res :   Harus dikawal sekian banyak tentara? Apa artinya?

http://www.antaranews.com/berita/598268/kunjungan-presiden-jokowi-dikawal-5000-personel-pengamanan

Kunjungan Presiden Jokowi dikawal 5.000 personel pengamanan
Jumat, 25 November 2016 20:09 WIB | 3.346 Views
Pewarta: Darwin Fatir 
 
Panglima Kodam VII Wirabuana Mayjen TNI Agus Surya Bakti (ANTARA FOTO/Sahrul 
Manda Tikupadang)
  Presiden adalah simbol negara dan patut mendapatkan pengawalan super ketat. 
Maka TNI dan Polri siap melakukan pengamanan. Personel diturunkan lima ribu 
orang, TNI berkekuatan penuh, Polri maupun Satpol PP dan Damkar tetap 
disiagakan." 
Makassar (ANTARA News) - Kunjungan Presiden Joko Widodo di Makassar dan 
Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan selama dua hari mendapat pengawalan ketat 
dengan diturunkannya 5.000 pasukan dari TNI-Polri selama kunjungan. 

"Presiden adalah simbol negara dan patut mendapatkan pengawalan super ketat. 
Maka TNI dan Polri siap melakukan pengamanan. Personel diturunkan lima ribu 
orang, TNI berkekuatan penuh, Polri maupun Satpol PP dan Damkar tetap 
disiagakan," kata Panglima Kodam VI Wirabuana Mayor Jenderal Agus Surya Bakti 
di Makassar, Jumat. 

Menurut dia, kehadiran Presiden Jokowi di Makassar adalah kebanggan tersendiri 
untuk Sulsel sehingga pihaknya menghimbau kepada masyarakat menjadi tuan rumah 
yang baik dalam proses kunjungan orang nomor satu Indonesia itu. 

"Kami berkewajiban melakukan pengamanan dalam kondisi apapun, mengingat 
Presiden Joko Widodo melalukan kunjungan kerja di Sulsel pada dua tempat yakni 
di Kota Makassar dan Kabupaten Pangkep," paparnya.

Untuk pengamanan pertama saat tiba di Makassar kemudian selama Presiden Joko 
Widodo di Sulsel mulai saat sosialisasi Tax Amnesty di Hotel Grand Clarion 
Jumat malam. 

Kemudian, peresmian Pelabuhan Untia pada Sabtu pagi dilanjutkan mengujungi desa 
di Kabupaten Pangkajene Kepulauan atau Pengkep. Tentunya kedatangan Presiden 
Jokowi ke Sulsel mengingat daerah ini memiliki peringkat bagus pada Tax Amnesty 
serta peningkatan perikanan di Sulsel.

Mengenai protap pengamanan Presiden dan Wakil Presiden, ungkap Agus, sudah 
menjadi hal baku. Pasukan yang masuk pun dalam protap tentunya terpilih dan 
mampu menghadapi dinamika apapun tanpa melihat situasi dan permasalahan yang 
terjadi.

"Tidak tergantung situasi apapun. Saya tidak peduli situasi yang ada, jelas 
mengamankan presiden. Apakah ada isu segala macam protap, akan mampu kami 
hadapi itu pada semua tingkatan eskalasinya. Mengamankan presiden sama dengan 
mengamankan negara, kalau gagal kita tidak menjaga negara," ucapnya menegaskan. 

Sebelumnya, apel pengamanan kunjungan presiden dilaksanakan di Lapangan 
Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan di hadiri Kapolda Sulsel Irjen Pol Anton 
Charlyan, Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo dan pejabat lainnya. 

Editor: B Kunto Wibisono

Kirim email ke