6 Penggusuran Bikin Geger Sepanjang 2016 
http://news.liputan6.com/read/2689152/6-penggusuran-bikin-geger-sepanjang-2016 
http://news.liputan6.com/read/2689152/6-penggusuran-bikin-geger-sepanjang-2016
 http://www.liputan6.com/me/muslim.ar Muslim AR 
http://www.liputan6.com/me/muslim.ar 29 Des 2016, 19:07 WIB


 

 

 Liputan6.com, Jakarta - Delapan eskavator mulai bergerak dan menghancurkan 
satu per satu bangunan dan sejumlah kafe di Kalijodo 29 Februari 2016 pagi. 
 

 
 Alat berat itu menghancurkan bangunan mulai dari Jalan Kepanduan II. Di kiri 
dan kanan eskavator, ratusan polisi, TNI dan Satpol PP berjaga-jaga memastikan 
pembongkaran berjalan sesuai rencana.
 

 Tak butuh waktu lama, kawasan yang dikenal sebagai tempat hiburan malam dan  
prostitusi  di perbatasan Jakarta Barat dan Jakarta Utara, itu pun akhirnya 
rata dengan tanah. Kalijodo yang kelam pun kini tinggal sejarah.
 

 Pengusuran Kalijodo menjadi salah satu cerita penggusuran yang banyak penyedot 
perhatian masyarakat di 2016. Selain Kalijodo, sejumlah penggusuran menarik 
perhatian publik juga terjadi selama tahun monyet api tersebut.
 

 Berikut 6 penggusuran yang membuat geger selama 2016:
 

 1. Pagi Sibuk di Kalijodo
 
 
http://news.liputan6.com/read/2689152/6-penggusuran-bikin-geger-sepanjang-2016# 
https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=http://news.liputan6.com/read/2689152/6-penggusuran-bikin-geger-sepanjang-2016
 
https://twitter.com/home?status=http://news.liputan6.com/read/2689152/6-penggusuran-bikin-geger-sepanjang-2016
 
https://plus.google.com/share?url=http://news.liputan6.com/read/2689152/6-penggusuran-bikin-geger-sepanjang-2016
 
mailto:?to=&subject=%5BLIPUTAN6%5D%20Petugas%20saat%20melihat%20suasana%20kawasan%20Kalijodo%20yang%20rata%20oleh%20tanah%20di%20Jakarta%2C%20Senin%20%2829%2F2%29.%20Kalijodo%20yang%20dulu%20terkenal%20sebagai%20salah%20satu%20pusat%20prostitusi%20di%20Jakarta%20kini%20sudah%20rata%20dengan%20tanah.%20%28Liputan6.com%2FGempur%20M%20Surya%29&body=http%3A%2F%2Fnews.liputan6.com%2Fread%2F2689152%2F6-penggusuran-bikin-geger-sepanjang-2016
 http://news.liputan6.com/read/2689152/6-penggusuran-bikin-geger-sepanjang-2016

Petugas saat melihat suasana kawasan Kalijodo yang rata oleh tanah di Jakarta, 
Senin (29/2). Kalijodo yang dulu terkenal sebagai salah satu pusat prostitusi 
di Jakarta kini sudah rata dengan tanah. (Liputan6.com/Gempur M Surya) 
 Matahari baru saja memperlihatkan sinarnya pada Senin 29 Februari 2016. Namun, 
kesibukan sudah terasa di salah satu sudut ibu kota. Delapan eskavator mulai 
bergerak menghancurkan satu persatu bangunan di Kalijodo, kawasan yang dikenal 
sebagai lokasi prostitusi di perbatasan Jakarta Barat dan Jakarta Utara.
 

 Alat berat itu menghancurkan bangunan mulai dari Jalan Kepanduan II. Di kiri 
dan kanan eskavator dijaga oleh polisi, TNI dan Satpol PP. Sebelum dibongkar,  
petugas mensterilkan kawasan tersebut dengan memberi garis polisi. Penyisiran 
dilakukan sekaligus untuk memastikan tidak ada lagi warga di dalam bangunan 
yang dihancurkan.
 

