Namun, dengan gaya kepemimpinan Ahok di Jakarta, Daniel menilai tidak sejalan 
dengan apa yang diamanahkan oleh almarhum Gus Dur bahwa menjadi pejabat publik 
sejatinya adalah menjadi pelayan masyarakat.
 
 
 "Saya rasa Gus Dur pun akan kecewa dengan Ahok yang begitu mudahnya menggusur 
saat dia berkuasa," pungkas Wakil Ketua Komisi IV DPR itu.
 ...
 Rabu, 14 Desember 2016 , 06:04:00
 Wasekjen PKB: Gus Dur Pun Akan Kecewa dengan Ahok 
http://www.jpnn.com/read/2016/12/14/487099/Wasekjen-PKB:-Gus-Dur-Pun-Akan-Kecewa-dengan-Ahok-
 

 
 
 
 Abdurrahman Wahid. Foto: dok. JPG
 JAKARTA - Masuknya nama Almarhum KH Abdurahman Wahid dalam eksepsi terdakwa 
kasus dugaan penodaan agama Islam, Basuki T Purnama alias Ahok, mendapat 
tanggapan dari Wakil Sekretaris Jenderal DPP PKB, Daniel Johan.
 Dalam nota pembelaannya, Ahok antara lain menyampaikan bahwa sesuai amanah Gus 
Dur, sapaan almarhum, menjadi gubernur itu bukan pemimpin tetapi pembantu atau 
pelayan masyarakat.
 Pesan Gus Dur tersebut dibenarkan oleh Daniel. Menurutnya, sejak awal 
mendirikan PKB, Presiden RI ke-4 itu selalu menekankan bahwa merebut kekuasaan 
adalah untuk melayani rakyat sehingga jangan sekali-kali melupakan dan 
meninggalkan rakyat.
 "Tapi dalam hal pembelaannya Ahok saya rasa apa yang menjadi keyakinan Gus Dur 
gak ada hubungannya drngan perkara Ahok," ujar Daniel melalui pesan singkat, 
Rabu (13/12).
 Terkait klaim Ahok yang mengaku sebagai didikan Gus Dur, Daniel meluruskan 
bahwa mantan Bupati Belitung Timur itu bukan dididik.
 Tapi Gus Dur memang pasang badan untuk Ahok demi demokrasi dan untuk 
menghapuskan diskriminasi sebagai warisan orde baru yang saat itu masih kuat.
 Namun, dengan gaya kepemimpinan Ahok di Jakarta, Daniel menilai tidak sejalan 
dengan apa yang diamanahkan oleh almarhum Gus Dur bahwa menjadi pejabat publik 
sejatinya adalah menjadi pelayan masyarakat.
 
 "Saya rasa Gus Dur pun akan kecewa dengan Ahok yang begitu mudahnya menggusur 
saat dia berkuasa," pungkas Wakil Ketua Komisi IV DPR itu.(fat/jpnn)
 

 

Kirim email ke