Duta Besar Rusia untuk Turki tewas ditembak di Ankara 
http://www.bbc.com/indonesia/dunia-38373034 2 jam lalu

 Kirim http://www.bbc.com/indonesia/dunia-38373034#share-tools


 
 Image copyrightAFP/YAVUZ ALATANImage captionDuta Besar Andrey Karlov sempat 
dibawa ke rumah sakit setelah ditembak di sebuah galeri seni di Ankara. Rusia 
menyatakan pembunuhan Duta Besar, Andrey Karlov, di ibokota Ankara, Turki, 
sebagai sebagai tindak terorisme.
 Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, mengatakan Turki 
telah memberi jaminan akan ditempuh penyelidikan menyeluruh dan pihak-pihak 
yang terlibat akan dihukum.
 "Terorisme tidak akan lolos! Kami akan memeranginya dengan sungguh-sungguh," 
tegas Maria Zakharova.
 "Kenangan atas diplomat Rusia yang terkemuka ini, seorang yang melakukan 
banyak hal untuk melawan terorisme akan tetap di hati kami selamanya."
 Hubungan Turki-Rusia: Meski tidak perang, tapi ada konsekuensi 
http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2015/11/151126_dunia_pariwisata_rusia Rusia 
dan Turki akan pulihkan hubungan ke tingkat prakrisis 
http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/08/160809_dunia_turki_rusia Turki 
menuduh Rusia kembali melanggar wilayah udaranya 
http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/01/160131_dunia_turki_tuduhrusiaImage 
copyrightAP/BURHAN OZBILICIImage captionAparat kemanan disebut 'menetralisir' 
penyerang namun tanpa rincian lebih lanjut. Andrey Karlov tewas ditembak di 
sebuah galeri seni di Ankara, Senin (19/12) dan sempat dibawa untuk perawatan 
darurat karena menderita cedera serius namun meninggal dunia di rumah sakit.
 Laporan-laporan menyebutkan Karlov sedang memberikan pidato ketika seorang 
pria bersenjata melepaskan tembakan dan memekik pesan tentang kota Aleppo di 
Suriah.
Image copyrightAP/BURHAN OZBILICIImage captionPenyerang disebut menyampaikan 
pesan tentang kota Aleppo, Suriah. Sementara juru bicara Departemen Luar Negeri 
Amerika Serikat, John Kirby, menegaskan para pejabat AS sudah mendengar laporan 
tentang serangan atas Dubes Karlov.
 "Kami mengecam tindakan kekerasan ini, apapun sumbernya. Hati dan doa kami 
bersamanya dan keluarganya."
 Polisi belakangan 'menetralisir' pria bersenjata itu namun tidak memberikan 
rincian lebih lanjut.
 Foto-foto yang beredar di internet memperlihatkan dua pria berpakaian jas 
tergeletak di lantai dengan tiang mikrofon di galeri seni yang sedang menggelar 
pameran berjudul 'Rusia seperti dilihat Turki'.
Image copyrightAP/BURHAN OZBILICIImage captionPara hadirin di galeri 
menyaksikan langsung serangan atas Dubes Karlov dan laporan awal menyebutkan 
ada juga korban yang cedera. Hubungan Turki dan Rusia agak menegang dalam 
beberapa waktu belakangan karena keterlibatan kedua negara dalam konflik di 
Suriah.
 Sehari sebelumnya marak unjuk rasa dari sekelompok warga di gedung Konsulat 
Jenderal Rusia di Istanbul yang menentang dukungan Rusia atas pasukan 
pemerintah Suriah.
 Evakuasi dilanjutkan, ratusan orang meninggalkan Aleppo 
http://www.bbc.com/indonesia/dunia-38362494 Setelah Aleppo direbut kembali, 
lalu apa yang terjadi? http://www.bbc.com/indonesia/dunia-38327475 10 Perkara 
yang perlu diketahui tentang Aleppo dan Suriah 
http://www.bbc.com/indonesia/dunia-38325140Image copyrightREUTERSImage 
captionKeamanan ditingkatkan di kawasan sekitar galeri tempat penembakan Dubes 
Karlov. Bagaimanapun pemerintah Ankara dan Moskow ikut bekerja sama dalam 
operasi senjata di Aleppo.
 Belum dipastikan motif dari serangan atas Duta Besar Karlov dan identitas 
penyerangnya belum diungkapkan.
 Beberapa laporan menyebutkan pelaku memasuki galeri seni itu dengan 
menggunakan kartu identitas polisi dan memekik, "Jangan lupakan Aleppo, jangan 
lupa tentang Suriah," dan memekik "Allahu Akbar."

 

 

Kirim email ke