 Dentuman dan gemuruh dinding-dinding bangunan yang menandakan runtuhnya 
Kalijodo juga menjadi tontonan warga. Jalan Pangeran Tubagus Angke, Jalan 
Bandengan Utara dan jalan yang berada di seberang Kalijodo dipadati warga yang 
hendak menonton dan  jadi saksi sejarah dari akhir riwayat Kalijodo.
 

 Sejumlah truk pengangkut dari Dinas Tata Air dan Dinas Pekerjaan Umum DKI 
Jakarta bersiap di sisi utara Kalijodo untuk mengangkut puing reruntuhan 
bangunan.
 

 Setelah 30 menit dihancurkan, kafe-kafe yang berada di bagian depan atau di 
bagian Jalan Kepanduan II mulai rata dengan tanah. Termasuk kafe milik Abdul 
Azis atau Daeng Azis, pentolan warga Kalijodo.
 

 Di antara reruntuhan bangunan, terlihat pakaian dalam wanita berserakan. 
Celana dalam, kutang, baju tanpa lengan, berserakan di gang-gang dan di dalam 
kafe yang tengah menunggu giliran dihancurkan. Bahkan beberapa di antara 
pakaian dalam itu ada yang tersangkut di kabel-kabel listrik.
 

 Penggusuran Kalijodo bermula dari tabrakan maut yang dilakukan pengemudi 
Toyota Fortuner, Riki Agung Prasetio (24). Dia menabrak pengemudi Go-Jek hingga 
menewaskan empat orang, termasuk teman-temannya dalam mobil.
 

 Saat itu, ia baru saja pulang pesta dari tempat hiburan malam di Kalijodo. 
Dalam perjalanan itu dia melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi hingga 
mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat.
 

 Dengan penggusuran ini, riwayat Kalijodo sebagai salah satu pusat hiburan 
malam di Ibu Kota pun berakhir. Setelah dibongkar kawasan Kalijodo telah 
berubah jadi taman rekreasi.
 

 Lokasi dengan luas sekitar 1 hektare lebih itu telah disulap dengan ragam 
fasilitas. Ada jalur lari, lapangan futsal, jalur papan luncur, taman-taman 
yang ditanami berbagai jenis pohon dan rumput yang lembut.
 

 2. Pasar Ikan Rata dengan Tanah
 
 
http://news.liputan6.com/read/2689152/6-penggusuran-bikin-geger-sepanjang-2016# 
https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=http://news.liputan6.com/read/2689152/6-penggusuran-bikin-geger-sepanjang-2016
 
https://twitter.com/home?status=http://news.liputan6.com/read/2689152/6-penggusuran-bikin-geger-sepanjang-2016
 
https://plus.google.com/share?url=http://news.liputan6.com/read/2689152/6-penggusuran-bikin-geger-sepanjang-2016
 
mailto:?to=&subject=%5BLIPUTAN6%5D%20Warga%20mengambil%20besi%20bekas%20bongkaran%20di%20kawasan%20Pasar%20Ikan%20Luar%20Batang%2C%20Jakarta%2C%20Kamis%20%2814%2F4%29.%20Besi%20bekas%20tersebut%20dijual%20warga%20kepada%20pengepul%20dengan%20harga%20Rp.2.500.%20%28Liputan6.com%2FHelmi%20Afandi%29&body=http%3A%2F%2Fnews.liputan6.com%2Fread%2F2689152%2F6-penggusuran-bikin-geger-sepanjang-2016
 http://news.liputan6.com/read/2689152/6-penggusuran-bikin-geger-sepanjang-2016

Warga mengambil besi bekas bongkaran di kawasan Pasar Ikan Luar Batang, 
Jakarta, Kamis (14/4). Besi bekas tersebut dijual warga kepada pengepul dengan 
harga Rp.2.500. (Liputan6.com/Helmi Afandi) 
 Ratusan warga yang tinggal di kawasan Pasar Ikan yang meliputi Kampung 
Aquarium, Pasar Ikan dan Luar Batang di Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara 
harus angkat kaki.
 

