Pada Sabtu, 31 Desember 2016 10:15, "Mohammad Kasim [email protected] 
[perhimpunanpersaudaraan]" <[email protected]> menulis:
 

     TOP NEWS | TERKINI | RILIS PERS | RSSKetentuan PenggunaanTentang 
KamiTWITTER | FACEBOOK | REGISTER | SIGN INSabtu, 31 Desember 2016   
   - HOME
   - NASIONALUMUMPOLKAMHUKUMPENDIDIKANKESEHATANNAKERUNIK
   - INTERNASIONAL
   - EKONOMI
   - OLAHRAGA
   - HIBURAN
   - TEKNOLOGI
   - WARTA BUMI
   - ARTIKEL
   - OTOMOTIF
   - FOTO
   - ANTARA TV
   - ENGLISH

Polri tahan penulis buku "Jokowi Undercover"
 Sabtu, 31 Desember 2016 14:28 WIB  | 2.897 ViewsPewarta: Benardy 
FerdiansyahKaro Penmas Mabes Polri Brigjen. Pol Rikwanto. (ANTARA FOTO/Reno 
Esnir/P003)Jakarta (ANTARA News) - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) resmi 
menahan Bambang Tri Mulyono, Penulis Buku "Jokowi Undercover" setelah dilakukan 
pemeriksaan terhadapnya.

"Tersangka tidak memiliki dokumen pendukung sama sekali terkait tuduhan 
pemalsuan data Bapak Jokowi saat pengajuan sebagai calon presiden di KPU 
Pusat," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol 
Rikwanto melalui pesan singkat yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Rikwanto mengatakan tuduhan dan sangkaan yg dimuat pada Buku "Jokowi 
Undercover" dan media sosial semua didasarkan atas sangkaan pribadi tersangka. 
Sementara analisa fotometrik yang diungkap tidak didasari keahlian apapun, 
namun hanya persepsi dan perkiraan tersangka pribadi.

"Motif tersangka sebagai penulis hanya didasarkan atas keinginan untuk membuat 
buku yang menarik perhatian masyarakat," katanya. 

Menurutnya, perbuatan tersangka menebarkan kebencian kepada keturunan Partai 
Komunis Indonesia (PKI) yang tidak tahu menahu tentang peristiwa G-30 S/PKI 
Madiun 1948 dan 1965.

Perbuatan tersangka, kata Rikwanto juga menebarkan kebencian kepada kelompok 
masyarakat yang bekerja di dunia pers terkait pernyataan Bambang Tri Mulyono 
pada halaman 105 yang menyatakan bahwa Jokowi-Jusuf Kalla adalah pemimpin yang 
muncul dari dan dengan keberhasilan media massa melakukan kebohongan kepada 
rakyat. 

"Selain itu, pada halaman 140, ia menyebut Desa Giriroto, Ngemplak, Boyolali 
adalah basis PKI terkuat se-Indonesia, padahal tahun 1966 PKI sudah 
dibubarkan," katanya.

Rikwanto menambahkan saksi-saksi yang telah diperiksa antara lain dua anggota 
Polri Polda Jawa Tengah.

"Sementara, pelapor, yakni Michel Bimo dan ibunya belum diperiksa dan 
direncanakan habis tahun baru," ucap Rikwanto.

Sementara saksi-saksi ahli yang dihadirkan antara lain ahli ITE, bahasa, 
sejarah, dan sosiologi. Barang bukti yang disita antara lain perangkat 
komputer, handphone tersangka, flashdisk, buku "Jokowi Undercover" tulisan 
tersangka, dokumen data Presiden Jokowi saat pilpres dari KPU Pusat, KPUD DKI 
Jakarta dan KPUD Surakarta, dan pemeriksaan labfor dan cyber (masih dalam 
Proses)

"Tersangka Bambang Tri Mulyono dititipkan penahanannya di Rutan Polda Metro 
Jaya," kata Rikwanto. 

Kepada tersangka disangkakan dengan Pasal 16 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 
yakni Setiap orang yang dengan sengaja menunjukkan kebencian atau rasa benci 
kepada orang lain berdasarkan diskriminasi ras dan etnis sebagaimana dimaksud 
dalam Pasal 4 huruf b angka 1, angka 2, atau angka 3, dipidana dengan pidana 
penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp500 juta.

