Bertentangan dengan putusan pengadilan, pemerintah 
tetap mengakui PPP tandingan. 

Jokowi Jamu Romahurmuziy
  
|    |  
Setelah Surya Paloh, Sekarang Jokowi Ja...
  |  |

 


--- jonathangoeij@... wrote:
Sebelumnya, Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta telah mengabulkan gugatan PPP 
Djan Faridz. Djan meminta SK Menkumham soal pengesahan kepengurusan kubu 
Romahurmuziy dibatalkan. Dengan putusan terbaru ini, Menkum HAM diminta 
mencabut SK tersebut.
...
Resmi Didukung Kubu Djan Faridz, Ahok Cium Bendera PPP  

SABTU, 26 NOVEMBER 2016 | 17:21 WIB

Sekretaris Jenderal PPP Achmad Dimyati Natakusumah bersama pasangan calon 
inkumben, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat, membentangkan bendera 
PPP sebagai dukungan resmi dalam pilkada DKI 2017, di NAM Center Hotel 
Kemayoran, Jakarta Pusat, 26 November 2016. TEMPO/Friski Riana

TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan kubu Djan 
Faridz, Achmad Dimyati Natakusumah, menyerahkan bendera partainya secara 
simbolis sebagai bentuk dukungan resmi kepada pasangan calon Gubernur dan Wakil 
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat, di 
Kemayoran, Sabtu, 26 November 2016.

Ahok menerima bendera itu di atas panggung bersamaan dengan acara pelatihan 
komunikasi dan kampanye pemenangan pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017. Saat 
bendera menyentuh kedua tangannya, Ahok menunduk dan mencium kain hijau 
tersebut. Kemudian, dia bersama Djarot dan Dimyati membentangkan bendera dengan 
logo Kabah tersebut, untuk berfoto bersama.

"PPP merasa yakin, seyakin-yakinnya, Ahok-Djarot menang!" kata Dimyati dalam 
kata sambutannya di NAM Center Hotel, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Dimyati menuturkan alasannya mendukung Ahok karena dia yakin calon urut nomor 
dua itu mampu memimpin Ibu Kota. Ahok, kata dia, punya keberanian untuk 
membersihkan sejumlah kali yang kotor. Ahok juga berani mengambil keputusan 
yang berbeda dengan anggota Dewan. "Kalau Ahok-Djarot enggak bagus, saya sudah 
mencalonkan di Jakarta," katanya disambut tawa pengunjung.

Menurut Dimyati, Ahok dicintai rakyat, tapi tidak disukai para elite. Dia 
berujar, Ahok suka berbicara sesukanya karena mementingkan hasil kerja yang 
bagus. PPP, ujar Dimyati, merasa bahagia lantaran banyak masjid yang telah 
dibangun di masa pemerintah Ahok, dan mengirimkan marbut berhaji. Dimyati pun 
mendoakan agar Ahok bisa terlepas dari permasalahan hukum yang dihadapinya saat 
ini. 

Dimyati juga mengatakan pihaknya sudah berikrar untuk terikat koalisi permanen 
bersama PDI Perjuangan, partai pengusung Ahok-Djarot, sampai 2019. Dia ingin 
membangun hubungan harmonis antarpartai. Bahkan, sambil bergurau, Dimyati 
menyeletuk ingin membangun pintu penyambung antara kantor pusat PPP dan PDI 
Perjuangan yang bersebelahan.

Sebelumnya, Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta telah mengabulkan gugatan PPP 
Djan Faridz. Djan meminta SK Menkumham soal pengesahan kepengurusan kubu 
Romahurmuziy dibatalkan. Dengan putusan terbaru ini, Menkum HAM diminta 
mencabut SK tersebut.

Surat yang dimaksud adalah SK Nomor M.HH-06.AH.11.01 Tahun 2016, tanggal 27 
April 2016 tentang Pengesahan Susunan Personalia Dewan Pimpinan Pusat Partai 
Persatuan Pembangunan Masa Bakti 2016-2021. SK itu merupakan surat keputusan 
Menkumham untuk mengesahkan kepengurusan PPP yang dipimpin Romahurmuziy sebagai 
ketua umum. Adapun kubu Romahurmuziy mendukung Agus Harimurti-Sylviana Murni 
dalam pilkada Jakarta.

FRISKI RIANA


   

Kirim email ke