 Melalui komando Gubernur Provinsi DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau 
Ahok, 4.218 personel gabungan memaksa mereka untuk mengosongkan hunian yang 
telah menjadi tempat tinggal selama puluhan tahun.  
 

 Tak lama berselang, sekitar 11 alat berat di lokasi mulai meruntuhkan satu per 
satu bangunan di kawasan Pasar Ikan. Warga yang awalnya melawan akhirnya tak 
berdaya. Belalai besi itu terus meruntuhkan rumah dan bangunan.
 

 Total terdapat 396 kepala keluarga (KK) di kawasan Pasar Ikan yang terkena 
revitalisasi. Mereka dibagi dalam 3 zona. Yang pertama mencakup wilayah RT 011 
RW 04 yang didiami 136 KK. Zona 2 yaitu di RT 01, 012 RW 04 yang didiami 202 KK 
dan zona 3 mencakup RT 02 RW 04 dan RT 07 RW 01 dengan 58 KK.
 

 Penggusuran diwarnai penangkapan 17 orang, termasuk aktivis Ratna Sarumpaet. 
Ahok bersikeras menggusur kawasan Pasar Ikan meski warga yang bermukim melawan. 
Dia menyatakan tanah yang diduduki warga merupakan tanah negara. Karena itu, 
Pemprov DKI tetap melanjutkan penertiban.
 

 "Saya kira semua mau ribut, sekarang saya tanya itu tanah punya siapa? 
Sertifikat pasar juga milik Pasar Jaya, kalau kamu tinggal di laut itu dari 
mana dapat sertifikat?" ujar Ahok.
 

 Dia pun menolak jika penggusuran warga Pasar Ikan itu merupakan pelanggaran 
hak asasi manusia (HAM). Ahok menyatakan penertiban bertujuan mencegah air rob 
laut masuk dan membanjir kawasan itu. Penertiban bukan untuk pencitraan Ibu 
Kota menjelang ASEAN Games 2018.
 

 "Pasar Ikan kalau nggak di sheet pile, airnya masuk enggak bisa pompa, 
tenggelam semua Jakarta," kata Ahok di Balai Kota, 31 Maret 2016.
 

 Ahok menegaskan, rumah yang dibangun di atas sungai atau laut akan digusur. 
Tapi rumah yang ada di dekat Masjid Luar Batang, tidak terkena penggusuran. Dia 
memastikan Masjid Luar Batang akan tampak semakin indah setelah kawasan pinggir 
laut itu ditertibkan dan dibuat sheet pile.
 

 Tak hanya itu, Pemprov DKI Jakarta juga berencana menjadikan wilayah Pasar 
Ikan menjadi kawasan wisata bahari yang dilengkapi dengan plasa. Kawasan itu 
nanti akan saling terhubung dengan beberapa kawasan lain di sekitar, di 
antaranya Luar Batang.
 

 "Kawasan itu pasti akan bagus kalau dijadikan sebagai tempat wisata bahari. 
Makanya, nanti akan kami buat plaza yang luas. Kalau di situ dibuat tempat 
wisata, warga juga jadi tahu sejarah Kota Jakarta," ujar Ahok.
 

