http://www.antaranews.com/berita/599903/rencana-arahkan-massa-212-ke-dpr-gagal-total-kata-kapolri?utm_source=populer_home&utm_medium=populer&utm_campaign=news

Rencana arahkan massa 212 ke DPR gagal total, kata Kapolri
Senin, 5 Desember 2016 14:32 WIB | 19.087 Views
Pewarta: Try Reza Essra
 
Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian. (ANTARA/M Agung Rajasa)
   Kita lakukan penangkapan kenapa tidak sehari, dua hari atau tiga hari 
sebelumnya, karena bisa dipelintir di media sosial 
Jakarta (ANTARA News) - Kepala Polri Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan 
rencana pengerahan massa ke Gedung DPR RI pada 2 Desember silam, gagal total.

"Seperti yang kita saksikan bersama, aksi (Doa Bersama) berlangsung aman, tak 
ada pengerahan massa ke DPR, istilahnya gagal total. Hasilnya semua aman," kata 
Tito dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR di Senayan, Jakarta, Senin.

Ia menjelaskan, penangkapan 11 orang menjelang aksi damai itu berlangsung, juga 
salah satu kunci keberhasilan meredam upaya pengerahan massa ke Kompleks Gedung 
Parlemen.

"Gerakan yang melakukan aksi kekerasan didorong dengan tokoh-tokoh utama sudah 
ditangkap dari subuh, jadi yang di lapangannya bubar," kata Tito.

Kapolri juga mengungkap alasan penangkapan 11 orang yang dilakukan pada dini 
hari.

"Kita lakukan penangkapan kenapa tidak sehari, dua hari atau tiga hari 
sebelumnya, karena bisa dipelintir di media sosial. Sadisnya media sosial 
berpotensi mempengaruhi opini publik dalam merespons penangkapan itu," ujar 
Tito.

Sehingga, kata Tito, penangkapan saat dini hari mampu meminimalisasi potensi 
massa untuk diprovokasi.

"Kami setting penangkapan subuh agar tidak ada lagi waktu untuk goreng-goreng 
(isu) dan provokasi massa," ucapnya.

Kirim email ke