh Orba yg meninggalkan PR yg begitu banyak.

 

Niscaya sedikit demi sedikit bisa ditanggulangi. Harus sabar.

 

Nesare

 

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] 
Sent: Thursday, November 3, 2016 1:57 AM
To: undisclosed-recipients:
Subject: [GELORA45] SUBIANTO: MENGAPA JOKOWI HARUS DIJATUHKAN MELALUI AHOK??

 

  


02/11/16 17.29.30: SUBIANTO: MENGAPA JOKOWI HARUS DIJATUHKAN MELALUI AHOK??

Demo yg konon akan besar2-an di Istana Negara dll pd 4 November 16 ditujukan 
menekan Jokowi supaya tidak melindungi Ahok. Supaya Jokowi nyuruh Kapolri 
penjarakan Ahok.

Apakah Jokowi akan nuruti tekanan itu? Hanya orang bodoh yg percaya. Jika 
Tuntutan mereka itu dipenuhi maka akan berlanjut dgn tekanan berikutnya. Jokowi 
tahu skenario itu.

Mereka para penggerak demo dan para bandarnya berusaha sekuat tenaga supaya 
Jokowi jatuh sebelum MARET 2017. Mengapa??

Saat itu lah masa berlaku Tax Amnesty berakhir. Berarti para pengemplang pajak 
yg tidak ikut TA akan menjadi sasaran buruan petugas pajak.

Untuk memburu para pengemplang pajak itu, Jokowi telah menyiapkan Ditjen Pajak 
sekuat lembaga sejenis di Amerika Serikat, IRS. Lembaga pajak ini akan bergerak 
seperti KPK.

Mengapa Ditjen Pajak diperkuat? Ya, karena pajak akan dijadikan sumber utama 
pembiayaan pembangunan, sesuai potensi yg ada. Selama ini potensi pajak luar 
biasa, tapi tidak jadi riil karena banyak pengusaha dan politisi tidak bayar 
pajak karena bisa kongkalikong dgn penguasa.

Jokowi mau praktek kotor masa lalu itu diakhiri. Dia mau bersih. Pajak menjadi 
titik tolak karena ketidakpatuhan terhadap kewajiban bayar pajak menjadi sumber 
dari praktek2 kotor dlm bisnis, birokrasi, dan politik.

Praktek kotor yg selama ini terjadi adalah sebagai berikut: Kolusi 
pebisnis-birokrat-politisi memungkinkan semua pihak itu ngemplang pajak. Dari 
pajak yg seharusnya masuk kas negara, mereka punya dana berlebih untuk gaya 
hidup mereka, juga untuk menggerakkan mesin politik, demi memperkuat posisi 
diri pribadi atau kelompoknya.

Mereka dgn leluasa mampu membayari ormas-ormas bayaran untuk tujuan mereka. 
Para petinggi Ormas-ormas itu pun senang krn hidup mereka dicukupi, termasuk 
bisa punya Hammer.

Apa jadinya jika aksi BERSIH Jokowi dijalankan? Mereka akan kehilangan dana 
ekstra yg besar, dan yg lebih penting aliran uang mereka akan terbuka jelas 
karena ada kewajiban membuat laporan SPT. Jadi, mereka akan jauh lebih sulit 
untuk mengendalikan partai, dan membayari Ormas-ormas bayaran.

Siapa mereka itu? Ditjen Pajak sudah mengantongi nama-nama mereka, juga dana 
mereka. Menkeu Sri Mulyani mengungkapkan setelah periode TA pertama berakhir 
September lalu, masih sekitar 3.000 komisaris dan direksi perusahaan tambang yg 
belum melaporkan pajaknya. Itu baru sektor pertambangan, belum sektor politik, 
birokrat, penguasa daerah, dll.

Pada contoh pertambangan, kalangan ini sudah sama2 tahu bahwa ada satu 
perusahaan tambang batubara kelas berat yg ngemplang pajak 10 tahun sebanyak Rp 
18 Triliyun!! Si bos perusahaan bisa ngemplang sedemikian lama krn dulu bagian 
dr kekuasaan! Partai dg gampang dia kendalikan.

Si bos itu kini sudah pasti resah. Begitu pun para politisi yang hidup dari 
uang kemplangan pajak itu. Gerak politik mereka jelas makin sempit krn tak lagi 
gampang mendapatkan mesiu jika sampai Jokowi terus berkuasa.

Maka jelas sudah aksi "tangkap Ahok" tak lebih dari bentuk ketakutan 
orang-orang kotor yg takut disapu BERSIH Jokowi.

Sapu bersih melalui jalur pajak ini hanyalah salah satu dr beberapa strategi 
Jokowi un mereformasi sistem politik-ekonomi Indonesia yg sudah sakit parah 
oleh ulah para pengusaha-birokrat-politisi hitam.

Jokowi belajar dari pengalaman AS. Untuk menumpas Mafia, pemerintah AS dulu 
menggunakan dinas pajak IRS, bukan FBI.

Untuk persiapan membuat Dirjen Pajak sehebat IRS Kemenkeu kini sudah 
"menyekolahkan" sekitar 2.000 orang pajak muda untuk belajar cara kerja IRS di 
AS, dan di beberapa negara lainnya.

Maka sebelum itu terjadi, Jokowi harus dilengserkan dengan berbagai cara. Jika 
sampai Maret 2017 upaya mereka itu gagal, maka hidup dan gerak mereka akan 
makin sulit. Bahkan sebagian dr mereka sudah pasti bakal masuk bui, atau kabur 
ke luar negeri dan masuk DPO Interpol. (**)

.


Sent from my iPhone

  <https://ssl.gstatic.com/ui/v1/icons/mail/images/cleardot.gif> 



Kirim email ke