Dan Pasal 28 ayat 2 UU ITE yang menyebut setiap orang dengan sengaja dan tanpa 
hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau 
permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas 
suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

(B020/M007)Editor: Ruslan BurhaniCOPYRIGHT © ANTARA 2016Dipakai BersamaBerita 
Lainnya
Polri dalami perekrut tiga WNI ke Suriah

Empat terduga teroris dilumpuhkan di Jatiluhur, dua tewas dalam kontak senjata

Densus 88 tangkap tiga pria Indonesia yang pulang dari Suriah

Teroris Tangsel terkait dengan kelompok Bekasi

Dua prajurit TNI tertembak saat buru kelompok MIT

Polri: Eko Patrio dipanggil untuk klarifikasi pernyataan

Satu lagi terduga teroris ditangkap di Solo

Polri: daya ledak bom Bintara tinggi
Komentar Pembaca500 Karakter TersisaTopik Pilihan# 
Uang Rupiah Desain Baru
# 
Sidang Ahok
# 
Pilkada DKI 2017
# 
Misteri Kematian Mirna
# 
Operasi Pemberantasan Pungli
# 
Dimas Kanjeng Ditangkap Polisi
# 
Amnesti Pajak
# 
ANTARA Doeloe
Gempa Pidie Aceh7.891 siswa korban gempa Aceh peroleh dana PIPBNPB : tanggap 
darurat Aceh selesaiPemerintah prioritaskan kegiatan belajar berjalan 
normalGubernur Aher hibur anak korban gempa AcehUKM korban gempa Aceh dapat 
restrukturisasi kreditTerpopuler   
   - Kapolda jenguk korban penyekapan Pulomas 24.515 views
   - Sanusi pasrah hartanya dirampas untuk negara 21.852 views
   - KPK tangkap Bupati Klaten 18.530 views
   - Kisah Anet, korban penyekapan di Pulomas 11.790 views
   - Dijenguk kapolda, korban Pulomas ucapkan terima kasih lewat Instagram7.451 
views
Top NewsPolri tahan penulis buku "Jokowi Undercover"Kronologi penangkapan 
Bupati Klaten Sri HartiniKPK tetapkan Bupati Klaten tersangka penerima 
suapPolisi sita narkoba senilai Rp3 miliar di BandarlampungDugaan suap Bupati 
Klaten terkait pengisian jabatanwww.antaranews.com
Copyright © 2016Top NewsFokus 
BeritaNasionalInternasionalEkonomiOlahragaHiburanTeknologiWarta 
BumiArtikelFotoTVOtomotifBolaForum PembacaRilis PersGoogle+Ketentuan 
PenggunaanTentang KamiJaringanPedomanTwitterFacebookRSS   
   - 
    
