Kor lagu Natal 'indah dan sangat menyentuh' dilantunkan oleh para pelajar 
Muslim Lebanon http://www.bbc.com/indonesia/trensosial-38444728 28 Desember 2016

 Kirim http://www.bbc.com/indonesia/trensosial-38444728#share-tools


 
 

Para pejalar Muslim menyanyikan lagu-lagu Natal di suatu gereja di Beirut, 
Lebanon Kor lagu-lagu rohani yang dinyanyikan oleh para pelajar Muslim di 
gereja di Beirut dalam perayaan Natal disebut "sangat indah dan menyentuh" oleh 
para jemaah yang menghadiri konser Natal.
 Video lagu Malam Kudus dalam bahasa Arab dinyanyikan para pelajar Muslim di 
gereja Katolik Santo Elie yang terletak di kawasan Muslim Beirut, banyak 
dibagikan di media sosial dengan komentar berisi pujian sebagai langkah 
toleransi yang menyentuh hati.
 "Terima kasih telah berbagi momen yang indah ini," kata salah seorang 
pengguna. "Lebanon pada saat terbaiknya," tulis yang lain.
 "Kontak antar agama ini merupakan kehidupan kami. Ini terjadi hampir setiap 
hari melalui pertukaran pelajar, aktivitas bersama dan juga konferensi nasional 
dan lain sebagainya," kata Mohamad Bassam dari Imam Sadr, yayasan yang menaungi 
kur pelajar Muslim ini.
 Yayasan ini dibentuk ulama setempat, Musa Sadr, pada awal tahun 1963 dengan 
fokus pada pendidikan, kesehatan dan pemberdayaan perempuan.
 Muslim di London sediakan makanan dan pakaian bagi tunawisma selama Natal 
http://www.bbc.com/indonesia/majalah-38432494 Gadis Chibok yang dibebaskan Boko 
Haram berkumpul dengan keluarga saat Natal 
http://www.bbc.com/indonesia/dunia-38430390 Mengapa Jepang rayakan Natal dengan 
KFC? http://www.bbc.com/indonesia/vert-cap-38375432 Penampilan pelajar putri di 
gereja Katolik tanggal 19 Desember lalu dengan mengiringi penyanyi Abeer Nehme 
ini merupakan salah satu dari konser Natal yang diselenggarakan dalam rangka 
konser Natal, Beirut Chants Festival.
 Konser ini merupakan salah satu dari sejumlah acara Natal yang diikuti oleh 
kelompok paduan pelajar putri ini, kata Bassam.
 Jemaah yang hadir dalam perayaan Natal di Beirut ini menyatakan terkejut saat 
menyaksikan para pelajar perempuan yang mengenakan jilbab masuk gereja untuk 
mengiringi Nehme.
 Rami Al Khal yang mengikuti kebaktian mengatakan kepada media online The New 
Arab bahwa paduan suara pelajar putri itu sangat menyentuh.
 'Perempuan berjilbab bernyanyi dengan khidmat'Image copyrightTHE 
CLAUDEELKHALIL BLOG AND LBCImage captionPeringatan Natal di Beirut diramaikan 
dengan kur oleh siswi Muslim. "Sangat menyentuh, sampai berdiri bulu kuduk 
saya. Tidak ada yang memperkirakan mereka akan ikut menyanyi. Sangat 
mengesankan," kata Al Khal.
 "Perempuan berjilbab bernyanyi dengan khidmat, penampilan mereka luar biasa," 
tambahnya.
 Reaksi lain melalui pengguna media sosial setelah menyaksikan video para 
pelajar ini memuji upaya lintas agama.
 "Begitu indahnya. Semangat Natal yang indah. Tak ada perbedaan antara manusia. 
Kita semua sama," kata salah seorang pengguna.
 "Saya harap dunia akan menyaksikan dan belajar dari Lebanon," kata yang lain.
 Sekitar 40% penduduk Lebanon adalah pemeluk Kristiani dan lebih dari 50% 
Muslim.
 Konstitusi pada 1926 menjamin perwakilan yang adil antara Muslim -termasuk 
Sunni dan Syiah- dan Kristen di pemerintahan dan kantor presiden serta Dewan 
Perwakilan Rakyat.
 "Acara (lintas agama) seperti ini disambut oleh semua kalangan di 
masyarakat...Kami mendapatkan banyak telepon berisi ucapan terima kasih dan 
penghargaan karena acara seperti ini dilakukan," kata Bassam kepada BBC 
Indonesia.

 

Kirim email ke