Pada Rabu, 7 Desember 2016 5:53, "kh djie [email protected] [GELORA45]"
<[email protected]> menulis:
Waktu Singapore dikeluarkan dari Federasi Malaysia, karena memprotes
perlakuan tidak adil terhadap Singapore, Lee Kuan Yew meminta seorang temannya,
kepala CEO suatu perusahaan besar untuk menjadi salah satu menteri..Temannya
menjawab, kok kamu bikin saya jadi repot. Saya mesti angkat pengganti saya,
dengan gaji jauh lebih besar dari pada yang saya dapat dari menteri. Selain itu
saya tidak bisa kerja jadi menteri dengan tenang, selalu diganggu kiri kanan
urusan orang ribut politik. Sudahlah, cari orang lain saja.Lee Kuan Yew
menjawab : Saya butuh orang yang cakap, jujur, beperngalaman, yang tidak ada
alasan unuk korupsi karena gaji rendah,, karena dia sendiri kaya raya. Kalau
kamu tidak mau bantu saya, Singapore ini pasti runtuh. Dan kalau Singapore
runtuh, perusahaan kamu dan teman2 kamu juga pasti ikut runtuh.Setelah
diingatkan begitu, temannya lalu bersedia.bantru Lee.
2016-12-07 2:22 GMT+01:00 Marco 45665 [email protected] [GELORA45]
<[email protected]>:
MAKANYA .... INILAH SUATU BUKTI YANG SELALU SAYA NYATAKAN dan kirim pada
teman2 Internet melalai Iustrasi dibawah ini . { DAN TEXT DIBAGIAN YANG PALING
BAWAH dati Karikatur tsb ADALAH justru TEPAT MENGENA pada KASUS IBU SUSI
..... yang karena PENGALAMANNYA YANG KAYA tealah berhasil dan diakuioleh UNDIP
untuk meneria Gelar Doctor Honoris Causa [ Dr.HC ] dalam bidang yang secara
umum saya sebut dan Materikan sebagai Dr.HC khususnya dalam Management Niaga
Perikanan
Terlampir Illustrasi begambar besama Motto nya yg saya buat ditahun 2OO7 yang
telah lama berlalu.==============================
============================== ==============
Illustrasi bergambar
WISDOM is not A PRODUCT OF SCHOOLING - but of THE LIFELONG ATTEMPT TO ACQUIRE
IT
>> KEBIJAKAN itu bukan PRODUK dari Lamanya SEKOLAH / STUDY - tetapi adalah
>> HASIL dari upaya atau USAHA seseorang seumur hidup untuk mendapatkannya /
>> memperolehnya . ______________________________
>> ______________________________ ________________
2016-12-07 1:06 GMT+01:00 'Karma, I Nengah [PT. Altus Logistic Service
Indonesia]' [email protected] [GELORA45] <[email protected]>:
Saya sangat setuju dengan menristek dosen tak perlu S2, S1 cukup yang
penting pengalaman luas dan kerja keras serta tidak korupsi.Walaupun tamatan
SMP tapi pengalaman luas, How …luar biasa.Jika di kabinet ada menteri seperti
ini 3 orang saja terutama menteri perikanan dan kelautan, menteri pertanian
serta menteri desa,saya kira indonesia akan sejahtera dan tak kurang apa-apa,
malah akan mengekspor hasil pertanian dan perikanan.Karena menteri ini tulang
punggung negeri ini. From: referensi_kelautan_perikanan@y ahoogroups.com
[mailto:referensi_kelautan_per [email protected]]
Sent: Tuesday, December 06, 2016 6:21 PM
To: WALHI; Program Kemitraan Bahari; MLingkungan; IPB Fisheries; Himitekindo;
Keadilan Iklim; Kelautan Perikanan; Illegal Fishing Indonesia; Perempuan
Subject: [**EXTERNAL**] [referensi_kelautan_perikanan] Berita KIARA, 6 Desember
2016. Menteri Susi Pudjiastuti Menangis Terima Honoris Causa dari Undip
Menteri Susi Pudjiastuti Menangis Terima Honoris Causa dari Undip
WARTA KOTA, SEMARANG - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti sempat
beberapa kali menyeka air mata saat penganugerahan doktor honoris causa dari
Universitas Diponegoro Semarang. Saat menyaksikan video mengenai profilnya di
sela pengukuhan doktor kehormatan yang berlangsung di Auditorium Undip,
Semarang, Sabtu, Susi terlihat mengusap air matanya karena terharu. Ketika
hampir selesai menyampaikan pidato pengukuhannya, perempuan kelahiran
Pangandaran, 15 Januari 1965 itu pun beberapa kali menitikkan air mata saat
menyampaikan ucapan terima kasihnya. Pada kesempatan itu, Susi menyampaikan
pidato tentang "Pemberantasan Illegal, Unreported, and Unregulated Fishing:
Menegakkan Kedaulatan dan Menjaga Keberlanjutan Untuk Kesejahteraan Bangsa".