   - 
    
   - 
    
   - 
    
   - 
    
   - 
  #yiv5133260440 #yiv5133260440 -- #yiv5133260440ygrp-mkp {border:1px solid 
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv5133260440 
#yiv5133260440ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv5133260440 
#yiv5133260440ygrp-mkp #yiv5133260440hd 
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px 
0;}#yiv5133260440 #yiv5133260440ygrp-mkp #yiv5133260440ads 
{margin-bottom:10px;}#yiv5133260440 #yiv5133260440ygrp-mkp .yiv5133260440ad 
{padding:0 0;}#yiv5133260440 #yiv5133260440ygrp-mkp .yiv5133260440ad p 
{margin:0;}#yiv5133260440 #yiv5133260440ygrp-mkp .yiv5133260440ad a 
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv5133260440 #yiv5133260440ygrp-sponsor 
#yiv5133260440ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv5133260440 
#yiv5133260440ygrp-sponsor #yiv5133260440ygrp-lc #yiv5133260440hd {margin:10px 
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv5133260440 
#yiv5133260440ygrp-sponsor #yiv5133260440ygrp-lc .yiv5133260440ad 
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv5133260440 #yiv5133260440actions 
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv5133260440 
#yiv5133260440activity 
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv5133260440
 #yiv5133260440activity span {font-weight:700;}#yiv5133260440 
#yiv5133260440activity span:first-child 
{text-transform:uppercase;}#yiv5133260440 #yiv5133260440activity span a 
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv5133260440 #yiv5133260440activity span 
span {color:#ff7900;}#yiv5133260440 #yiv5133260440activity span 
.yiv5133260440underline {text-decoration:underline;}#yiv5133260440 
.yiv5133260440attach 
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px 
0;width:400px;}#yiv5133260440 .yiv5133260440attach div a 
{text-decoration:none;}#yiv5133260440 .yiv5133260440attach img 
{border:none;padding-right:5px;}#yiv5133260440 .yiv5133260440attach label 
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv5133260440 .yiv5133260440attach label a 
{text-decoration:none;}#yiv5133260440 blockquote {margin:0 0 0 
4px;}#yiv5133260440 .yiv5133260440bold 
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv5133260440 
.yiv5133260440bold a {text-decoration:none;}#yiv5133260440 dd.yiv5133260440last 
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv5133260440 dd.yiv5133260440last p 
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv5133260440 
dd.yiv5133260440last p span.yiv5133260440yshortcuts 
{margin-right:0;}#yiv5133260440 div.yiv5133260440attach-table div div a 
{text-decoration:none;}#yiv5133260440 div.yiv5133260440attach-table 
{width:400px;}#yiv5133260440 div.yiv5133260440file-title a, #yiv5133260440 
div.yiv5133260440file-title a:active, #yiv5133260440 
div.yiv5133260440file-title a:hover, #yiv5133260440 div.yiv5133260440file-title 
a:visited {text-decoration:none;}#yiv5133260440 div.yiv5133260440photo-title a, 
#yiv5133260440 div.yiv5133260440photo-title a:active, #yiv5133260440 
div.yiv5133260440photo-title a:hover, #yiv5133260440 
div.yiv5133260440photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv5133260440 
div#yiv5133260440ygrp-mlmsg #yiv5133260440ygrp-msg p a 
span.yiv5133260440yshortcuts 
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv5133260440 
.yiv5133260440green {color:#628c2a;}#yiv5133260440 .yiv5133260440MsoNormal 
{margin:0 0 0 0;}#yiv5133260440 o {font-size:0;}#yiv5133260440 
#yiv5133260440photos div {float:left;width:72px;}#yiv5133260440 
#yiv5133260440photos div div {border:1px solid 
#666666;height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv5133260440 
#yiv5133260440photos div label 
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv5133260440
 #yiv5133260440reco-category {font-size:77%;}#yiv5133260440 
#yiv5133260440reco-desc {font-size:77%;}#yiv5133260440 .yiv5133260440replbq 
{margin:4px;}#yiv5133260440 #yiv5133260440ygrp-actbar div a:first-child 
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv5133260440 #yiv5133260440ygrp-mlmsg 
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv5133260440 
#yiv5133260440ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv5133260440 
#yiv5133260440ygrp-mlmsg select, #yiv5133260440 input, #yiv5133260440 textarea 
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv5133260440 
#yiv5133260440ygrp-mlmsg pre, #yiv5133260440 code {font:115% 
monospace;}#yiv5133260440 #yiv5133260440ygrp-mlmsg * 
{line-height:1.22em;}#yiv5133260440 #yiv5133260440ygrp-mlmsg #yiv5133260440logo 
{padding-bottom:10px;}#yiv5133260440 #yiv5133260440ygrp-msg p a 
{font-family:Verdana;}#yiv5133260440 #yiv5133260440ygrp-msg 
p#yiv5133260440attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv5133260440 
#yiv5133260440ygrp-reco #yiv5133260440reco-head 
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv5133260440 #yiv5133260440ygrp-reco 
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv5133260440 #yiv5133260440ygrp-sponsor 
#yiv5133260440ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv5133260440 
#yiv5133260440ygrp-sponsor #yiv5133260440ov li 
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv5133260440 
#yiv5133260440ygrp-sponsor #yiv5133260440ov ul {margin:0;padding:0 0 0 
8px;}#yiv5133260440 #yiv5133260440ygrp-text 
{font-family:Georgia;}#yiv5133260440 #yiv5133260440ygrp-text p {margin:0 0 1em 
0;}#yiv5133260440 #yiv5133260440ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv5133260440 
#yiv5133260440ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none 
!important;}#yiv5133260440 

   

Kirim email ke