Di india semua agama tak amendapat pengakuan dari pemerintah. Agama adalah urusan private, ini yang bagus karena negara ngurusin orang banyak jadi harus bekerja secara professional. Akhir cerita, karena tak mau ketatang-keteteng sampailah india di planet mars malah sampai di pluto. Lantas kapan kita bisa menyusulnya???
From: [email protected] [mailto:[email protected]] Sent: Monday, November 28, 2016 11:35 PM To: Yahoogroups Subject: [**EXTERNAL**] Re: [GELORA45] Negara Mayoritas Muslim Ini akan Copot Islam dari Agama Resmi Yg akan dilakukan Bangladesh sangat tepat, tidak perlu agama2 resmi segala macam itu urusan pribadi bukan negara. Apakah Indonesia akan mengikuti? ---In [email protected]<mailto:[email protected]>, <djiekh@...<mailto:djiekh@...>> wrote : Mungkin dari pengalaman dulu, terpaksa memisahkan diri dari Pakistan, dan ingin supaya Bangladesh jangan berubh jadi seperti Pakistan. Tiap kali pemerintahan Pakistan dicoup oleh golongan militer ? 2016-11-28 6:16 GMT+01:00 'Karma, I Nengah [PT. Altus Logistic Service Indonesia]' inengahk@...<mailto:inengahk@...> [GELORA45] <[email protected]<mailto:[email protected]>>: Kok bisa???????????????????????? From: [email protected]<mailto:[email protected]> [mailto:GELORA45@yahoogroups. com<mailto:[email protected]>] Sent: Monday, November 28, 2016 11:12 AM To: [email protected]<mailto:[email protected]> Subject: [**EXTERNAL**] [GELORA45] Negara Mayoritas Muslim Ini akan Copot Islam dari Agama Resmi Wednesday, 16 November 2016, 04:48 WIB Negara Mayoritas Muslim Ini akan Copot Islam dari Agama Resmi<http://www.republika.co.id/berita/internasional/global/16/11/16/ogp74q335-negara-mayoritas-muslim-ini-akan-copot-islam-dari-agama-resmi> Rep: Hasanul Rizqa/ Red: Esthi Maharani wordpress.com<http://wordpress.com/> [Masjid Baitur Rouf, Bangladesh] Masjid Baitur Rouf, Bangladesh REPUBLIKA.CO.ID<http://republika.co.id/>, DHAKKA – Sumber pemerintah Bangladesh mengungkap wacana yang cukup mengejutkan. Seperti dilansir Independent, negara berpenduduk mayoritas Muslim itu akan mencopot Islam dari daftar agama resmi. Menurut Abdur Razzak, wacana itu merespons dukungan untuk sekularisme. Adapun dia merupakan politikus terkemuka dari partai berkuasa, Awami League. Lebih lanjut, Abdur Razzak menghendaki agar persoalan agama dihapus dari konstitusi Bangladesh. Hal itu disampaikannya dalam diskusi terbuka di National Press Club, Dhakka. “Bangladesh adalah negara dengan masyarakat yang harmonis. Di sini kita hidup berdampingan dengan orang-orang dari pelbagai agama. Islam tidak sepatutnya ditempatkan sebagai agama negara di konstitusi Bangladesh,” ucap Abdur Razzak, seperti dikutip Independent, Selasa (15/11). “Saya pernah menyampaikan hal ini di luar negeri. Kini saya mengatakannya lagi, bahwa Islam akan ditanggalkan dari Undang-Undang Dasar Bangladesh kelak bila waktunya tiba,” sambung dia. Bangladesh terletak di Asia Selatan. Awalnya, negara tersebut merupakan pecahan dari Pakistan, yang memisahkan diri dari India setelah deklarasi kemerdekaan. Pada 1955, ia sempat bernama Pakistan Timur. Pada 1971, perang pecah dan menghasilkan pemisahan diri dengan Pakistan. Sejak saat itu, Bangladesh muncul sebagai negara merdeka yang menganut asas sekularisme, demokrasi multi-partai, dan sistem parlementer. Sekitar 88 persen penduduk Bangladesh beragama Islam. Karenanya, ia merupakan negara berpenduduk Muslim terbesar ketiga di dunia, setelah Indonesia dan Pakistan.
