Terimakasih pada Bung Nesare dan bung Goei, yang telah memberi pencerahan 
Obamacare ini, ... dari penangkapan sepintas, saya justru merasa memang 
sebaiknya bisa mengkaitnya medical care dengan pemasukan/penghasilan seseorang. 
Jadi, ada sikap tanggungjawab setiap orang untuk PERHATIKAN/PEDULI akan 
kesehatannya sendiri, tidak karena obat gratis/murah lalu boleh saja melabrak 
pola-hidup sehat yang harus dijalani. Begitu yang terjadi, saya perhatikan 
dimasa hidup di Tiongkok, ke RS/klinik segala obat gratis, ... terjadi 
pemborosan luar biasa, sedikit-dikit minta obat, sedang bagi yang penyakit 
kronis obat dikasih sekaligus beberapa bulan, tanpa ada disiplin diminum 
menurut ketentuan, akhirnya terbuang-buang, ... 

Cara pemaksaan membeli asuransi-kesehatan nampaknya juga bukan jalan keluar 
yang baik. itu tidak memecahkan masalah dengan baik, karena tergantung orang 
bersangkutan berapa besar membeli asuransi nya, jadi kalau kena sakit berat 
melampaui batas, diwalahan juga untuk membayar. Sebaliknya, kalau orang sudah 
merasa bayar asuransi deengan mahal, merasa rugi kalau tidak digunakan, ...!

Saya perhatikan di TIongkok sekarang, juga belum mengambil kesatuan cara, 
masing-masing propinsi, bahkan setiap kesatuan mengambil kebijaksanaan sendiri. 
Umumnya menganjurkan buruh/karyawan membeli asuransi-kesehatan yang berjalan, 
sedang didesa maju mengambil cara ditanggung Desa yang sudah membentuk koperasi 
desa, ...

Salam,
ChanCT


From: [email protected] [GELORA45] 
Sent: Thursday, November 10, 2016 11:21 PM
To: [email protected] 
Subject: RE: [GELORA45] Re: Clinton vs. Trump





melalui Obamacare mereka yg income-nya dibawah 138% poverty line tidak perlu 
bayar, akan dimasukkan ke program medicaid, sampai dengan 250% poverty line 
akan menerima subsidi (baca murah).

---
Obamacare ini beda dgn kartu sakti Jokowi. Kartu sakti itu bayarannya kecil dan 
sampai gratis. Ini betul2 kasih pelayanan kesehatan yg hampir cuma2. Kalau 
memang gak ada duit yg memang gratis betulan. Di usa gak ada semiskin orang 
Indonesia yg sampai gak bisa bayar sebetulnya. Gak bisa bayar itu biasanya krn 
kehilangan pekerjaan atau sakit. Kalau sakit dan tua langsung masuk program 
medicare Medicaid yg adalas program pemerintah. sistemnya sudah jalan walaupun 
tidak sempurna. Indonesia belum dan baru mulai dijaman Jokowi jadi masih banyak 
sekali PR yg harus dikerjakan.

---In [email protected], <nesare1@...> wrote :


Seharusnya si jonathan yang tinggal di usa yg harus jawab bukan saya. Saya 
hanya ngerpek dari goggle saja dan denger2 orang lain ngomong.



Singkatnya yg saya tahu Obamacare itu adalah program Obama utk menolong mereka2 
yg tidak punya health insurance. Jumlahnya banyak sekali kelompok ini terutama 
yg illegal dan tidak mampu bayar premium perbulan nya.

Makanya dikota2 besar di usa dimana banyak orang2 kecil ini yg bekerja secara 
cash tidak dapat health insurance.

Juga dikota2 besar di usa banyak dokter2 yg ngurusin pasien2 ini dng minta 
bayaran seperti diindonesia. Jadi setiap sakit bayar penuh. Beda dgn kalau ada 
health insurance misalnya dari perusahaan, rakyat bayar premi per periode dan 
bisa pergi ke dokter mengikuti peraturan kontrak. Semua yg kerja di usa 
kebanyakan dapat health insurance ini. kalau sdh kerja dan tidak mau ikutan, 
artinya orang ini merasa sehat sekali dan sayang duitnya utk bayar premi yg 
mahal sekarang ini. mulai sekitar awal 2000, premi ini meningkat tinggi 
termasuk obat yg terbang mahal sekali.



