DURNAISME & SENGKUNIISME (Durna & Sengkuni Modern)

Dlm dunia pewayangan ada kira-kira 200 karakter tokoh wayang. Ada yg 
berkarakter sbg: Rahwana, Bima, Kumbakarna, Cakil, Arjuna, dan lain-lainnya. 
Ada juga yg berkarakter Durna yg hidup di negeri Astina.

 
http://4.bp.blogspot.com/-qE-w86PG4To/UicZbiHdPPI/AAAAAAAAAts/xIBd6NdWDfI/s1600/w.jpg
 

Dia memiliki jabatan sebagai Penasihat Raja Astina. Karena kepiawaiannya dia 
juga diambil sebagai guru oleh Kurawa & Pandawa. Karena keahliannya di dalam 
mengolah kata, mengolah siasat, memberi pendidikan yg abu-abu, kadang-kadang 
dari Pandawa terkesima oleh tingkah laku Durna.

Yg jelas Durna adalah pro-Kurawa, sehingga suatu saat ketika ia memberi nasehat 
kepada Bima yang dalam benaknya Durna ingin menjerumuskan Bima untuk mati. Maka 
karena Bima menganggap Durna sebagai guru, nasehat Durna itu dicamkannya, 
seakan-akan nasehat Durna memberikan jalan hidup yg baik kepada Durna. 

Dari cerita pewayangan Bima disuruh mencari Air Perwitasari & Pusatnya Angin 
oleh Bima diterima dengan utuh seadanya. Bima pun tanpa pikir panjang lebar, 
berangkat mencari Air Perwitasari & Pusat Angin. Para Kurawa pun terbahak-bahak 
dengan cara itu Bima akan mati & Pendawa akan lemah.

Namun, MANUSIA BOLEH BERENCANA, TUHAN YG MENENTUKAN.
Diceritakan, Bima malah mendapatkan Air Perwitasari yg sesungguhnya dan 
Pusatnya Angin yg sesungguhnya. Dan Kurawa pun terkecoh. Itulah perangai Durna 
dalam Pewayangan.

Sengkuni, tokoh pewayangan yg karakter mendekati sama dengan Durna. Orang yang 
lemah lembut, sopan, tapi di balik itu mempunyai rencana yang jahat, suka 
mengadu domba, suka menjadi provokator, suka mengembangkan siasat buruk. 
Karakter-karakter wayang yang sudah muncul ribuan tahun yang lalu, ternyata 
masih RELEVANT hingga sekarang.

Walau karakter tersebut hanya gambaran dalam karakter pewayangan, namun 
karakter Durna & Sengkuni masih GENTAYANGAN dan MENYELINAP di segala macam 
ORGANISASI 


Sumber : mba Monik

 

 

Kirim email ke