Pidato pengukuhannya itu pun disampaikannya lugas tanpa teks meski sebenarnya
sudah menyiapkan materi yang ternyata hanya dijadikannya sekadar sebagai
panduan menyampaikan pidatonya. Susi mengakui hanya bersekolah sampai kelas 2
SMA, yakni SMA Negeri 1 Yogyakarta sehingga terkadang berpikir masih belum
pantas mendapatkan penghargaan sebagai doktor kehormatan. "Universitas lain
sebelumnya juga pernah meminta (memberikan gelar kehormatan), namun saya bilang
akan pikir-pikir dulu. Karena saya menteri yang paling tidak berpendidikan
tinggi," katanya. Bahkan, saat mau diberikan gelar kehormatan oleh Undip, Susi
meminta untuk diuji terlebih dulu kompetensinya agar yakin bahwa dirinya pantas
untuk mendapatkan gelar doktor kehormatan. "Tim uji kompetensi kemudian datang
ke rumah, tanya jawab, dan sebagainya. Ternyata hasilnya (skor) cukup tinggi
yang membuat saya sebenarnya juga surprise," ungkapnya. Mengenai kondisi
kemaritiman di Indonesia, ia mengakui permasalahan yang ada di laut Indonesia
banyak sekali yang harus diinventarisasi satu persatu untuk diselesaikan secara
komprehensif. "Seperti illegal fishing. Yang terlibat itu (illegal fishing)
kita semua tahu bukan orang-orang kecil. Namun, ikan dan laut itu adalah
kedaulatan bangsa sendiri," tegas Susi.
Sementara itu, Rektor Undip Prof Yos Johan Utama menilai Susi layak untuk
mendapatkan gelar doktor kehormatan karena prestasi dan jasanya terhadap
kemajuan dunia kemaritiman di Indonesia.
"Bahkan, level (skor) yang didapatkannya dari hasil uji kompetensi BSNP adalah
9. Ini menunjukkan bahwa orang pandai dan hebat tidak harus selalu muncul di
perguruan tinggi," katanya.
Hadir dalam kesempatan itu, antara lain Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan
Tinggi Prof Muhammad Nasir, Menteri Kesehatan Nila F Muluk, dan Gubernur Jawa
Tengah Ganjar Pranowo.
Sumber: http://wartakota.tribu nnews.com/2016/12/04/menteri-
susi-pudjiastuti-menangis- terima-honoris-causa-dari- undip .
