Ternyata "jualan" Ahok bahwa ayah angkatnya adalah adik Jend. M. Jusuf laku 
juga, bahkan bisa laku keras, sebentar lagi akan jadi pembicaraan.
 ---
 

 

 Basuki Tjahja Purnama alias Ahok

 

 
 Ayah Angkat Ahok, Adik Kandung Jenderal Jusuf (Alm) 
http://www.netralnews.com/news/nasional/read/41756/ayah.angkat.ahok.adik.kandung.jenderal.jusuf.alm
 Selasa, 13 Desember 2016 | 13:14 WIB | http://www.netralnews.com/news/nasional 
http://www.netralnews.com/news/nasional

 

 JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Tersangka dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja 
Purnama (Ahok) di Pengadilan mengungkapkan bahwa dia mempunyai ayah dan ibu 
angkat Muslim (Netralnews.com). Mereka adalah Andi Baso Amir mantan Bupati 
Bone, Sulawesi Selatan dan ibu angkatnya bernama Misribu Andi Baso Amier binti 
Acca keduanya dari Tanah Bugis.
 
 Lalu, siapakah Andi Baso Amir yang mantan Bupati Bone itu? Netizen Saidiman 
Ahmad dengan ‏@saidiman mengungkapkan demikian:
 Ternyata yang menjadi ayah angkat Ahok adalah Andi Baso Amir, mantan Bupati 
Bone dan adik kandung Jenderal M. Yusuf.
 Wow, luar biasa. Saidiman Ahmad yang alumnus UIN Jakarta ini juga menyebutkan: 
 
 Ayah angkat Ahok, Andi Baso Amir, adalah adik kandung Jend. M. Yusuf. M. Yusuf 
dijadikan nama masjid megah Al-Markaz al-Islami Makassar.
 Soal sangkaan terhadap Ahok, Saidiman pun menulis demikian:
 Harus diakui memang ada di dunia ini yang tidak bisa tersentuh hatinya dengan 
kebenaran dan fakta. Dia mengikuti konspirasi di kepalanya.
 Netizen lainnya Iman Brotoseno ‏dengan akun twitter @imanbr menulis seperti 
ini:
 Secara logika dia mau mencalonkan sebagai Gubernur yang mayoritas penduduknya 
muslim. Bagaimana mungkin ada niat jahat dengan menista agamaIman Brotoseno.
 Lalu Saidiman Ahmad pun menulis berikut:
 
 Ahok menangis menceritakan keluarga angkatnya. Bagaimana mungkin dia menista 
agama orang tua dan kakak angkatnya yang sangat ia sayangi.
 Sementara itu, Neneng Herbawati dengan ‏@nengherba menulis kementar soal 
sidang Ahok demikian.
 Keren abis,P Ahok @basuki_btp sll jawab kurang dr 2 menit n konkret.Beliau sll 
catat semua pertanyaan n tetep rendah hati #AhokBeraniDatang.
 Seperti diberitakan online favorit Anda ini, di tengah-tengah pembacaan nota 
keberatan di sidang perdana kasus penistaan agama, Gubernur DKI nonaktif Basuki 
Tjahaja Purnama alias Ahok sempat menangis.
 Dirinya mengaku teringat pesan ibu angkatnya yang seorang muslimah. Ia pun 
sedih disebut telah menistakan Agama Islam.
 "Saya sangat sedih saya dituduh menista Agama Islam," kata Ahok terbata-bata 
saat membacakan nota keberatannya di sidang perdana yang menjadikannya 
tersangka di PN Jakarta Pusat, Selasa (13/12/2016).
 "Karena tuduhan itu sama saja dengan mengatakan saya menista orang tua angkat 
dan saudara-saudara angkat saya sendiri yang sangat saya sayangi dan sangat 
sayang kepada saya," lanjutnya.
 Dia menceritakan, orang tua angkatnya adalah Muslim yang taat, berasal dari 
Bugis. Ayah angkat Ahok adalah Andi Baso Amir (Bupati Bone tahun 1967-1970). 
Sementara ibu angkatnya adalah Misribu Andi Baso Amier binti Acca.
 
 Ahok ingat saat mereka memberi uang untuk pertama masuk kuliah S2 di Sekolah 
Tinggi Manajemen Prasetiya Mulya.
 "Sangat berbekas pada diri saya sampai dengan hari ini," ujarnya sembari 
sesekali menyeka matanya yang basah.
 Ucapannya sempat lama terhenti, kemudian Ahok mengatakan ibu angkatnya Misribu 
wafat pada 16 Oktober 2014. Karena sang ibu angkat inilah, Ahok menjadi 
Gubernur DKI usai Jokowi menjadi Presiden RI tahun 2012 lalu.
 Ia bercerita, saat hari pencoblosan Pilgub DKI 2012, Misribu menyempatkan diri 
datang ke Tempat Pemungutan Suara untuk memilih Ahok, meski kondisi kesehatan 
Misribu terganggu.
 "Ibu angkat saya sengaja mendatangi tempat pemungutan untuk memilih saya, 
padahal kondisinya sudah begitu kritis. Barulah kemudian langsung menuju rumah 
sakit untuk perawatan lebih lanjut di ICU," kenangnya.
 Ada pesan yang sangat diingat Ahok dari Misribu, di mana Misribu sangat 
menginginkan dirinya menjadi gubernur, agar dapat melayani masyarakat.
 "Ibu berdoa dan berkata kepada saya dan masih terus saya ingat dan masih akan 
saya ingat, kata beliau, 'Saya tidak rela mati, sebelum kamu menjadi gubernur. 
Anakku, jadilah gubernur yang melayani rakyat kecil'," kisah Ahok mengenang 
pesan ibu angkatnya yang muslimin.
 Ahok pun mengaku hingga saat ini dirinya selalu memegang pesan Misribu. Ahok 
juga mengantarkan jenazah dengan Misribu sampai liang lahat. Dirinya juga masih 
sering berziarah dengan melepas alas kaki di Tempat Pemakaman Umum Karet Bivak, 
Jakarta Pusat.
 
 
 

 
 Editor : Marcel Rombe Baan
 Sumber : twitter

 

 

Kirim email ke