Kalau banyak larangan, ya terjadi banyak pelanggaran.
Kalau tidak ada larangan, ya tidak ada yang dilanggar.
Kalau babinya disunat dulu, apa ya tetap haram ?

2017-01-02 13:47 GMT+01:00 'Chan CT' [email protected] [GELORA45] <
[email protected]>:

>
>
>
> **T R A G I S . . . . . ?**
>
> Benarkah kekuatan / kualitas Iman orang orang Nasrani / Kristen jauh lebih
> tinggi dari kualitas orang orang Muslim ?
>
> Untuk lebih jelasnya, marilah sama-sama kita baca ulasan ceria pak
> Muhammad Zazuli mengenai kekuatan Iman tsb.
>
> Semoga tulisan ini mampu membuka mata hati kita untuk saling berbaik
> sangka dan saling bersahabat agar tidak terjadi perpecahan antara sesama
> kita anak bangsa yang beradab.
> A m i n
>
> ~ . ~ . ~ . ~ . ~
>
> *Muhammad Zazuli*
>
> **TANDA KEKUATAN IMAN**
>
> Saya rasa orang Nasrani itu punya Iman yang luar biasa.
> Bayangkan, lima kali dalam sehari mereka mendengarkan suara adzan dari
> kampung-kampung, toh Iman mereka tidak luntur juga.
>
> Belum lagi kalo ada acara besar seperti Istighosah, Maulidan, Haul, Dzikir
> bersama, Pengajian, Tabligh akbar, Parade takbiran dan sebagainya.
>
> Pas bulan Ramadhan, seluruh stasiun TV selama sebulan penuh menayangkan
> acara-acara Islami dan seluruh Mall se-Indonesia memajang atribut Lebaran
> dan musik-musik Islami tapi toh Iman mereka tidak kandas juga.
>
> Bandingkan dengan umat Islam.
>
> Mengucapkan Selamat Natal yang cuma sekali dalam setahun saja Imannya
> dianggap sudah buyar.
>
> Melihat atribut Natal di Mall atau memakai Topi Sinterklas saja Imannya
> langsung bubar.
>
> Melihat warung buka di bulan puasa saja Imannya langsung tergoda.
>
> Main game Pokemon saja bisa langsung dianggap kafir.
>
> Belum lagi kalo makan Sari Roti atau minum Equill.
>
> Memilih pemimpin non muslimpun sudah dianggap murtad.
>
> Bahkan duit yang ada gambar pahlawan beda agama saja bisa langsung
> dianggap haram dan diboikot.
>
> Saya kira kemunculan fenomena “Om Telolet Om” juga adalah sekedar protes
> dan reaksi dari kaum muda kritis yang sudah jenuh dan muak dengan kelakuan
> orang-orang munafik yang selalu bawa-bawa agama.
>
> Mereka, para kaum agamais ini sangat mudah menghakimi orang lain sebagai
> kafir dan sesat tapi jarang instropeksi dengan kesalahan dan kekurangannya
> sendiri.
>
> Mereka suka memaksakan kehendak dengan berlindung di balik topeng agama
> demi mendapatkan keuntungan bagi diri dan kelompoknya sendiri.
>
> Mereka mengaku sebagai pejuang agama tapi anti kritik dan anti perbedaan
> serta gemar mengumpat dan memaki “Anjing Babi”.
>
> Ideologi sektarian dan politik kebencian yang masif dijalankan akhir-akhir
> ini saya rasa bukan hanya akan gagal total namun juga akan kontra produktif.
>
> Citra Islam akan menjadi semakin buruk dan para politisi yang selalu
> bawa-bawa agama justru akan dijauhi dan tidak dipercaya oleh rakyat.
>
> Negara bukannya menjadi semakin maju namun justru akan menjadi semakin
> mundur ke belakang.
>
> Masih untung kalo negara kita tidak pecah dan hancur seperti negara-negara
> yang ada di Timur Tengah.
>
> Salam Waras..
> 🙏🏼
>
> 
>

Kirim email ke