Saya lebih cendrung pada pengamat arbi sanit From: [email protected] [mailto:[email protected]] Sent: Monday, November 28, 2016 9:43 AM To: [email protected] Subject: [**EXTERNAL**] Re: [GELORA45] Kapolri Sebut Aksi 411 Didomplengi Teroris
Itu nekat, bukan berani. Isu 'aktor-aktor' penunggang demo 411 kan dilempar pertamakali tanggal 4/11 itu juga di istana oleh presiden. Jadi, sebaiknya tunggu pengungkapan resmi dari pihak yang melempar isu. Boleh jadi SBY itu aktor. Lalu, siapa aktor lainnya? Lebih penting lagi, siapa dalangnya? Maklum, selagi musim banjir begini kok malah banyak yang pengin jadi aktor (macam si Adhel itu). Sementara, yang sudah aktor pada sibuk cari panggung. Coba kita periksa kronik aksi rusuh 411. Pertama, HMI dituduh sebagai perusuh. Empat anggota dan sekjennya diciduk. TNI melalui panglimanya meragukan tuduhan polisi itu<https://groups.yahoo.com/neo/groups/gelora45/conversations/messages/196386?soc_src=mail&soc_trk=ma>. Kedua, atas penangkapan 5 anggotanya, PB HMI melaporkan Kapolda Metro Jaya ke Propam. Ketiga, tak berapa lama setelah Sang Sekjen dilepas (4 rekannya tetap ditahan) lalu tiba-tiba muncul Forum Silaturahmi Alumni HMI Lintas Generasi ini cuap-cuap di kantor polisi. Nah, tidak jelas siapa dan kapan forum ini dibentuk karena PB HMI dan banyak alumninya tidak mengenal forum ini. Yang agak jelas baru pola perlakuan terhadap HMI yang mirip perlakuan terhadap PRD saat Kudatuli 1996. Kita berharap Jokowi berani mengungkap siapa aktor-aktor yang dimaksud berikut dalangnya. Kalau tidak ya berarti Rakyat dibiarkan bebas menafsirkan bola sodok apa yang sedang berlangsung di lingkar kekuasaan; bola-8; bola-9; bola-15; atau snooker. Bola berapa pun, mestinya bisa mengungkap siapa dalang di belakang semua ini. Jangan cuma mengulang pola yang itu-itu juga; PRD, HMI, dan Ahok, cuma bola putihnya. --- ayubyahya@... wrote: ada nih 'gosip' yang berani ungkap aktor politik ... Pihaknya beranggapan, pidato SBY mengandung provokasi. Oleh karena itu, dia meminta polisi bisa mengusut hal tersebut. Adhel Setiawan yang juga anggota Forum Silaturahmi Alumni HMI Lintas Generasi berkeyakinan, ada kaitan antara pidato SBY dengan pernyataan Presiden Joko Widodo terkait aktor politik, dan kisruh yang diduga dilakukan oleh HMI. http://www.suratkabar.id/23595/politik/mengejutkan-sby-terancam-jadi-tersangka-setelah-dilaporkan-hmi-ke-bareskrim --- ajegilelu@... wrote : Belum lagi 'aktor politik' diungkap, sekarang persoalannya digeser ke teroris Majalengka. Mumpung ada gejolak di lokasi bandara Kertajati? Dibanding Panglima TNI, Kapolri kelihatan sibuk sekali bicara penggulingan presiden yang dikaitkan dengan ini-itu dan sekarang dengan terorisme. Kalau begitu, apa kabar dengan kelompok teroris di Batam yang katanya mau meroket Singapura atau pun sisa kelompok teroris Sarinah. Menurut Tito, semua kelompok itu mau mendirikan negara Islam. - Setelah Terduga Teroris Majalengka Tertangkap 1 Orang Di Aceh, Kapolri Sebut Aksi 411 Didomplengi Teroris 11/27/2016 AMP - Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian mengatakan, aksi unjuk rasa pada 4/11 lalu didompleng oleh teroris. Pendomplengan tersebut diketahui setelah terungkapnya jaringan teroris Majalengka. "Mereka kelompok yang pada waktu acara 4/11 mereka mau ada kegiatan," ujar Tito di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Ahad (27/11). Oleh karena itu, lanjut Tito, pihaknya pun terus melakukan monitor, sehingga tertangkap juga delapan tersangka itu. Perannya, kata dia, bersama-sama membuat bahan peledak. "Sudah kami tangkap sampai delapan orang, karena (ditemukan) ada bahan bomnya ya. Yang di Aceh juga kita tangkap," ujar Tito. Saat ini, ungkapnya, sedang dikembangkan lagi apakah masih ada pelaku lainnya atau tidak. Sehingga, besar harapannya pendomplengan dapat digagalkan dan apabila masih terjadi, maka dapat ditindak tegas. "Sedang kita kembangkan ya, yang coba-coba dompleng aksi atau juga orang yang menggunakan aksi ini kita akan tindak tegas," ujar dia. (Posmetro)
