Ya, ini demonstrasi atau sembahyang ?
Sembahyang sambil demonstrasi ?
Atau demonstrasi sambil sembahyang ?

2016-11-28 0:59 GMT+01:00 'Karma, I Nengah [PT. Altus Logistic Service
Indonesia]' [email protected] [GELORA45] <[email protected]>:

>
>
> Di indonesia ada 6 keyakinan, kayaknya tak satupun mau sembahyang di jalan
> raya.
>
> Benar juga apa yang dikakan para pejabat kita karena : para pemadam
> kebakaran akan terhambat jika ada kebakaran, ibu-ibu akan melahirkan
> dijalan jika sang istri sedang hamil tua dan mau melahirkan, ambulan tak
> bisa bisa mengantar pasien ke UGD saat kondisi pasien parah hingga
> meninggal dunia
>
>
>
> *From:* [email protected] [mailto:[email protected]]
> *Sent:* Sunday, November 27, 2016 11:46 PM
> *To:* Yahoo! Inc.; Jaringan Kerja Indonesia; Gelora 45; Sastra
> Pembebasan; Yahoo! Inc.; DISKUSI FORUM HLD
> *Subject:* [**EXTERNAL**] [GELORA45] Trs: [wahana-news] Soal Aksi 2
> Desember, Kapolri: Ada Agenda Gelap untuk Jatuhkan Pemerintah
>
>
>
>
>
>
>
> Tampilkan pesan asli
>
> Pada Minggu, 27 November 2016 13:40, "'Tsasando' [email protected]
> [wahana-news]" <[email protected]> menulis:
>
>
>
>
>
> https://news.detik.com/berita/d-3350256/soal-aksi-2-
> desember-kapolri-ada-agenda-gelap-untuk-jatuhkan-pemerintah
>
>
>
> Senin 21 Nov 2016, 12:16 WIB
>
> *Soal Aksi 2 Desember, Kapolri: Ada Agenda Gelap untuk Jatuhkan Pemerintah*
>
> Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
>
>
>
> *Jakarta* - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan adanya dugaan aksi
> 2 Desember punya tujuan terselubung. Aksi ini diduga Polri disusupi upaya
> menjatuhkan pemerintah.
>
> "Ada agenda-agenda gelap terkait yang lain dalam rangka untuk menjatuhkan
> pemerintah," kata Tito kepada wartawan usai jumpa pers di Mabes Polri, Jl
> Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (21/11/2016).
>
> Kapolri memastikan aksi yang akan digelar di Jl Jenderal Sudirman-MH
> Thamrin dilarang. Maklumat akan dikeluarkan Kapolda Metro Jaya Irjen M
> Iriawan.
>
> "(Aksi 2 Desember di Jl Sudirman-MH Thamrin) Dipastikan dilarang," tegas
> Tito.
>
> Menurut Tito, aksi damai yang diawali salat Jumat harusnya digelar di
> masjid-masjid. Jangan sampai menutup jalan protokol yang akan merugikan
> banyak masyarakat. Aksi damai ini digagas Gerakan Nasional Pengawal Fatwa
> (GNPF) MUI.
>
> "Kalau mau salat Jumat di Istiqlal, Monas, Lapangan Banteng monggo. Tapi
> kalau di jalan raya yang menutup di jalan vital, strategis Jakarta, tidak
> bisa," ujarnya.
>
>
>
> *(fdn/fjp)*
>
>
>
> 
>

Kirim email ke