Ya jangan diblok tulisan2nya. Kalau diblok kan tidak ketahuan aslinya.

Biarkan saja. milis ini arena belajar bersama. Jangan blok blokan.

 

Pertama dia hahaha karena menuding RI/sri mulyani goblok.

Sekarang karena Thomas lembong bilang tidak significant pengaruhnya downgraded 
itu ke ekonomi Indonesia, dia gak berani komentar apa2. Tapi bung benar dalam 
hatinya pasti mentertawakan krn ada 2 pejabat ngomongnya beda2.

 

Saya yg pengin tertawain dia. Koq pejabat harus sama pendapatnya?! Lucu kan?

Jonathan ini mimpi jamannya Soeharto dimana semua suara harus sama!

Dia teriak2 demokrasi tetapi orang sedang menerapkan demokrasi, dia tidak tahu. 
Aneh kan?!

 

Sedangkan persoalan perbedaan dalam berpendapat itu sendiri dia tidak mengerti.

Sri mulyani jelas punya concern atas downgrading itu. Begitu juga pendapat 
Thomas lembong juga punya kekuatan sendiri dalam melihat sisi ekonominya. Tidak 
ada yg salah dan tidak ada yg betul. Begitu pun hasil pendapatnya research JP 
morgan chase bank itu ada dasarnya.

 

Yang tidak berdasar itu adalah jonathan yg mentertawakan sesuatu yg dia tidak 
ngerti!

 

Nesare

 

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] 
Sent: Wednesday, January 4, 2017 1:12 PM
To: GELORA_In <[email protected]>; Jonathan Goeij 
<[email protected]>; Sunny <[email protected]>; Chalik Hammid 
<[email protected]>; RKB <[email protected]>; 
'Chan CT' [email protected] <[email protected]>; Hsin Hui Lin 
<[email protected]>; NESARE <[email protected]>; '[email protected]' 
[email protected] [temu_eropa] <[email protected]>; Sheila 
Kartika [email protected] [PERS-Indonesia] 
<[email protected]>; Jakarta Globe 
<[email protected]>
Subject: Re: [GELORA45] Bos BKPM Silang Pendapat dengan Sri Mulyani Soal JP 
Morgan

 

  

TYPCAL SIFAT Jonntahan Guy yang Tak punya Tulang Punggung ....kalau sudah Tidak 
bisa beraguemntasi sendiri  ...lalu Lari Kepersoalan lain dengaa Menyodorkan 
PENDAPAT2 DAN KOMENTAR2 orang lain SERTA PERNYATAAN2 PIHAK2 RESMI 
TERTENTU...... untuk berlindung dibekalangnya dan menutupi Kelemahan2 nya 
sendiri ...

 

Tapi kESENANGAN YG PALING BISA DITUJUKKAN PADA UMUM oleh JONATHAN GUY (atau GAY 
) IALAH  Memancing situasi dng sengaja memilih dan Menyodorkan TOPIC yang bisa 
dijadikan dan memancing Perdebatan sengit  siantara Pihak2 yag tersangkut...dng 
dimuali oleh Pernyataan nya yg selalu Negative atau Sinis ....dan menunggu 
sampai ada PIHAK YNG MENJAWABNYA ..agar SItuasi kemudian berkembang menjadi 
Hangat dan Tegang .... INI adalah

Ciri2 PROVOKATOR dan Pemecah Belah di MEDIA SOCIAL 

 

Saya rasa memang sudah waktunya (setelah terjadi ber-kali2 tentang Jonathan GUY 
ini,kirannya cukup bijaksan bagi   Bung Chan selaku Moderator untuk Memeblok 
paling minimal  Postingnya Joathan Guy.

