Seharusnya si jonathan yang tinggal di usa yg harus jawab bukan saya. Saya hanya ngerpek dari goggle saja dan denger2 orang lain ngomong.
Singkatnya yg saya tahu Obamacare itu adalah program Obama utk menolong mereka2 yg tidak punya health insurance. Jumlahnya banyak sekali kelompok ini terutama yg illegal dan tidak mampu bayar premium perbulan nya. Makanya dikota2 besar di usa dimana banyak orang2 kecil ini yg bekerja secara cash tidak dapat health insurance. Juga dikota2 besar di usa banyak dokter2 yg ngurusin pasien2 ini dng minta bayaran seperti diindonesia. Jadi setiap sakit bayar penuh. Beda dgn kalau ada health insurance misalnya dari perusahaan, rakyat bayar premi per periode dan bisa pergi ke dokter mengikuti peraturan kontrak. Semua yg kerja di usa kebanyakan dapat health insurance ini. kalau sdh kerja dan tidak mau ikutan, artinya orang ini merasa sehat sekali dan sayang duitnya utk bayar premi yg mahal sekarang ini. mulai sekitar awal 2000, premi ini meningkat tinggi termasuk obat yg terbang mahal sekali. Obamacare ini program kiri dan pro rakyat miskin tapi costly makan duit. Ini yg diserang oleh republican dan kelompok tengah yg sdh mapan. Usa tidak pernah mengharuskan rakyatnya beli health insurance sejak dulu. Ingat usa itu kapitalis yg percaya sama pasar dalam menciptakan bisnis. Tetapi perusahaan yg sejak Obamacare itu harus kasih healthcare insurance kalau punya 50 orang karyawan tetap. Dulu saya kurang ngikutin tapi bisa digoggle. Lebih ketat itu adalah unemployment insurance dan worker’s compensation dimana perusahaan harus bayar. Kalau gak salah dulu small business yg punya minimum 5 karyawan harus bayar ini. Obamacare itu buat warga negara dan permanent resident/green card. Illegal immigrant gak boleh. Tujuannya Obamacare itu kearah ini sebetulnya tetapi belum mampu krn banyak yg protes makanya saya katakan ini proyek kiri. Ujung2nya akan kesini. Tetapi dengan kemenangan trump ya hilang harapan ini. mesti nunggu nanti kalau democrat menang lagi, kemungkinannya akan lebih terbuka. Jadi perjalanan masih panjang sekali buat illegal immigrant utk menikmati Obamacare. Obamacare itu disetiap state berbeda penerapannya. Individu dan perusahaan kecil yg bisa beli. Harganya relative murah kalau dibandingkan dgn premi yg harus dibayar oleh karyawan suatu perusahaan yg punya healthcare insurance. Hanya bedanya adalah dokter2nya lebih terbatas. Tetapi sekarangpun dengan biaya kesehatan yg meningkat banyak perusahaan menawarkan list of doctors yg terbatas jadi ibaratnya diisolasi dalam suatu network tertentu. Istilahnya in network providers. Jadi tidak begitu berbeda antara Obamacare dan health insurance yg didapat dari perusahaan. Kalau tertarik lihat saja disini: https://www.healthcare.gov/ Obamacare ini beda dgn kartu sakti Jokowi. Kartu sakti itu bayarannya kecil dan sampai gratis. Ini betul2 kasih pelayanan kesehatan yg hampir cuma2. Kalau memang gak ada duit yg memang gratis betulan. Di usa gak ada semiskin orang Indonesia yg sampai gak bisa bayar sebetulnya. Gak bisa bayar itu biasanya krn kehilangan pekerjaan atau sakit. Kalau sakit dan tua langsung masuk program medicare Medicaid yg adalas program pemerintah. sistemnya sudah jalan walaupun tidak sempurna. Indonesia belum dan baru mulai dijaman Jokowi jadi masih banyak sekali PR yg harus dikerjakan. Ngejelimet sekali healthcare system di usa ini. Prinsipnya adalah kapitalisme makanya point per pay sangat jelas dalam system pembayarannya. Hanya saja krn banyak organisasi nirlaba/non for profit yg punya rumah sakit jadi yg miskin bisa berobat dgn biaya murah dan sampai gratis. Ini tidak memandang legal atau tidak legal, warga negara atau tidak. adalah hukum federal bahwa seseorang yg masuk ER disuatu rumah sakit tidak boleh ditanya siapa orang ini. jadi RS tidak boleh tidak menerima seorang yg illegal sekalipun. Jadi misalnya ada orang Indonesia kena serangan jantung waktu berkunjung