Pada Senin, 12 Desember 2016 2:56, May Swan <[email protected]> menulis:
 

 SURAT DARI SINGAPUR== AKHIR TAHUN ==May Swan                Selamabeberapa 
bulan terakhir banyak mengikuti US Election campaign. Dimana dua partaipolitik 
besar; Democrat dan Republican seru bertarung dalam arena politik,saling serang 
menyerang bukan hanya mengenai national policy, economic policy,security policy 
dan foreign policy atau work program masing masing kubu, tapilebih banyak lagi 
saling menyerang perorangan. Dari soal kecil hingga besarsemua dijadikan issue, 
malah menggunakan kata kata tidak terbatas dengan apayang umumnya disebut 
sebagai tata bahasa sopan. Tidak beda dengan pertarungan dalamfilem gangster 
Hollywood, bahkan seringkali jauh lebih seru lagi. Jadi, siapameniru siapa, ya? 
Sebaliknya, kalau kata kata itu termasuk dalam cerita featurefilm, sudah tentu 
diberi batas hanya untuk 18 keatas. Namun dalam politicalcampaign semua orang, 
tentunya anak anak kecil sekalipun dapat menyaksikannya denganmudah saban hari 
berturut turut di layar TV, twitter dan facebook masingmasing. Bagi kuping 
orang Asia sakit telinga mendengarnya. Yah, mungkin inilahyang dinamakan  
demokrasi dan freedom ofexpression yang sangat dibangga banggakan, dan ingin 
disebar ke lain negeriyang dianggap tidak demokratis. Agaknya diri ini belum 
sampai taraf jenjang setinggiitu, belum dapat menikmati apa yang disebut 
liberal democracy, maka tercengangcengang lah jadinya.                Sementara 
perkembangan diIndonesia, khususnya di Jakarta juga terjadi banyak pergolakan, 
antara lainyang paling menyolok terjadinya demo besar besaran bahkan yang 
terbesar dalamsejarah. Demonstran memenuhi sepanjang Jalan Thamrin dan 
sekitarnya hinggabundaran MONAS. Kabar ini cukup menggegerkan, sudah tersebar 
di mediainternasional. Siapa saja yang ada TV dapat menyaksikan semua itu, dan 
padajaman ini siapa pula yang tidak ada TV di rumah. Mujurnya, atas kebijakan 
diplomasiPresiden Jokowi berdasarkan Bhineka Tunggal Ika ideology negara, 
situasi dapatterkendali dengan baik. Sedikitnya  untuksementara ini. Tapi 
bagaimanapun hasil perkembangan ini patut dikenal sebagaikeberhasilan pimpinan 
Jokowi dalam menghadap masalah tegang dalam negeri.  Tentunya, kemajuan ekonomi 
selanjutnya berupaprioritas negara.               Tanpa terasa, tiba tiba 
kitasudah berada diambang akhir tahun. Sebentar lagi 2016 akan kita lalui 
bersama. Sepertibiasa kami teman teman dari Pilot Club International Singapore 
dimana kami pernahmenjadi anggota selama 20 tahun, berkumpul makan makan di 
restoran sambil bernostalgiadan bertukar berita dalam kehidupan masing masing. 
Tentunya bahan pembicaraan tidaklepas dari keluarga, anak dan cucu. Yang baru 
dapat cucu dengan bangga memperlihatkanfoto foto baby di HP. Lalu seperti biasa 
pada akhir pertemuan kami minta restoranstaff mengambil foto kami bersama, satu 
lagi lembaran perjalanan hidup untukkenang kenangan. Agaknya hidup ini adalah 
kompilasi dari serangkaian kenangkenangan, sebagian diabadikan dalam foto 
album, sebagian yang lebih merangkul,dikenang dalam benak dengan harapan 
setelah disaring oleh lewatnya hari danwaktu, hanya tinggal yang terbaik, 
selebihnya mengalir bagaikan air di bahu,tidak lagi berkesan.               
Perkumpulan kali ini kebetulan diakhir tahun, dan tempat kami berkumpul berada 
di restoran mewah di CentrepointShopping Mall di Orchard Road, sepanjang jalan 
dihiasi dengan Christmasdecoration. Pada malam hari lampu berwarna warni 
menerangi seluruh jalan dan gedunggedung shopping mall diberi baju ditaburi 
dengan tema Natal. Banyak keluargaberjalan santai dimalam hari, menikmati 
keindahan yang memenuhi suasana. Jugabanyak turis luar negeri memilih datang ke 
Singapura pada musim festival ini,dimana mana orang berhenti mengambil foto. 
Suasana pesta meliputi udara malam. Sabantahun diadakan kompetisi memilih 
gedung mana yang terindah dekorasinya. Tahunini Centrepoint terpilih sebagai 
pemenang.

   

Kirim email ke