Obamacare ini program kiri dan pro rakyat miskin tapi costly makan duit. Ini yg 
diserang oleh republican dan kelompok tengah yg sdh mapan.

Usa tidak pernah mengharuskan rakyatnya beli health insurance sejak dulu. Ingat 
usa itu kapitalis yg percaya sama pasar dalam menciptakan bisnis. Tetapi 
perusahaan yg sejak Obamacare itu harus kasih healthcare insurance kalau punya 
50 orang karyawan tetap. Dulu saya kurang ngikutin tapi bisa digoggle. Lebih 
ketat itu adalah unemployment insurance dan worker’s compensation dimana 
perusahaan harus bayar. Kalau gak salah dulu small business yg punya minimum 5 
karyawan harus bayar ini.



Obamacare itu buat warga negara dan permanent resident/green card. Illegal 
immigrant gak boleh. Tujuannya Obamacare itu kearah ini sebetulnya tetapi belum 
mampu krn banyak yg protes makanya saya katakan ini proyek kiri. Ujung2nya akan 
kesini. Tetapi dengan kemenangan trump ya hilang harapan ini. mesti nunggu 
nanti kalau democrat menang lagi, kemungkinannya akan lebih terbuka. Jadi 
perjalanan masih panjang sekali buat illegal immigrant utk menikmati Obamacare.



Obamacare itu disetiap state berbeda penerapannya. Individu dan perusahaan 
kecil yg bisa beli. Harganya relative murah kalau dibandingkan dgn premi yg 
harus dibayar oleh karyawan suatu perusahaan yg punya healthcare insurance. 
Hanya bedanya adalah dokter2nya lebih terbatas. Tetapi sekarangpun dengan biaya 
kesehatan yg meningkat banyak perusahaan menawarkan list of doctors yg terbatas 
jadi ibaratnya diisolasi dalam suatu network tertentu. Istilahnya in network 
providers. Jadi tidak begitu berbeda antara Obamacare dan health insurance yg 
didapat dari perusahaan.

Kalau tertarik lihat saja disini: https://www.healthcare.gov/



Obamacare ini beda dgn kartu sakti Jokowi. Kartu sakti itu bayarannya kecil dan 
sampai gratis. Ini betul2 kasih pelayanan kesehatan yg hampir cuma2. Kalau 
memang gak ada duit yg memang gratis betulan. Di usa gak ada semiskin orang 
Indonesia yg sampai gak bisa bayar sebetulnya. Gak bisa bayar itu biasanya krn 
kehilangan pekerjaan atau sakit. Kalau sakit dan tua langsung masuk program 
medicare Medicaid yg adalas program pemerintah. sistemnya sudah jalan walaupun 
tidak sempurna. Indonesia belum dan baru mulai dijaman Jokowi jadi masih banyak 
sekali PR yg harus dikerjakan. 



Ngejelimet sekali healthcare system di usa ini. Prinsipnya adalah kapitalisme 
makanya point per pay sangat jelas dalam system pembayarannya. Hanya saja krn 
banyak organisasi nirlaba/non for profit yg punya rumah sakit jadi yg miskin 
bisa berobat dgn biaya murah dan sampai gratis. Ini tidak memandang legal atau 
tidak legal, warga negara atau tidak. adalah hukum federal bahwa seseorang yg 
masuk ER disuatu rumah sakit tidak boleh ditanya siapa orang ini. jadi RS tidak 
boleh tidak menerima seorang yg illegal sekalipun. Jadi misalnya ada orang 
Indonesia kena serangan jantung waktu berkunjung ke times square dimanhattan, 
dia dibawa ambulan ke RS langsung ditolong. Perkara bayaran itu nanti 
urusannya. RS harus menolong dulu. Makanya setiap RS ada yg namanya 
allowance/cadangan duit buat menutupi/bayar kasus2 seperti ini. allowance ini 
terutama lebih besar di RS yg non for profit dan umumnya adalah religious 
affiliation hospital.



Ini dari segi perusahaan dan Obamacare. Kalau pegawai negeri dan militer lain 
lagi. Lebih simple krn yg ngurus hanya 1 pemerintah.



