Warta Priangan
http://www.wartapriangan.com/dugaan-korupsi-poltek-negeri-malang-pelakunya-terlibat-korupsi-ups-dki-jakarta/35952/
Dugaan Korupsi Poltek Negeri Malang, Pelakunya Juga Terlibat Korupsi UPS DKI 
JakartaFoto: Kantor Perusahaan2 Yang Terlibat Kasus Korupsi UPS DKI Jakarta & 
Poltek Negeri Malang
HP Ulya Abdillah, direktur CV Tunjang Langit dll: 085732744749, 081231092266

KOMPOR – Komunitas Mahasiswa Penumpas Koruptor , Cabang Malang Raya melaporkan 
ke Kejaksaab Tinggi Jawa Timur, tentang adanya dugaan korupsi dalam Pengadaan 
Revitalisasi Peralatan Pendidikan dan Laboratorium Politeknik Negeri Malang 
dengan kode lelang 81128 penyedia barang CV Duta Cipta Artha yang beralamat di 
Ruko Graha Indah B1/44H, JL. Gayung Kebonsari Surabaya senilai Rp. Rp 
34.545.000.000,00   Rizal Ismet Pambudi, ketua Kompor Malang Raya, menyatakan 
bahwa indikasinya bisa dilihat CV Duta Cipta Artha sebagai peserta lelang yang 
kemudian ditetapkan sebagai penyedia barang, alamat kantornya sama persis 
dengan peserta lelang yang lain dalam pengadaan yang sama ini,  yakni CV 
Tunjang Langit.    "Hal ini selain melanggar pakta integritas sebagaimana 
tertuang dalam dokumen pengadaan sebagaimana panduan LKPP (Lembaga Kebijakan 
Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah) maupun aturan lain yang ada, juga menunjukkan 
ada dugaan kuat bahwa proses pengadaan ini telah diatur", ujar Ismet.   
"Pelanggaran terhadap aturan hukum itu, makin nampak jelas, bahwa jika 
ditelusuri, ternyata orang2 & perusahaan2 yang terlibat dalam pengadaan 
tersebut adalah orang2 & perusahaan yang sama yang terlibat dalam kasus korupsi 
UPS (Uninterruptible Power Supply) DKI Jakarta", urainya.   "Dan bisa dilihat 
barang yang dikirim adalah berasal dari perusahaan2 dan atau  importer dan atau 
distributor yang sama dengan kasus korupsi UPS DKI Jakarta", jelasnya.   Lebih 
lanjut Ismet menyampaikan, selain ada unsur melawan hukum, maka unsur kerugian 
keuangan negara  bisa dilihat hasilnya sebagaimana dalam kasus korupsi UPS DKI 
Jakarta, bahwa terindikasi bahwa barang yang dibeli memakai uang negara itu 
tidak bisa berfungsi dan atau tidak bisa difungsikan sebagaimana mestinya 
karena selain ada dugaan markup harga juga karena kualitas barang yang dikirim 
adalah jelek.    Terindikasi bahwa uang negara dibelanjakan secara sia2 untuk 
membeli barang2 yang jelas2 tidak bisa berfungsi dan atau tidak bisa dipakai 
dan atau sebenarnya barang itu tidak sesuai kebutuhan.   Untuk itu kompor 
berharap bahwa kejaksaan dapat mengusut kasus ini dengan tuntas, karena ada 
indikasi persekongkolan untuk membeli harga barang jelek dengan harga 
setinggi2nya, padahal ada barang lain yang mempunyai fungsi sama yang 
kualitasnya bagus dengan harga jauh lebih murah
other link
--------------------------------------------------------------
Video Pemuda Pancasila Jawa Timur Hajar & Usir Pedagang Di Sidoarjo untuk 
merebut lahan pasar tradisional di bluru permai tersebut.
https://www.youtube.com/watch?feature=player_detailpage&v=lgB5vDd2I38
Untuk klarifikasi agar info berimbang, bisa menghubungi personel kepercayaan 
Ketua MPW Pemuda Pancasila Jawa Timur, bapak La NYalla Mattalitti, yakni ketua 
Srikandi Pemuda Pancasila Jawa Timur, yang juga merupakan ketua Komisi 
Informasi Jawa Timur, Ketty Tri Setyorini 
HP: 08124929605--------------------------------------------------------------

Kirim email ke