'Jika Ahok Tidak Dipenjara, Kami akan Buat Jakarta Bergetar' 
http://wartakota.tribunnews.com/2017/01/03/jika-ahok-tidak-dipenjara-kami-akan-buat-jakarta-bergetar
 
 Selasa, 3 Januari 2017 11:17
 

 Mass anti-Ahok berorasi di samping Kantor Kementerian Pertanian di Jalan RM 
Harsono, Jakarta Selatan, Selasa (3/1/2017)

 

 Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Joko Supriyanto
 WARTA KOTA, PASAR MINGGU - Auditorium Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta 
Selatan, menjadi tempat sidang lanjutan kasus dugaan penistaan agama dengan 
terdakawa Gubernur DKI Jakarta non-aktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, 
Selasa (3/1/2017). 
 Baca: Saksi JPU Mengaku Bawa Data Rekam Jejak Ahok 
http://wartakota.tribunnews.com/2017/01/03/saksi-jpu-mengaku-bawa-data-rekam-jejak-ahok
 Massa anti-Ahok yang menempati sisi utara Gedung Kementerian Pertanian, tak 
henti-hentinya menyuarakan takbir. 
 Baca: Penonton Susah Diatur, Terjadi Kekacauan di Depan Ruang Sidang Kasus 
Ahok 
http://wartakota.tribunnews.com/2017/01/03/penonton-susah-diatur-terjadi-kekacauan-di-depan-ruang-sidang-kasus-ahok
 Hasan (34), warga Cibinong, mengaku sudah datang sejak malam dan menginap di 
Masjid Al Ikhlas, Jalan Raya Ragunan, Jatipadang, Jakarta Selatan. 
 Baca: Ini Alasan Sidang Ahok Tidak Boleh Disiarkan Langsung 
http://wartakota.tribunnews.com/2017/01/03/ini-alasan-sidang-ahok-tidak-boleh-disiarkan-langsung
 "Sudah datang dari semalam. Kami juga salat subuh di sana, bareng sama enam 
orang lainnya dari Cibinong," ungkapnya kepada Warta Kota.
 Hasan menghadiri sidang Ahok tanpa ada ajakan dari siapa pun.
 "Saya murni dari diri saya. Saya mau mendukung umat muslim, jadi tidak ada 
ajakan dari orang lain," katanya.
 Hingga kini, kubu pendukung dan anti-Ahok terus melakukan orasi. Di tengah 
orasinya, salah satu orator anti-Ahok yang berada di mobil komando mengatakan, 
hukum harus bisa berlaku adil.
 "Jika pelaku hukum berlaku adil, maka kami akan dukung. Tapi jika tidak ada 
keadilan, kami dari Sabang sampai Merauke akan melakukan revolusi," tegasnya.
 Ia juga mengatakan bahwa pendukung Ahok seharusnya malu, karena orang yang 
mereka dukung telah menistakan agama. Sang orator juga menuding Ahok telah 
melakukan korupsi.
 "Seharusnya Ahok itu sudah ditangkap dari dulu, namun Allah telah menurunkan 
hidayah ke Ahok melalui mulutnya yang berbicara kasar, sehingga ia terjebak 
dalam penistaan agama. Jika nanti Ahok tidak dipenjara, maka kami massa bela 
Islam akan membuat Jakarta bergetar," lanjutnya.
 
 "Kami tidak akan tahu bagaimana jika Ahok tidak dipenjara. Yang pasti kami 
akan melakukan revolusi. Allahu Akbar," tambahnya. (*)
 

 

Kirim email ke