Kasus DAPL ini konon ikut memberi sumbangan besar 
bagi kekalahan Hillary. Bukan dengan mengalihkan dukungan 
kepada Trump, melainkan karena yang "merah"; "coklat"; 
"hitam"; "kuning"; bahkan "putih", rame-rame nggolput.


   --- jetaimemucho1@... wrote:
Perjuangan rakyat melawan multinasional yang mengekplotasi  sumber energi 
(minyak) dan pertambangan yang dibelakangnya adalah kekuatan imperialis, 
terjadi di seluruh dunia, termasuk di negeri dedengkot Imperialis AS sendiri. 
Aparat militer, anjing jaga negara anti-rakyat di mana-mana juga sama brutalnya 
dalam menghadapi perlawanan rakyat, tidak perduli kulit warna dan jenis rasnya. 
Sama dengan modal, yang juga tidak kenal warna dan ras. Hanya orang-orang remo 
yang percaya modal bisa "dijinakkan", yang berwarna "kuning" bisa lebih baik 
dari yang berwarna "putih" atau "hitam". Saksikan sendiri keganasan aparat 
militer dan konsekwensi para pembela kepentingan rakyat suku bangsa Indian dan 
lingkungan hidupnya. 
BARBARIC Dakota Access Oil Police Cause Mass Hypothermia

  
|  
|  
|  
|   |    |

  |

  |
|  
|    |  
BARBARIC Dakota Access Oil Police Cause Mass Hypothermia
 WARNING: This footage could be disturbing to watch. On November 20th, 2016 
North Dakota water protectors used a ...  |   |

  |

  |

 
Woman Could Lose Arm From Standing Rock Protest

  
|  
|  
|  
|   |    |

  |

  |
|  
|    |  
Woman Could Lose Arm From Standing Rock Protest
   |   |

  |

  |

 

   

Kirim email ke