 3. Duka Atlet di Pulomas 
 
http://news.liputan6.com/read/2689152/6-penggusuran-bikin-geger-sepanjang-2016# 
https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=http://news.liputan6.com/read/2689152/6-penggusuran-bikin-geger-sepanjang-2016
 
https://twitter.com/home?status=http://news.liputan6.com/read/2689152/6-penggusuran-bikin-geger-sepanjang-2016
 
https://plus.google.com/share?url=http://news.liputan6.com/read/2689152/6-penggusuran-bikin-geger-sepanjang-2016
 
mailto:?to=&subject=%5BLIPUTAN6%5D%20Penggusuran%20kawasan%20Pacuan%20Kuda%20Pulomas%20dilakukan%20untuk%20persiapan%20Asian%20Games%202018%20%28Liputan6.com%2FNanda%29&body=http%3A%2F%2Fnews.liputan6.com%2Fread%2F2689152%2F6-penggusuran-bikin-geger-sepanjang-2016
 http://news.liputan6.com/read/2689152/6-penggusuran-bikin-geger-sepanjang-2016

Penggusuran kawasan Pacuan Kuda Pulomas dilakukan untuk persiapan Asian Games 
2018 (Liputan6.com/Nanda) 
 Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Menggusur kawasan pacuan kuda Pulomas, 
tepatnya di RT 8 RW 16, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulogadung, Jakarta 
Timur.
 

 Digusurnya kawasan Pulomas mengundang duka sejumlah pihak. Salah satunya Refly 
Salu, pelatih berkuda yang sudah 15 tahun menjadikan kawasan pacuan kuda 
Pulomas sebagai tempat latihan.
 Duduk di depan Gereja Protestan Minahasa sambil termenung, tatapan Refly 
kosong memandang reruntuhan bangunan yang kini jadi puing di kompleks asrama 
Pacuan Kuda Pulomas. Refly harus rela dipindah ke Rusun Pulogebang, Cakung.
 

 "Kesan saya sih sepertinya pemprov tidak merespons apa-apa untuk olahraga 
berkuda ini," keluh Refly, Rabu 20 April 2016.
 

 Refly menyayangkan relokasi terhadap para atlet, pelatih, dan perawat kuda di 
asrama Pacuan Kuda itu. "Mungkin ada kepentingan lain. Kalau dia (Pemprov) 
respons kita akan dibikinkan tempat di sekitar sini, kita persiapan PON Jabar," 
kata dia.
 

 Refly menyatakan, untuk terjun di dunia berkuda, diperlukan ketelatenan dan 
kesabaran. Sebagai pelatih misalnya, ia mengaku biasa bekerja hingga 24 jam.
 

 Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyatakan, Pemprov harus 
menggusur kawasan Pulomas.  Sebab, penggusuran tersebut adalah konsekuensi agar 
persiapan ASEAN Games 2018 tidak terlambat.
 

 "Enggak ada pilihan. Karena kalau kita terlambat memindahkan itu, ada 
konsekuensi terlambat membuat persiapan ASEAN Games. Itu saja," ujar Ahok di 
Balai Kota DKI Jakarta, Rabu 20 April 2016.

Ahok menyatakan, Pemprov menyediakan rumah susun (rusun), salah satunya di 
Pinus Elok bagi warga Pulomas yang terkena penertiban.
 

 "Yang Pulomas udah kita pindahin, memang rusunnya tidak sebagus yang baru, 
karena itu rusun lama. Pasti (dapat rusun). Ini kan agak menengah. Mereka 
merasa rusunnya kurang bagus. Ya susah," kata Ahok.
 

 Nantinya, apabila rusun yang lebih baik telah tersedia, Ahok mempersilakan 
warga untuk pindah. "Kalau udah jadi rusun bagus, boleh aja mau pindah. Rusun 
bagus kan baru kita bikin, baru mulai," tutur Ahok.
 

 Wali Kota Jakarta Timur Bambang Musyawardana menjelaskan, ada 82 Kepala 
Keluarga di kawasan Pacuan Kuda Pulomas yang digusur. Pemerintah Kota Jakarta 
Timur telah melakukan sosialisasi kepada para penghuni untuk tidak lagi tinggal 
di situ.
 

 "Dengan cara persuasif itu mereka kini tinggal di Rumah Susun Pulogebang," 
kata Bambang.
 

