click : https://www.youtube.com/watch?v=zagqwHbvI08

Alasan dikemukakan  oleh penceramah berdasarkan “demokrasi”, yaitu penduduk 
Jakarta mayoritasnya beragama Islam maka gubernurnya harus beragama Islam. Jadi 
kalau ditinjau selanjutnya berdasarkan agama maka bisa dikatakan bahwa penduduk 
NKRI mayoritas beragama Islam, maka oleh karena itu presiden  pun harus 
beragama Islam. 

Masalah mayoritas dari segi etnik mayoritas, tak bisa disangkal bahwa orang  
Jawa adalah mayoritas penduduk NKRI, jadi dari segi etnik ini  maka orang 
Jawalah yang patut menjadi presiden, karenapada umumnya orang Jawa beragama 
Islam. 

Pengertian  berdasarkan agama dan etnik ini bisa diterapkan dari atas ke bawah 
pada  segala tingkat dan lapangan  instansi negara baik sipil maupun militer 
dan polisi. Apa yang bisa didapat dari observasi sekarang menunjukan bahwa dari 
segi kemiliteran dan kepolisian, dari pusat ke tingkat propinsi sudah jelas  
bisa dilihat, jadi seperti dikatakan pepatah: “tidak ada hari ini tanpa kemarin 
dan tidak ada besok tanpa hari ini”. Jadi bagi kaum minoritas silahkan terus 
berteriak Pancasila, Pancasila, NKRI harga mati! Mudah-mudahan mulut  Anda 
sekalian tidak bengkok dan generasi mendatang tidak sesalkan kekeliruan yang 
dilakukan oleh generasi sebelum mereka. Amin.

Selamat Tahun Baru 2017 kepada  semua sobat yang merayakan dan yang turut 
meramaikan tanpa pandang agama dan etnik!

Kirim email ke