http://achehcybermilitary.org/empat-anggota-asnlf-ikut-pelatihan-unpo-2/

 
Empat Anggota ASNLF Ikut Pelatihan UNPO
Posted By: T. M. Hartami, MAon: November 10, 2016In: Hot News, Luar Negeri, 
Pers RilisNo Comments 
Print Email
Organisasi Bangsa dan Rakyat yang tak Terwakili (UNPO) kembali menyelenggarakan 
pelatihan Hak Asasi Manusia (HAM) SpeakOut! 2016 terhadap anggotanya dari 
tanggal 9 hingga 11 November 2016 yang mengambil tempat di Den Haag, Belanda.  
Pelatihan ini merupakan acara tahunan yang diberikan kepada setiap anggota 
organisasi internasional tersebut dengan tujuan mendapatkan ketrampilan dalam 
bidang advokasi dan juga seluk beluk perjuangan HAM di kancah internasional.

Sebagai anggota UNPO, Acheh-Sumatra National Liberation Front  (ASNLF) tahun 
ini mengirimkan empat aktivisnya dengan pimpinan delegasi Nasir Usman beserta 
tiga anggotanya M Hanafiah Abdullah, Rozi Syahputra Hanafiah dan Ubaidillah 
Lukman yang kesemuanya berasal dari Denmark.  Dua dari nama terakhir tersebut 
adalah pelajar tingkat SMU yang sedang digodok untuk pemantapan ideologi Aceh 
Merdeka.

Kegiatan ini merupakan perwujudan dari dukungan UNPO yang berkomitmen untuk 
membantu setiap anggotanya dalam bidang edukasi kelas internasional.  Selama 
mengikuti pelatihan itu mereka akan dibekali pengetahuan tentang mekanisme PBB, 
perihal jaringan Hak Asasi Manusia, ketrampilan diplomasi publik hingga 
strategi komunikasi.

Melalui akun media sosial Nasir Usman menjelaskan bahwa bahasa pengantar dalam 
even tersebut menggunakan bahasa Inggris dan tutor program SpeakOut! 2016  
tahun ini salah satunya akan menghadirkan politisi senior Belanda seperti 
Norbert Klein dan Marc Bentinck, yang berpengalaman dalam bidang konsultan di 
lembaga Uni Eropa, Brussels.

Selain itu, program materi lainnya akan mempelajari mekanisme Universal 
Periodic Review (UPR) dan cara membuat sebuah even di kantor PBB Jenewa.  
Panitia acara dari UNPO Den Haag, Danique de Jonge, kepada seluruh peserta 
Selasa pagi (8/11), mengatakan mereka juga semuanya nanti akan mengunjungi ke 
kantor International Criminal Court (ICC) Pengadilan Kriminal Internasional di 
Den Haag.

Beberapa hari sebelum berangkat ke Belanda delegasi dari Denmark tersebut telah 
menerima briefing singkat oleh ketua Presidum ASNLF di Jerman, Ariffadhillah, 
berupa tips informasi tambahan dan pengalaman yang bisa digunakan selama 
pelatihan nantinya.  Ilmu dari Workshop tersebut diharapkan bisa digunakan 
untuk kemajuan pergerakan organisasi Aceh Merdeka di dalam dan di luar negeri 
terutama bidang kaderisasi di kalangan aktivis ASNLF. (AA)

Keterangan Foto:

Delegasi ASNLF bersama Marc Bentinck, konsultan di lembaga Uni Eropa dan mantan 
diplomat kementrian luar negeri Belanda yang juga menjadi tutor dalam pelatihan 
UNPO program SpeakOut! UNPO 2016, Rabu (9/11) di Den Haag.

Suasana dalam pelatihan SpeakOut! UNPO 2016. Acara tersebut akan berlangsung 
selama 3 hari dimulai pada 9, 10 dan 11 November di kota Den Haag, Belanda.

 

Kirim email ke