http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/16/12/06/ohrryx366-menag-empat-negara-sepakati-tujuh-poin-ham-dalam-islam

Selasa, 06 Desember 2016, 22:20 WIB

Menag Empat Negara Sepakati Tujuh Poin HAM dalam Islam


Rep: Wahyu Suryana/ Red: Ani NursalikahWahyu SuryanaMenter Agama RI Lukman 
Hakim Saifuddin menghadiri Senior Official Meeting (SOM) Menteri Agama Brunei 
Darussalam, Indonesia, Malaysia dan Singapura (MABIMS) di Kuala Lumpur, 
Malaysia, Selasa (6/12).Menter Agama RI Lukman Hakim Saifuddin menghadiri 
Senior Official Meeting (SOM) Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, 
Malaysia dan Singapura (MABIMS) di Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (6/12).

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Forum Menteri Agama Brunei Darussalam, 
Indonesia, Malaysia dan Singapura (MABIMS) ke-17 di Kuala Lumpur, Malaysia 
mengangkat tema Hak Asasi Manusia (HAM), Selasa (6/12). Terkait itu, MABIMS 
sepakat menelurkan resolusi berisi tujuh poin tentang HAM dalam Perspektif 
Islam, sebagai berikut.

1. Umat Islam diharapkan melengkapi diri dengan ilmu dan keterampilan yang 
tepat, melalui sumber yang terpercaya untuk menghadapi berbagai doktrin dan 
tantangan baru. Hal itu demi memastikan hak-hak yang diperjuangkan tersebut 
menepati prinsip, dan bebas dari unsur yang bertentangan dengan Islam.

2. Perlunya memberdayakan komitmen kehidupan beragama sebagai satu cara hidup, 
demi memastikan setiap individu Muslim mampu menyikapi realitas kehidupan saat 
ini yang berporos kepada prinsip dan panduan ajaran Islam.

3. Mencari titik persamaan atas nilai-nilai kemanusiaan seperti martabat dan 
kehormatan, kemerdekaan dan kebebasan, kesetaraan dan kesamaan, serta 
persaudaraan sebagai dasar kesempatan untuk bekerjasama menangani isu-isu hak 
asasi manusia yang sejalan dengan Islam.

4. Menyebarluaskan pemahaman tentang Islam sebagai satu sistem nilai dan etika, 
yang berkontribusi kepada kebaikan bersama.

5. Memperkuat perjuangan hak asasi manusia yang sejalan dengan tuntutan Islam, 
berdasarkan strategi menekankan prinsip-prinsip Islam sebagai sistem etika 
tentang hak asasi manusia, meningkatkan pemahaman masyarakat terkait prinsip 
hak asasi manusia sesuai etika Islam, dan meningkatkan efektivitas jaringan 
kerja sama antarotoritas agama di setiap negara, organisasi dan individu, demi 
memperkuat perjuangan isu-isu hak asasi dari perspektif Islam

6. MABIMS siap menjalin kolaborasi program penjelasan hak asasi manusia dari 
sudut pandang Islam melalui kerja sama strategis di antara negara anggota

7. Sepakat agar penulisan konsep hak asasi manusia dari sudut pandang Islam 
yang dibentangkan dalam konferensi ini dapat diterbitkan atas nama MABIMS, 
sebagai sumber informasi kepada para peneliti yang bisa dijadikan referensi di 
tingkat negara anggota MABIMS, serta masyarakat antarbangsa.

Resolusi itu sendiri merupakan hasil diskusi Senior Official Meeting (SOM) yang 
merupakan pejabat setara Sekjen dari masing-masing Kementerian Agama. 
Selanjutnya, rancangan resolusi dibahas dan mendapat persetujuan MABIMS.

Resolusi dibacakan Menteri di Jabatan Perdana Menteri Malaysia, Jamil Khir bin 
Haji Baharom, Selasa (6/12). Resolusi dibacakan bersama Menteri Agama Indonesia 
Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Hal Ehwal Ugama Brunei Darussalam Awang 
Badaruddin bin Haji Awang Othman, dan Menteri Bertanggungjawab Bagi Hal Ehwal 
Masyarakat Islam Singapura Yacoob bin Ibrahim.

Kirim email ke