http://pontianak.tribunnews.com/2016/11/15/pasangan-andi-syarif-nurmansyah-kutuk-pelaku-bom-molotov-di-vihara-budi-dharma

Bom Molotov di Vihara Singkawang 
Pasangan Andi Syarif-Nurmansyah Kutuk Pelaku Bom Molotov di Vihara Budi Dharma
Selasa, 15 November 2016 22:50

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RAYMOND KARSUWADI
Pasangan Andi Syarif - Nurmansyah 
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG  - Pasangan Andi Syarif dan Nurmansyah sangat 
mengutuk keras pelaku bom molotov di Vihara Budi Dharma (Kwan Im Kiung). 
Menurutnya ini sangat mencederai kerukunan yang telah terjalin di Kota 
Singkawang.

"Kami pasangan pertama yang mengutuk keras, kejahatan tidak terpuji apalagi 
jika ada kaitan ke Pilkada," ujar Andi Syarif, Selasa (15/11/2016).

Dia selalu memberikan dan pengajaran betapa pentingnya mengikuti setiap aturan 
yang ada. Termasuk dalam masa-masa Pilkada kali ini, untuk tidak melanggar 
ketentuan yang telah diatur KPU.

"Kami khususnya daei independen ingin mengajarkan yang baik, siap taat aturan, 
patuhi sebaik-baiknya. Bisa dikatakan Paslon yang belum ada pelanggaran hanya 
Annur termasuk memang stiker di mobil, karena kami tau itu salah," tandasnya.

Baca: Bom Molotov di Vihara Singkawang Munculkan Ketakukan
Karena itulah ia sangat tidak mentolerir prilaku tidak terpuji oknum-oknum yang 
dinilainya ingin mengusik pesta Pilkada yang sejauh ini aman dan damai.

"Tindakan beberapa waktu lalu itu telah mencederai nafas pemilihan pemimpin 
yang terbaik di pesta Pilkada. Seperti ada usaha merusak kedalaman saat kita 
menjalankan tahapan-tahapan Pilkada," ujarnya.

Karena itu ia dan pasangannya selalu menghimbau agar pendukungnya untuk selalu 
menjaga ketertiban yang ada.

"Saya menghimbau semua komponen bangsa di Singkawang ini untuk menghargai pesta 
Pilkada di Singkawang ini. Jangan yang sudah baik ini di keruhkan oleh 
oknum-oknum tidak bertanggung jawab," katanya

"Kami ingin semua pendukung agar santun berpolitik, dan meraih tampuk 
kepemimpinan dengan cara terhormat serta di ridhoi," pungkasnya.

Kirim email ke