 4. Dadap Disulap Jadi Pusat Kajian Islam
 
 
http://news.liputan6.com/read/2689152/6-penggusuran-bikin-geger-sepanjang-2016# 
https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=http://news.liputan6.com/read/2689152/6-penggusuran-bikin-geger-sepanjang-2016
 
https://twitter.com/home?status=http://news.liputan6.com/read/2689152/6-penggusuran-bikin-geger-sepanjang-2016
 
https://plus.google.com/share?url=http://news.liputan6.com/read/2689152/6-penggusuran-bikin-geger-sepanjang-2016
 
mailto:?to=&subject=%5BLIPUTAN6%5D%20Penggusuran%20lokalisasi%20Kampung%20Dadap%20Tangerang%20berujung%20ricuh.%20%28Liputan6.com%2FPramita%20Tristiawati%29&body=http%3A%2F%2Fnews.liputan6.com%2Fread%2F2689152%2F6-penggusuran-bikin-geger-sepanjang-2016
 http://news.liputan6.com/read/2689152/6-penggusuran-bikin-geger-sepanjang-2016

Penggusuran lokalisasi Kampung Dadap Tangerang berujung ricuh. 
(Liputan6.com/Pramita Tristiawati) 
 Ratusan warga bersenjata parang, golok, pedang, dan bambu runcing mengejar 
petugas gabungan agar tidak bisa masuk ke wilayah lokalisasi Dadap, Kecamatan 
Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten.
 

 Mereka berhamburan mengejar petugas kepolisian yang ingin mengamankan lokasi 
pembongkaran wilayah yang dikenal sebagai tempat prostitusi di wilayah 
Tangerang tersebut.
 

 Tak hanya itu, warga semakin memanaskan situasi dengan membakar ban tepat di 
depan pintu masuk lokalisasi.
 

 Polisi pun menembakkan gas air mata ke arah warga yang menghadang dengan 
mengacungkan senjata tajam dan bambu runcing.
 

 Bukannya takut, warga malah semakin meradang. Mereka melemparkan batu ke arah 
petugas, yang mengakibatkan satu Toyota Terios putih yang terparkir di sekitar 
lokasi menjadi korban. Kaca depan dan belakang mobil itu pecah.
 

 "Woooiii pergi, enggak usah ganggu ketenangan kami," teriak warga sembari 
terus melempar petugas dengan batu, 10 Mei 2016.
 

 Tidak hanya mengancam keamanan petugas Polisi, TNI, dan Satpol PP saja, warga 
juga mengancam wartawan untuk tidak mengambil gambar.  "Ngapain lu pada 
foto-foto orang lagi pada kesusahan," teriak warga sembari menunjuk dengan 
golok di tangan.
 

 Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menyesalkan sikap warga yang anarkis 
menyikapi Surat Peringatan (SP) II rencana penggusuran lokalisasi Dadap, 
Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten.
 

 Warga seharusnya bisa menahan diri. Sebab, jauh hari sebelum SP I dan SP II, 
Pemkab Tangerang sudah sosialisasi ke warga.
 

 "Saya dan Pak Sekda sudah sosialisasi langsung. Begitu pun dinas terkait 
berkali-kali datang memberitahukan warga mengenai rencana penertiban lokalisasi 
ini," kata Zaki di Kecamatan Kelapa Dua, Tangerang, Selasa 10 Mei 2016.
 

 Menurut Zaki, warga sudah diberitahukan kalau selama pembenahan lokalisasi 
Dadap, semua warga yang sudah didata akan ditampung sementara dengan dibiayai 
sewa kontrakan atau kos-kosan. "Bukan diusir begitu saja tanpa memperhatikan 
masa depan mereka," kata dia.
 

 Zaki membantah pihaknya akan menyerahkan kawasan Dadap ke perusahaan tertentu 
untuk dijadikan pusat perbelanjaan atau pergudangan. Justru, kata Zaki, kawasan 
ini akan ditata ulang untuk jadi pusat kajian Islam, pariwisata dan juga pusat 
kuliner.
 