 

 

Terima Kasih

 

2017-01-04 17:37 GMT+01:00 Jonathan Goeij [email protected] 
<mailto:[email protected]>  [GELORA45] <[email protected] 
<mailto:[email protected]> >:

  

 


Bos BKPM Silang Pendapat dengan Sri Mulyani Soal JP Morgan 
<http://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20170104184633-78-184131/bos-bkpm-silang-pendapat-dengan-sri-mulyani-soal-jp-morgan/>
 


 


 




                

        

Bos BKPM Silang Pendapat dengan Sri Mulyani Soal JP Morgan


Menurut Kepala BKPM Thomas Lembong, rekomendasi JP Morgan hanya itu jangka 
pendek sementara, investor lebih meli...

        

 


 


Safyra Primadhyta, CNN Indonesia

Rabu, 04/01/2017 18:48 WIB

*       Sebarkan:

 

*        
<http://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20170104184633-78-184131/bos-bkpm-silang-pendapat-dengan-sri-mulyani-soal-jp-morgan/>
 

 

*        
<http://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20170104184633-78-184131/bos-bkpm-silang-pendapat-dengan-sri-mulyani-soal-jp-morgan/>
 

 

*        
<http://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20170104184633-78-184131/bos-bkpm-silang-pendapat-dengan-sri-mulyani-soal-jp-morgan/>
 

  
<http://images.cnnindonesia.com/visual/2016/02/24/6983051e-a15f-4e25-accb-3646f5a26d7a_169.jpg?w=650>
 Menurut Kepala BKPM Thomas Lembong, rekomendasi JP Morgan hanya itu jangka 
pendek sementara, investor lebih melihat ke jangka panjang. (ANTARA FOTO/Puspa 
Perwitasari).

Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas 
Trikasih Lembong menilai pemangkasan dua level rekomendasi atas Indonesia dari 
overweight menjadi underweight dalam riset JP Morgan Chase Bank NA (JP Morgan) 
tidak berdampak signifikan terhadap investasi ke Indonesia. 

Pasalnya, rekomendasi itu hanya itu jangka pendek sementara, investor lebih 
melihat ke jangka panjang. Hal tersebut berbeda dengan pernyataan Menteri 
Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang menilai riset JP Morgan bisa memberikan 
sentimen negatif bagi investor.

"Saya mau tekankan lagi kalau kita baca lebih detail dalam risetnya JP morgan, 
mereka hanya men-downgrade prospek kita jangka pendek. Mereka juga menegaskan 
bahwa secara struktural atau jangka panjang rekomendasi mereka masih sangat 
positif," tutur Thomas, Rabu (4/1).

Dalam jangka pendek, memang hampir seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia 
mengalami tantangan dari penguatan kurs dolar Amerika Serikat (AS). Namun 
demikian, secara jangka panjang, terjaganya fundamental ekonomi menjadi hal 
krusial.

Komitmen Indonesia untuk memperbaiki dan menjaga fundamental ekonomi tersebut 
telah dilihat oleh berbagai lembaga internasional seperti Bank Dunia dan 
Lembaga Pemeringkat Fitch.

Di mata investor, lanjut Tom, Indonesia merupakan negara yang paling stabil, 
aman, dan konsiten dalam melakukan reformasi struktural. 

 

"Kalau umpamanya, neraca perdagangan kita postif, neraca modal, neraca 
transaksi berjalan positif, pertumbuhan ekonomi stabil dan cenderung naik pasti 
dengan sendirinya peringkat kita akan naik," ujar mantan Menteri Perdagangan 
ini.

Lebih lanjut, sebagai mantan investment banker, Tom menghargai penilaian riset 
dari lembaga asing, termasuk JP Morgan. Baginya, setiap lembaga menjual 
independensi terhadap investor. Karenanya, ia enggan berkomentar lebih lanjut 
mengenai keputusan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mendepak JP Morgan dari 
daftar bank persepsi.

"Jadi memang kita juga harus menghargai independensi daripada departemen riset 
di masing-masing investment bank itu," ujarnya.

Sebagai informasi, per 1 Januari 2017, JP Morgan telah dikeluarkan dari daftar 
bank persepsi oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Hal itu disebabkan oleh 
hasil riset JP Morgan pada 13 November lalu yang dianggap mempengaruhi 
stabilitas ekonomi domestik. (gen)

 

 

 



Kirim email ke