Saking ngejelimetnya mhsw kedokteran yg ambil mata kuliah reimbursement and 
provision biasanya tidak tahu apa2 walaupun sdh baca buku berjilid2. Walaupun 
usa menghabiskan banyak duit buat healthcare tetapi tingkat produktifitas 
pengeluarannya rendah dibandingkan dgn negara2 lain termasuk kuba yg baik 
sekali.



Di Indonesia kebanyakan RS cari untung. Gak salah juga krn gak ada bantuan jadi 
operasi RS berdasarkan pemasukan dari pasien. Beda dgn USA dimana banyak orang 
kasih duit misalnya dalam bentuk endowment/wasiat, donor dll. Orang kaya 
Indonesia jarang yg sedermawan ini. yg baik dan mau kasih duit pun takut 
duitnya dikorupsi. Makanya terakhir ini orang2 kaya sdh mulai bikin foundation 
ini itu utk menyalurkan duitnya. Ini memang benar tetapi biasanya juga ada 
pamrih yaitu: biar dikenal. Jadi kasih duit ke RS dll itu jarang ada. Ini 
system. System ini tidak bisa dibentuk dalam sesaat. Harus dibersihkan 
sebersih2nya mulai dari mental, korupsi dll diberantas, bikin perangkat hukum 
s/d dorongan pemerintah yg tulus. Ini susah sekali.



Itu saja dulu 



Nesare





From: [email protected] [mailto:[email protected]] 
Sent: Wednesday, November 9, 2016 8:07 PM
To: [email protected]; nesare1@...
Subject: Re: [GELORA45] Re: Clinton vs. Trump





Tapi, ... sebetulnya apa beda Obamacare dengan sebelumnya yang gunakan warga 
diharuskan membeli asuransi kesehatan itu? Apa mengambil bentuk KIS, kartu 
Indonesia Sehat nya Jokowi, ...?



Salam,

ChanCT





From: nesare1@... [GELORA45] 

Sent: Thursday, November 10, 2016 1:36 AM

To: [email protected] 

Subject: RE: [GELORA45] Re: Clinton vs. Trump








Moso ente nanya apakah Obamacare akan dihapus oleh trump?

Kenapa bertanya? Kan mestinya ente senang kalau Obamacare dihapus?

Wong kartu sakti termasuk kartu kesehatan di Indonesia ente cerca karena banyak 
problem!



Ya ente mestinya bersenang hati kalau trump menghapuskan Obamacare!



Hehehehehe

Nesare





From: [email protected] [mailto:[email protected]] 
Sent: Wednesday, November 9, 2016 11:58 AM
To: Yahoogroups <[email protected]>
Subject: Re: [GELORA45] Re: Clinton vs. Trump



  



Hanya ada 1 poll yg memproyeksikan dengan tepat LA Times/USC Poll, sedang yg 
lain termasuk Princeton tidak tepat. Apakah ini artinya USC lebih bagus dari 
Princeton, tak tahulah.



Yg jelas sekarang dgn presiden, senate, house kesemuanya ditangan republik 
dibawah pimpinan Donald Trump akan terjadi perubahan policy besar2an. 

Apakah Financial Crisis 2008 akan terulang kembali? tidak tahulah. Apakah 
Affordable Care Act akan dihapus begitu saja sehingga puluhan juta orang akan 
kehilangan health care? tidak tahu. Apakah NATO akan pecah? juga tidak tahu. 
Bagaimana dengan Iran Nuclear Deal? tidak tahu. Apakah nuclear proliferation 
treaty akan dihapus sehingga Jepang, Korea Selatan, dan negara2 lain akan 
memiliki nuclear? masih teka teki.



---In [email protected], <djiekh@...> wrote :




Ambil samplenya tidak cukup representatief ?



2016-11-09 16:38 GMT+01:00 Jonathan Goeij jonathangoeij@... [GELORA45] 
<[email protected]>:






      paranormal yg menang .....

      statistic kalah dengan ilmu langitan.



      pemilu 2000 terulang kembali, popular votes kalah dengan electoral.





      ---In [email protected], <ajegilelu@...> wrote :




      OK, trims.

      Selamat menyilangkan jari 




      :)














Kirim email ke