 "Nanti akan dibangun Islamic Center dan pusat kuliner. Lalu di sekitarnya akan 
dibangun juga rusunawa, jadi warga bisa tinggal di sana," kata Zaki.
 

 Zaki juga membebaskan warga dadap kembali ke laut jadi nelayan. Tidak akan ada 
larangan atau pembatasan berarti.
 

 Pemkab, ujar dia hanya ingin menggusur praktik prostitusi yang selama ini 
melekat sebagai jati diri Dadap. "Sudahlah, jangan lagi berurusan dengan 
kemaksiatan, drug, minuman keras, bahkan ada beberapa pekerja di prostitusi itu 
terkena HIV/AIDS," kata Zaki.
 

 5. Duka Mismanto di Rawajati 
 
http://news.liputan6.com/read/2689152/6-penggusuran-bikin-geger-sepanjang-2016# 
https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=http://news.liputan6.com/read/2689152/6-penggusuran-bikin-geger-sepanjang-2016
 
https://twitter.com/home?status=http://news.liputan6.com/read/2689152/6-penggusuran-bikin-geger-sepanjang-2016
 
https://plus.google.com/share?url=http://news.liputan6.com/read/2689152/6-penggusuran-bikin-geger-sepanjang-2016
 
mailto:?to=&subject=%5BLIPUTAN6%5D%20Alat%20berat%20merobohkan%20bangunan%20di%20kawasam%20Rawajati%2C%20Jakarta%2C%20Kamis%20%281%2F9%29.%20Penertiban%20puluhan%20bangunan%20liar%20di%20kawasan%20tersebut%20menyebabkan%20warga%20terpaksa%20menyelamatkan%20barang%20berharga%20mereka%20ke%20tepi%20rel%20kereta%20api.%20%28Liputan6.com%2FImmanuel%20Antonius%29&body=http%3A%2F%2Fnews.liputan6.com%2Fread%2F2689152%2F6-penggusuran-bikin-geger-sepanjang-2016
 http://news.liputan6.com/read/2689152/6-penggusuran-bikin-geger-sepanjang-2016

Alat berat merobohkan bangunan di kawasam Rawajati, Jakarta, Kamis (1/9). 
Penertiban puluhan bangunan liar di kawasan tersebut menyebabkan warga terpaksa 
menyelamatkan barang berharga mereka ke tepi rel kereta api. 
(Liputan6.com/Immanuel Antonius) 
 Pemerintah Kota Jakarta Selatan menertibkan bangunan di RT 09 RW 04 di Jalan 
Rawajati Barat III, Kelurahan Rawajati, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, 
Kamis 1 September 2016.
 

 Saat pembongkaran, warga dan aparat terlibat bentrok dengan melibatkan batu 
dan kayu. Dari kedua belah pihak pun terluka.
 

 Mismanto (49), seorang warga yang terluka saat bentrok itu, geram dengan sikap 
pemerintah yang menggusur tempat tinggalnya.
 

 "Saya udah 30 tahun tinggal di sini, anak-anak saya besar di sini, beraninya 
sama yang kecil, coba itu yang di situ," tunjuk Mismanto ke arah gedung 
Kalibata City yang jaraknya sangat dekat itu, Sabtu 3 September 2016.
 

 Mismanto baru pulang dari rumah sakit Jumat 2 September 2016 pagi. Dia masih 
mengapit hasil rontgen kepala, rusuk, dan kakinya.
 

 "Awalnya ada batu bata yang dilempar Sat Pol PP dari belakang, kami dikepung 
mereka, batu bata itu kena perut saya," kata dia sembari memperlihatkan perut 
sebelah kirinya yang dibalut kain kasa dan memar.
 

 Ia memperlihatkan rontgen terhadap rusuk kirinya, tak hanya rontgen rusuk 
gambar hitam putih cetak kepalanya juga diperlihatkan pada Liputan6.com sembari 
ia bercerita.
 

