Pada Jumat, 30 Desember 2016 16:34, May Swan <[email protected]> menulis:
SURAT DARI SINGAPUR== SABAR MENANTI ==ByMAY SWANSABARMENANTI adalah nama
restoranMelayu/Padang di Kandahar Street, daerah Kampung Glam, Singapura.
Sangatpopular dengan masyarakat setempat dan para turis yang datang tertarik
denganpeninggalan sejarah di Kampung Glam sebagai Malay Heritage District,
IstanaKampung Glam dan Masjid Sultan berupa atraksi yang terdapat disitu. Pada
jam jammakan siang susah dapat tempat duduk, selalu penuh sesak dengan office
workersyang berdatangan dari sekitar kantor di Beach Road berdekatan dengan
rumah makantersebut. Maka, kalau masih tetap ingin makan disitu perlu sabar
menanti. Di Singapura selain restoran terdapat ribuan tempatmakan yang umumnya
dikenal sebagai Hawkers Centre, Cooked Food Centre, KopiTiam dan Food Court
tersebar di seluruh peloksok Singapura. Demikian banyaknyapilihan, seringkali
membingungkan. Dari makanan Indonesia, Melayu, Western,Indian, Thai,
Vietnamese, Filipina, Japanese dan beraneka ragam Chinese food,belum lagi
Macdonald, KFC, Pizza, Starbucks dll semuanya komplit. Ada satu carayang paling
mudah untuk memberi indikasi stall mana yang dianggap paling sedap
jualannya,perhatikan dimana ada antri panjang disitu terdapat makanan yang
palingmenarik. Hanya, kalau sedang kepepet waktu, cara ini bukan yang terbaik,
karenatidak jarang harus ngantri paling kurang satu jam. Hill Street Tai Hwa
PorkNoodle di Crawford Lane misalnya, seringkali harus ngantri hingga dua jam,
nokidding, ya dua jam baru dapat makan semangkok mee! Parahnya disitu tidak ada
ketentuanlunch hour atau dinner hour seperti tempat tempat makan lainnya, jam
berapa punpenuh terus. Letaknya di lantai bawah HDB, tidak berpintu, tidak ada
airconditioner, tempat duduk berdempet dempet, kursi dan mejanya dari
plasticsudah usang lebih tua daripada usia George Michael ketika meninggal.
Namun yangdatang tidak putus putusnya, mereka sabar menanti, tidak terdengar
sepatakeluhan pun. Tapi, sejujurnya, untuk pork noodle, Hill Street Tai Hwa
PorkNoodle tidak ada bandingannya. Sekali coba akan ketagihan selamanya.
Merekamendapat status Michelin Guide 2016. Masyarakat Singapura umumnya tidak
sabaran, terlebihpula jika sedang nyopir di jalan raya. Ketika berhenti didepan
lampu merah lalulintas, lalu lampu berubah hijau, kalau mobil didepannya agak
lambat sedikit,ya lambat satu, dua detik baru jalan, waah itu masalah besar
baginya. Serentakmembunyikan klaxon menyatakan iritasi. Padahal kita ketahui
kota Singapura itutidak besar besar sangat, jadi cepat cepat mau kemana? Lagi
pula sepanjangjalan terdapat banyak traffic light, kalau tergesa gesa berhasil
melewatitraffic yang satu, ia juga langsung harus berhenti di traffic light
satunyalagi. So, what’s the point? Dalam berhadapan dengan situsi demikian
banyak yangmengatakan orang itu ingin thok tai secepat mungkin. Thok tai bahasa
Chinese artinya menjalankan reincarnation. Bagi yang kurangmenangkap makna
ungkapan ini, bayangkan sebelum terjadi reincarnation tentunyaperlu melalui
sebuah proses tertentu. Nah proses ini lah yang dimaksud.Mungkin ini gejala
klasik masyarakat yang hidup dalam sebuahdaerah berpenduduk padat, sangat
sensitive dengan lingkungannya. Angka pendudukSingapura 5.54 juta dan luas area
termasuk pulau pulau kecil disekitar total 719.1square Km, sedangkan jumlah
mobil 575,353 menurut laporan akhir tahun lalu. Di Australia dan New Zealand
misalnya terkesan yang nyopir mobilsangat sabar dan courteous. Tapi sebaliknya
di Jakarta di tengah kemacetan beratlalu lintas pun sopir taxi tetap sabar,
tidak mengeluh, tidak cemberutan. Nah,ini bagaimana pula menjelaskannya? Apa
karena mereka yakin bahwa tidak lamalagi dengan akan terpilihnya Ahok sebagai
Gubernur DKI situasi akan membaik? Danharapan ini membuat mereka besar hati
bersedia sabar menanti?