Uih, yang digambar itu Tentara Pembebasan Rakyat Tkk, ya??? Persis seperti
tentara Jepang atau Korsel, atau AS dan juga ORBA dengan dan tanpa Soeharto!!!
Nyata benar bedanya dengan TPRT jaman Mao!! Warga harus serahkan passport!!
Jadi seperti agen-agen yang menahan pasportnya para buruh migran!!! Tapi mereka
yang membabi buta membela kaum remo Tkk pasti pikiran dan interpretasinya
lain! Pasti akan dibelanya mati-matian pemerintah pusat/status quo, dengan
segala macam argumentasi yang absurd.
On Friday, November 25, 2016 1:24 PM, 'Sie Tik Tan' via forumdiskusi
<[email protected]> wrote:
Kiriman teman....
Verstuurd vanaf mijn iPad
Begin doorgestuurd bericht:
Van:
Datum: 25 november 2016 09:15:27 CET
Aan:
Onderwerp: Paspor.
Antwoord aan:
Warga Provinsi Xinjiang, Cina, harus serahkan paspor
- 25 November 2016
KirimImage copyrightAFP/PETER PARKSImage captionJika ingin melakukan perjalanan
ke luar negeri, maka penduduk Xinjiang harus mengajukan permohonan ke kantor
polisi.Pihak berwenang Cina meminta semua warga di Provinsi Xinjiang -yang
sering dilanda aksi kekerasan- menyerahkan paspor mereka.Provinsi yang terletak
di sebelah barat itu merupakan tempat tinggal sebagian besar warga Uighur yang
beragama Islam.Polisi mengatakan aturan penyerahan paspor dimaksudkan untuk
menjaga ketertiban sosial dan memerangi 'terorisme'.Ditambahkan bahwa semua
paspor yang diserahkan tersebut akan disimpan dengan baik.
- Indonesia tak akan pulangkan orang Uighur ke Cina
- Thailand mulai mengadili dua orang Uighur dari Cina
- Dua warga Uighur ditembak mati
"Setiap orang yang membutuhkan paspor harus mengajukan permohonan ke kantor
polisi," jelas seorang polisi yang tidak disebutkan namanya kepada koran resmi
pemerintah Cina yang berbahasa Inggris, Global Times.Image
copyrightAFP/FREDERIC J. BROWNImage captionWarga minoritas Uighur yang beragama
Islam mengaku mendapat diskriminasi.Tindakan ini oleh lembaga hak asasi
internasional, Human Rights Watch, dianggap sebagai pelanggaran atas kebebasan
melakukan perjalanan.Umat Islam Uighur di Cina mengaku mendapat perlakuan
diskriminatif, antara lain ditolak untuk mengajukan pembuatan paspor maupun
menghadapi tekanan atas budaya dan agama mereka.Pemerintah Beijing menuduh
kelompok separatis Uighur yang berada di luar negeri, Gerakan Islam Turkistan
Timur atau ETIM, berada di belakangan serangkaian serangan kekerasan di
Xinjiang.Namun beberapa pihak berpendapat bahwa tuduhan itu dilebih-lebihkan
seabagai alasan bagi aparat keamanan untuk menerapkan langkah pengamanan yang
ketat.
--
You received this message because you are subscribed to the Google Groups
"forumdiskusi" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email
to [email protected].
To post to this group, send email to [email protected].
Visit this group at https://groups.google.com/group/diskusiforum.
For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.