 "Kepala saya ditendang, diinjak-injak, lalu ada yang mukul saya pakai botol 
beling, pecahannya masuk ke sini (nunjuk kaki) dan ini enggak bisa dijahit," 
jelas Mismanto.
 

 "Itu rumah saya," kata Mismanto menunjuk sebuah puing-puing.
 

 Ia belum tahu mau pindah ke mana. Sebuah terpal diikat ke atas pagar, lemari 
dan perabot rumah jadi dindingnya, sebuah kasur palembang berwarna merah sudah 
ditiduri Mismanto bersama istri dan tiga orang anaknya.
 

 Ia masih belum mau diajak pindah oleh calon menantunya, anak perempuan 
Mismanto yang tertua akan menikah. Tapi, mereka sudah tak punya rumah.
 

 Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menyebut, sebagian dari 
warga Rawajati, Jakarta Selatan,  sudah direlokasi di kios pasar milik PD Pasar 
Jaya. Sedangkan untuk warga yang tidak memiliki usaha, sebagian dipindahkan di 
rusun Marunda.
 

 "Sebagian ditaruh di pasar, kan. Pasar Jaya, kan, banyak mengusir orang. Jadi 
kalau kamu punya kios lebih dari satu, kecuali kayak butuh dua, kita akan usir. 
Persis kayak rusun. Jadi Pasar Jaya pun bentuknya adalah inkubator kayak rusun 
untuk nolong orang yang enggak punya usaha," ucap Ahok di Balai Kota Jakarta 
pada Kamis 1 September 2016.
 

 Menurut Ahok, bila sejak awal warga sudah memiliki kios usaha, maka secara 
otomatis mendapat kios Pasar Jaya. "Kalau kamu dagang, otomatis (dapat kios). 
Kita, kan, niatnya menolong," ucap Ahok.
 Menurut Ahok, ide penggusuran Rawajati muncul dari Pemkot Jakarta Selatan. 
Lahan itu akan dikembalikan sesuai fungsinya sebagai jalur hijau.
 

 6. Rabu Mencekam di Bukit Duri
 
 
http://news.liputan6.com/read/2689152/6-penggusuran-bikin-geger-sepanjang-2016# 
https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=http://news.liputan6.com/read/2689152/6-penggusuran-bikin-geger-sepanjang-2016
 
https://twitter.com/home?status=http://news.liputan6.com/read/2689152/6-penggusuran-bikin-geger-sepanjang-2016
 
https://plus.google.com/share?url=http://news.liputan6.com/read/2689152/6-penggusuran-bikin-geger-sepanjang-2016
 
mailto:?to=&subject=%5BLIPUTAN6%5D%20Sejumlah%20petugas%20ikut%20mengamankan%20proses%20penggusuran%20permukiman%20di%20bantaran%20Kali%20Ciliwung%20Jakarta%2C%20Rabu%20%2828%2F9%29.%20Pemprov%20DKI%20meratakan%20pemukiman%20warga%20Bukit%20Duri%20dan%20Sanggar%20Ciliwung%20Merdeka%20terkait%20revitalisasi%20sungai%20Ciliwung.%20%28Liputan6.com%2FYoppy%20Renato%29&body=http%3A%2F%2Fnews.liputan6.com%2Fread%2F2689152%2F6-penggusuran-bikin-geger-sepanjang-2016
 http://news.liputan6.com/read/2689152/6-penggusuran-bikin-geger-sepanjang-2016

Sejumlah petugas ikut mengamankan proses penggusuran permukiman di bantaran 
Kali Ciliwung Jakarta, Rabu (28/9). Pemprov DKI meratakan pemukiman warga Bukit 
Duri dan Sanggar Ciliwung Merdeka terkait revitalisasi sungai Ciliwung. 
(Liputan6.com/Yoppy Renato) 
 Dua unit ekskavator masuk ke kawasan terdampak normalisasi Kali Ciliwung, 
Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan. Mereka memastikan bahwa bangunan yang akan 
dibongkar sudah tidak ada penghuni lagi di dalamnya.
 

