re-->res: Bisa ditemukan di wikipedia bahasa indonesia beberapa pilot wanita indonesia.
salam, Titiek Maslam -------Oorspronkelijk bericht------- Van: 'Sunny' [email protected] [nasional-list] Datum: 27-12-2016 01:01:28 Aan: Undisclosed-Recipient:, Onderwerp: [nasional-list] Pilot Militer Perempuan Pertama Afghanistan Banjir Ancaman Pembunuhan, Ini Alasannya res : Apakah NKRI sudah punya pilot perempuan? http://www.jawapos com/read/2016/12/27/73302/pilot-militer-perempuan-pertama-afghanistan-banjir- ncaman-pembunuhan-ini-alasannya Selasa, 27 Desember 2016 05:30 Pilot Militer Perempuan Pertama Afghanistan Banjir Ancaman Pembunuhan, Ini Alasannya The Independent -PILOT PEREMPUAN PERTAMA: Niloofar Rahmani khawatir nyawanya terancam jika tetap tinggal di Afghanistan. BERITA TERKAIT JawaPos.com– Kapten Niloofar Rahmani mendapatkan kecaman dari warga Afghanistan. Penyebabnya, pilot militer perempuan pertama Afghanistan itu mengajukan permintaan suaka ke Amerika Serikat (AS). Rahmani mengungkapkan bahwa hidupnya terancam jika kembali ke negara asal. Sejak 15 bulan lalu, perempuan 24 tahun tersebut berada di AS. Dia memperoleh pelatihan di pangkalan udara AS di Arkansas, Florida, dan Texas. Seharusnya dia kembali ke Afghanistan pada Sabtu (24/12). Namun, Rahmani memilih untuk tetap tinggal di AS. ’’Banyak hal yang tidak berubah. Semua kian memburuk,’’ ujar pilot yang memiliki kualifikasi untuk menerbangkan pesawat kargo militer C-208 tersebut. Rahmani menjelaskan, ancaman terhadap dirinya dan keluarga kian memburuk setelah menerima penghargaan Women of Courage dari Kementerian Luar Negeri AS pada 2015. Setelah itu, ancaman pembunuhan datang bertubi-tubi. Bukan hanya dari anggota Taliban yang masih tersisa, melainkan juga dari beberapa kerabatnya. Rahmani dan orang tuanya bahkan harus beberapa kali pindah rumah Selama pelatihan di AS, Rahmani kerap dihina dan diancam rekan-rekannya sesama tentara Afghanistan. Dulu, ketika Taliban masih berkuasa, perempuan memang tidak diperbolehkan bekerja di luar rumah. Kini, setelah lebih dari satu dekade kekuasaan Taliban runtuh, kondisi di Afghanistan tidak jauh berbeda. Memang mulai banyak perempuan yang berani berkarir. Tetapi, ancaman terhadap mereka juga sama banyaknya. Juru Bicara Kementerian Pertahanan Afghanistan Mohammad Radmanish mengakui, Rahmani tengah mengajukan suaka ke AS. Namun, dia menegaskan bahwa ancaman pembunuhan yang diucapkan Rahmani adalah bohong belaka. Karena itu, Radmanish berharap pemerintah AS tidak menerima permintaan suaka tersebut. ’’Saya yakin dia berbohong dengan mengatakan nyawanya terancam hanya demi bisa mendapatkan suaka,’’ tegas Radmanish. Kecaman terhadap Rahmani juga datang bertubi-tubi dari penduduk Afghanistan. Mereka menduga pilot yang lulus dari sekolah penerbangan pada 2012 itu telah menghabiskan uang rakyat untuk membiayai pelatihannya di AS. Tetapi, setelah pelatihannya selesai, dia malah menolak untuk pulang dan mengabdi pada negara. Afghanistan mengirim ratusan tentaranya untuk dilatih di AS. Namun, puluhan tentara dilaporkan hilang selama 2 tahun belakangan ini. Mereka yang hilang memilih untuk menetap di AS meski tanpa kewarganegaraan yang sah. Seorang di antara mereka pernah ditahan saat akan menyeberangi perbatasan menuju Kanada (Reuters/NYTimes/sha/c14/any)
