res : Menurut penyelidikan Blok Masela ini mempunyai cadangan gas alam  untuk 
lebih dari satu abad, jadi sangat besar cadangannya. Tuntutan pemerintah daerah 
Maluku ialah pembagian hasil sebanyak 10%, tetapi melihat kerakusan rezim 
neo-Mojopahit, maka sulit diharapkan tuntutan  Maluku dipenuhi, masalahnya akan 
seperti di lain daerah, rakyat hanya menjadi penonton kekayaan alam mereka 
rampok di siang hari bolong.

Jangan dilupakan bahwa rezim berkuasa neo-Mojopahit adalah rezim pengusaha, 
mereka bodoh jika  membiarkan kesempatan rejeki mengisi kantong pribadi berlalu 
tanpa menarik keuntungan dari blok Masela.

http://www.republika.co.id/berita/ekonomi/makro/16/12/24/oiog0q368-indonesia-tunggu-pernyataan-tertulis-dari-inpex-soal-kontrak-blok-masela


Saturday, 24 December 2016, 13:52 WIB

Indonesia Tunggu Pernyataan Tertulis dari Inpex Soal Kontrak Blok Masela

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Dwi Murdaningsih


Blok Masela


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan mengatakan 
persoalan perpanjangan kontrak blok Masela antara Indonesia dengan Inpex, 
Jepang sudah mencapai kesepakatan. Dari enam permintaan yang diajukan kedua 
belah pihak, dua poin yang masih tertunda. Namun, dalam pertemuan Luhut ke 
Jepang Selasa kemarin, Luhut menjelaskan hal tersebut sudah mencapai 
kesepakatan.

Luhut menjelaskan, dua poin tersebut terkait kompensasi perpanjangan kontrak 
akibat peralihan dari offshore ke onshore. Kedua terkait besaran jumlah cost 
recovery. Luhut menjelaskan, pihak Jepang awalnya meminta tambahan perpanjangan 
kontrak sepanjang 10 tahun kedepan. Luhut mengatakan Indonesia menawarkan 
selama 7 tahun.

"Mereka sudah sepakat dari enam itu, dua yang pending. Tapi kita sudah sepakat 
kemarin, tinggal tunggu pernyataan tertulis saja. Kita sepakat 7 tahun," ujar 
Luhut di Kantor Kemenko Martim, Jumat (23/22).

Luhut menjelaskan, poin kedua terkait beban cost recovery yang diminta pihak 
Jepang sebesar 1,2 miliar dolar. Menyikapi hal tersebut, Luhut mengatakan pihak 
pemerintah meresponnya dengan menghadirkan audit independen untuk memeriksa 
lagi jumlah cost recovery tersebut.

"Jadi kita perlu fairness juga mengenai hal ini," ujar Luhut.

Luhut mengatakan, jika kesepakatan kesepakatan tersebut sudah selesai maka 
kedua negara tinggal melakukan produksi di Masela. Selain itu, nantinya akan 
ada tiga proyek pabrik yang mengakomodasi tiga bentuk yaitu LNG, petrochemical 
dan pabrik pupuk.

Kirim email ke