 Rabu 28 September pukul 07.45 WIB, alat berat itu mulai bergerak masuk. Satu 
per satu bangunan dihantam oleh belalai ekskavator yang menjulur.
 

 Suasana makin mencekam saat dentuman bangunan roboh berjatuhan ke tanah dan 
Kali Ciliwung. Penertiban berlangsung tanpa adanya perlawanan dari warga Bukit 
Duri. Meski begitu, sempat ada aksi damai dari warga RT 06 RW 12 yang masih 
mencoba bertahan tinggal.
 

 Mereka menyayangkan pembongkaran itu tetap dilaksanakan. Padahal, gugatan 
mereka terkait penggusuran itu masih berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta 
Pusat dan Pengadilan Tata Usaha Negara.
 

 Aksi damai itu dipimpin oleh Romo Sandiawan dan ikut serta pula pendiri Museum 
Rekor Indonesia (Muri), Jaya Suprana.
 

 Amat, warga RT 06 RW 12, mengatakan bukan hal aneh jika ada warga menitikkan 
air mata. Apalagi, mereka yang sudah tinggal puluhan tahun di bantaran Kali 
Ciliwung itu, yang mungkin telah menyimpan ribuan kenangan.
 

 Menurut Amat, warga di kawasan terdampak relokasi itu dikenal sangat memegang 
budaya gotong royong. Mereka juga sangat erat memegang tali silaturahmi antar 
warga.
 

 "Saya lahir di Pulo. Kita di sini itu rukun banget kita. Jelas ini pada 
nangis," tutur pria yang mengaku sudah tinggal 28 tahun di lokasi gusuran, Rabu 
28 September 2016.
 
Sambil mengemas sisa barangnya, wajah Amat tampak berpeluh. Bukan hanya karena 
lelah, pria 63 tahun itu mengaku kurang enak badan akibat memikirkan 
penggusuran tersebut.
 

 "Saya dua malam enggak tidur. Badan enggak enak karena gusuran. Istri juga 
sakit kena gula," ujar dia.
 

 Tak jauh berbeda dengan Amat, warga lain, Hanafi, juga menolak tegas 
penggusuran itu. Dengan nada emosi, pria 87 tahun itu menyatakan Pemprov DKI 
tidak berpihak pada rakyat kecil.
 

 Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menilai pembongkaran Bukit Duri 
melanggar hukum karena proses gugatan class action masih berlangsung di 
pengadilan.
 

 "Pemprov tidak menghormati proses hukum yang sedang berlangsung. Pemprov 
melanggar hukum, lalu di mana penegak hukum ketika penguasa melanggar," kata 
Koordinator Subkomisi Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM Siane Indrianidi 
kawasan Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu 28 September 2016.
 

 Menurut dia, pelanggaran hukum yang dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta sangat 
berdampak buruk bagi warga. Masyarakat dapat mengalami rasa frustasi karena 
tidak adanya penegakan hukum yang adil.
 

 "Kedua, masyarakat tidak akan lagi percaya pada hukum," lanjut dia.
 

 Dia menyatakan, Komnas HAM sudah mengajukan permintaan penangguhan rencana 
penggusuran di RW 10, RW 11, dan RW 12 kepada Pemprov DKI Jakarta. Hal itu 
dimaksudkan agar pemerintah mau menunda pembongkaran hingga adanya keputusan 
berkekuatan hukum tetap, demi menghormati proses yang tengah berlangsung.
 

 Penangguhan itu berdasarkan pada Pasal 89 ayat 3 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 
1999 tentang Hak Asasi Manusia.
 

 Siane melanjutkan, penegak hukum seharusnya bertindak tegas ketika Pemprov DKI 
melakukan pelanggaran hukum seperti saat ini. Penegak hukum yang dimaksud 
adalah pihak kepolisian dan kejaksaan.

 


 

Kirim email ke