ke times square dimanhattan, dia dibawa ambulan ke RS langsung ditolong. Perkara bayaran itu nanti urusannya. RS harus menolong dulu. Makanya setiap RS ada yg namanya allowance/cadangan duit buat menutupi/bayar kasus2 seperti ini. allowance ini terutama lebih besar di RS yg non for profit dan umumnya adalah religious affiliation hospital. Ini dari segi perusahaan dan Obamacare. Kalau pegawai negeri dan militer lain lagi. Lebih simple krn yg ngurus hanya 1 pemerintah. Saking ngejelimetnya mhsw kedokteran yg ambil mata kuliah reimbursement and provision biasanya tidak tahu apa2 walaupun sdh baca buku berjilid2. Walaupun usa menghabiskan banyak duit buat healthcare tetapi tingkat produktifitas pengeluarannya rendah dibandingkan dgn negara2 lain termasuk kuba yg baik sekali. Di Indonesia kebanyakan RS cari untung. Gak salah juga krn gak ada bantuan jadi operasi RS berdasarkan pemasukan dari pasien. Beda dgn USA dimana banyak orang kasih duit misalnya dalam bentuk endowment/wasiat, donor dll. Orang kaya Indonesia jarang yg sedermawan ini. yg baik dan mau kasih duit pun takut duitnya dikorupsi. Makanya terakhir ini orang2 kaya sdh mulai bikin foundation ini itu utk menyalurkan duitnya. Ini memang benar tetapi biasanya juga ada pamrih yaitu: biar dikenal. Jadi kasih duit ke RS dll itu jarang ada. Ini system. System ini tidak bisa dibentuk dalam sesaat. Harus dibersihkan sebersih2nya mulai dari mental, korupsi dll diberantas, bikin perangkat hukum s/d dorongan pemerintah yg tulus. Ini susah sekali. Itu saja dulu Nesare From: [email protected] [mailto:[email protected]] Sent: Wednesday, November 9, 2016 8:07 PM To: [email protected]; [email protected] Subject: Re: [GELORA45] Re: Clinton vs. Trump Tapi, ... sebetulnya apa beda Obamacare dengan sebelumnya yang gunakan warga diharuskan membeli asuransi kesehatan itu? Apa mengambil bentuk KIS, kartu Indonesia Sehat nya Jokowi, ...? Salam, ChanCT From: [email protected] <mailto:[email protected]> [GELORA45] Sent: Thursday, November 10, 2016 1:36 AM To: [email protected] <mailto:[email protected]> Subject: RE: [GELORA45] Re: Clinton vs. Trump Moso ente nanya apakah Obamacare akan dihapus oleh trump? Kenapa bertanya? Kan mestinya ente senang kalau Obamacare dihapus? Wong kartu sakti termasuk kartu kesehatan di Indonesia ente cerca karena banyak problem! Ya ente mestinya bersenang hati kalau trump menghapuskan Obamacare! Hehehehehe Nesare From: [email protected] <mailto:[email protected]> [mailto:[email protected]] Sent: Wednesday, November 9, 2016 11:58 AM To: Yahoogroups <[email protected] <mailto:[email protected]> > Subject: Re: [GELORA45] Re: Clinton vs. Trump Hanya ada 1 poll yg memproyeksikan dengan tepat LA Times/USC Poll, sedang yg lain termasuk Princeton tidak tepat. Apakah ini artinya USC lebih bagus dari Princeton, tak tahulah. Yg jelas sekarang dgn presiden, senate, house kesemuanya ditangan republik dibawah pimpinan Donald Trump akan terjadi perubahan policy besar2an. Apakah Financial Crisis 2008 akan terulang kembali? tidak tahulah. Apakah Affordable Care Act akan dihapus begitu saja sehingga puluhan juta orang akan kehilangan health care? tidak tahu. Apakah NATO akan pecah? juga tidak tahu. Bagaimana dengan Iran Nuclear Deal? tidak tahu. Apakah nuclear proliferation treaty akan dihapus sehingga Jepang, Korea Selatan, dan negara2 lain akan memiliki nuclear? masih teka teki. ---In [email protected] <mailto:[email protected]> , <djiekh@... <mailto:djiekh@...> > wrote : Ambil samplenya tidak cukup representatief ? 2016-11-09 16:38 GMT+01:00 Jonathan Goeij jonathangoeij@... [GELORA45] <[email protected] <mailto:[email protected]> >: paranormal yg menang ..... statistic kalah dengan ilmu langitan. pemilu 2000 terulang kembali, popular votes kalah dengan electoral. ---In [email protected] <mailto:[email protected]> , <ajegilelu@... <mailto:ajegilelu@...> > wrote : OK, trims. Selamat menyilangkan jari :)
