Kawal aksi FPI di mall, Kapolrestabes Surabaya dapat kritikan pedas 
http://www.lensaindonesia.com/2016/12/19/kawal-aksi-fpi-di-mall-kapolrestabes-surabaya-dapat-kritikan-pedas.html
 Pemerhati Kepolisian dari ISESS angkat bicara
 
 Editor :
 Andiono Hernawan http://www.lensaindonesia.com/author/andiono  -

 19/12/2016
 

 

 Petugas Polrestabes Surabaya saat mengawal aksi Ormas FPI

 

 LENSAINDONESIA.COM: Kemarin, Kapolrestabes Surabaya, Kombes M Iqbal 
mengijinkan Ormas FPI mendatangi ruang-ruang publik, seperti mall dan pusat 
perbelanjaan milik swasta dengan alasan untuk menyosialisasikan fatwa Majelis 
Ulama Indonesia (MUI) No 56/2016 tentang Hukum Penggunaan Atribut Keagamaan 
Nonmuslim di mall-mall dan pusat perbelanjaan, terutama atribut Natal.
 Hal itu memicu pengamat kepolisian Bambang Rukminto memberi kritikikan keras 
karena menganggap tindakan perwira Polri soelah lupa dengan sumpah Tribrata dan 
Catur Prasetya.
 Menurutnya, tindakan Kapolrestabes Surabaya Kombes M Iqbal itu adalah preseden 
buruk bagi Polri. Bambang Rukminto beranggapan Polri seolah tak berdaya 
melindungi dan mengayomi semua warga negara seperti yang sudah diamanatkan 
dalam UU No.2/2002. “Tribrata dan Catur Prasetya seolah hanya slogan. Tupoksi 
(tugas pokok dan fungsi) polisi sebagai aparat negara yang melayani, melindungi 
dan mengayomi seluruh warga negara seperti tereduksi dalam makna yang lebih 
sempit,” ujarnya, Minggu (18/12/2016).
 
 Bambang menegaskan, tindakan Polrestabes Surabaya mengawal aksi Ormas FPI itu 
secara umum menunjukkan kegagapan Polri dalam mengatasi problem-problem sosial 
dan budaya dalam masyarakat Indonesia yang majemuk. “Awal bulan ini kita 
disuguhi tontonan bagaimana polisi di Bandung terlihat bingung saat ada aksi 
pembubaran kegiatan KKR di Sabuga. Tapi sekarang terkejut lagi ketika 
Polrestabes Surabaya mengawal Ormas yang melakukan aksi di mall,” pungkas 
Pemerhati Kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) 
ini. @LI-15
 

Kirim email ke