#yiv0272979087 #yiv0272979087 -- #yiv0272979087ygrp-mkp {border:1px solid
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv0272979087
#yiv0272979087ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv0272979087
#yiv0272979087ygrp-mkp #yiv0272979087hd
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px
0;}#yiv0272979087 #yiv0272979087ygrp-mkp #yiv0272979087ads
{margin-bottom:10px;}#yiv0272979087 #yiv0272979087ygrp-mkp .yiv0272979087ad
{padding:0 0;}#yiv0272979087 #yiv0272979087ygrp-mkp .yiv0272979087ad p
{margin:0;}#yiv0272979087 #yiv0272979087ygrp-mkp .yiv0272979087ad a
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv0272979087 #yiv0272979087ygrp-sponsor
#yiv0272979087ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv0272979087
#yiv0272979087ygrp-sponsor #yiv0272979087ygrp-lc #yiv0272979087hd {margin:10px
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv0272979087
#yiv0272979087ygrp-sponsor #yiv0272979087ygrp-lc .yiv0272979087ad
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv0272979087 #yiv0272979087actions
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv0272979087
#yiv0272979087activity
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv0272979087
#yiv0272979087activity span {font-weight:700;}#yiv0272979087
#yiv0272979087activity span:first-child
{text-transform:uppercase;}#yiv0272979087 #yiv0272979087activity span a
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv0272979087 #yiv0272979087activity span
span {color:#ff7900;}#yiv0272979087 #yiv0272979087activity span
.yiv0272979087underline {text-decoration:underline;}#yiv0272979087
.yiv0272979087attach
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px
0;width:400px;}#yiv0272979087 .yiv0272979087attach div a
{text-decoration:none;}#yiv0272979087 .yiv0272979087attach img
{border:none;padding-right:5px;}#yiv0272979087 .yiv0272979087attach label
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv0272979087 .yiv0272979087attach label a
{text-decoration:none;}#yiv0272979087 blockquote {margin:0 0 0
4px;}#yiv0272979087 .yiv0272979087bold
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv0272979087
.yiv0272979087bold a {text-decoration:none;}#yiv0272979087 dd.yiv0272979087last
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv0272979087 dd.yiv0272979087last p
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv0272979087
dd.yiv0272979087last p span.yiv0272979087yshortcuts
{margin-right:0;}#yiv0272979087 div.yiv0272979087attach-table div div a
{text-decoration:none;}#yiv0272979087 div.yiv0272979087attach-table
{width:400px;}#yiv0272979087 div.yiv0272979087file-title a, #yiv0272979087
div.yiv0272979087file-title a:active, #yiv0272979087
div.yiv0272979087file-title a:hover, #yiv0272979087 div.yiv0272979087file-title
a:visited {text-decoration:none;}#yiv0272979087 div.yiv0272979087photo-title a,
#yiv0272979087 div.yiv0272979087photo-title a:active, #yiv0272979087
div.yiv0272979087photo-title a:hover, #yiv0272979087
div.yiv0272979087photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv0272979087
div#yiv0272979087ygrp-mlmsg #yiv0272979087ygrp-msg p a
span.yiv0272979087yshortcuts
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv0272979087
.yiv0272979087green {color:#628c2a;}#yiv0272979087 .yiv0272979087MsoNormal
{margin:0 0 0 0;}#yiv0272979087 o {font-size:0;}#yiv0272979087
#yiv0272979087photos div {float:left;width:72px;}#yiv0272979087
#yiv0272979087photos div div {border:1px solid
#666666;height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv0272979087
#yiv0272979087photos div label
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv0272979087
#yiv0272979087reco-category {font-size:77%;}#yiv0272979087
#yiv0272979087reco-desc {font-size:77%;}#yiv0272979087 .yiv0272979087replbq
{margin:4px;}#yiv0272979087 #yiv0272979087ygrp-actbar div a:first-child
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv0272979087 #yiv0272979087ygrp-mlmsg
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv0272979087
#yiv0272979087ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv0272979087
#yiv0272979087ygrp-mlmsg select, #yiv0272979087 input, #yiv0272979087 textarea
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv0272979087
#yiv0272979087ygrp-mlmsg pre, #yiv0272979087 code {font:115%
monospace;}#yiv0272979087 #yiv0272979087ygrp-mlmsg *
{line-height:1.22em;}#yiv0272979087 #yiv0272979087ygrp-mlmsg #yiv0272979087logo
{padding-bottom:10px;}#yiv0272979087 #yiv0272979087ygrp-msg p a
{font-family:Verdana;}#yiv0272979087 #yiv0272979087ygrp-msg
p#yiv0272979087attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv0272979087
#yiv0272979087ygrp-reco #yiv0272979087reco-head
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv0272979087 #yiv0272979087ygrp-reco
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv0272979087 #yiv0272979087ygrp-sponsor
#yiv0272979087ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv0272979087
#yiv0272979087ygrp-sponsor #yiv0272979087ov li
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv0272979087
#yiv0272979087ygrp-sponsor #yiv0272979087ov ul {margin:0;padding:0 0 0
8px;}#yiv0272979087 #yiv0272979087ygrp-text
{font-family:Georgia;}#yiv0272979087 #yiv0272979087ygrp-text p {margin:0 0 1em
0;}#yiv0272979087 #yiv0272979087ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv0272979087
#yiv0272979087ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none
!important;}#yiv0272979087