Ya orang2 seperti FPI, koruptor, dalang narkoba termasuk ente yang suka bashing 
ahok dan jokowi!

Siapa lagi?!

 

Nesare

 

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] 
Sent: Saturday, December 31, 2016 3:12 PM
To: [email protected]
Subject: [GELORA45] Cerita Pelukis Samakan Ahok dengan Hanoman, Jokowi dengan 
Kresna

 

  

 

Kira2 siapa si Durna dan Sengkuni yg digambarkan pelukis Eko ini?

 

---

Tapi, Hanoman dan Kresna harus berhadapan dengan tokoh antagonis, yakni Pandita 
Durna dan Sengkuni. Keduanya, memiliki sifat licik. Durna digambarkan Eko 
sebagai tokoh spiritualis yang merusak Pancasila. Sedangkan, Sedangkan, 
Sengkuni dilukiskan tokoh yang sok nasionalis yang bertepuktangan saat terjadi 
kekacauan.

...


 <http://www.tribunnews.com/topics/pilgub-dki-jakarta> Pilgub DKI Jakarta


Cerita Pelukis Samakan Ahok dengan Hanoman, Jokowi dengan Kresna 
<http://www.tribunnews.com/metropolitan/2016/12/14/cerita-pelukis-samakan-ahok-dengan-hanoman-jokowi-dengan-kresna>
 


Rabu, 14 Desember 2016 12:59 WIB

 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Calon Gubernur DKI Jakarta  
<http://www.tribunnews.com/tag/basuki-tjahaja-purnama> Basuki Tjahaja Purnama 
alias Ahok disamakan dengan tokoh Hanoman oleh seorang pelukis bernama Eko 
Bandoyo.

Eko membawa gulungan kertas kanvas. Saat naik ke atas panggung, seusai 
bersalaman, Ahok membuka gulungan kertas bergambar wayang dengan tokoh 
pewayangan, Kresna, Hanoman, Pandota Durna dan Sengkuni.

Eko mengurai sifat satu per satu tokoh tersebut. Eko mengibaratkan, Ahok adalah 
Hanoman, yang mempunyai sifat paling jujur meski buruk rupa.

"Saya ibaratkan Pak Ahol adalah Hanoman. Kethek putih. Meski pun perwujudannya, 
maaf, kera, tapi dia tokoh pewayangan paling jujur, sangat jujur," kata Eko di 
atas panggung utama,  <http://www.tribunnews.com/tag/rumah-lembang> Rumah 
Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (14/12/2016).

Sedangkan Kreana disamakannya dengan Presiden  
<http://www.tribunnews.com/tag/joko-widodo> Joko Widodo. Kresna, perawakan 
kurus dan hitam, serta matanya tertutup kain.

"Kalau Kresna, yang kurus hitam digambarkan pemimpin kita. Saya lukisnya, 
matanya tertutup. Meski pun matanya tertutup, Kresna berjalan dengan mata 
hatinya," ucap Eko.

Kresna dan Hanoman, kata Eko, sangat berkaitan. Diibaratkannya seperti Jokowi 
dan Ahok. Berdua saling menyeimbangkan dalam memberantas koruptor, yang 
digambarkan oleh Eko, seekor tikus.

"Jakarta barometer Indonesia. Jakarta harus bagus, jadi penyeimbangan Kresna. 
Hanoman yang memimpin Jakarta. Sedangkan kekacauam negara, dilukiskan dengan 
tikus, babi, dan rayap," imbuh Eko.

Tapi, Hanoman dan Kresna harus berhadapan dengan tokoh antagonis, yakni Pandita 
Durna dan Sengkuni. Keduanya, memiliki sifat licik. Durna digambarkan Eko 
sebagai tokoh spiritualis yang merusak Pancasila. Sedangkan, Sengkuni 
dilukiskan tokoh yang sok nasionalis yang bertepuktangan saat terjadi kekacauan.

Ahok sempat bertanya kepada Eko, siapa sosok Pandito Durna dan Sengkuni di 
dunia nyata. Tapi, Eko tak mengasih tahu secara gamblang melalui pengeras 
suara. Eko dan Ahok berbisik di balik lukisan.

"Pak Ahok bertanya, 'siapa Durna dan Sengkuni?' kemudian saya berbisik, yang 
tahu hanya kita berdua," ucap Eko.

Lukisan Eko dibuat tak lebih dari sebulan. Eko melukis, karena gelisah melihat 
situasi politik Indonesia. Eko berencana, melelang lukisan, setelah mendapatkan 
tanda tangan dari Presiden Jokowi. Hasil lelang, akan disukbangkan.

"Saya sumbangkan untuk negeri ini, setelah mendapatkan tanda tangan Kresna. 
Tidak tahu berapa, mungkin ratusan juta rupiah," tutur Eko.

 

 



Kirim email ke