Pada Senin, 9 Januari 2017 17:23, "Jonathan Goeij [email protected]
[GELORA45]" <[email protected]> menulis:
Korban kemajuan pesat tanpa memperhatikan lingkungan.Bagaimana dengan
Jakarta?---
Jutaan Warga Tiongkok Hidup dalam Kondisi Sulit Bernapas
|
| |
Jutaan Warga Tiongkok Hidup dalam Kondisi Sulit Bernapas - Erabaru
By Erabaru Oleh Qin Yufei Dengan meningkatnya kabut udara di wilayah utara,
jutaan warga Tiongkok terpaksa harus belajar hi... | |
|
By Erabaru - 09/01/2017
Jutaan warga Tiongkok terpaksa harus belajar hidup dalam kondisi sulit
bernapas. (Kevin Frayer/Getty Images)
Oleh Qin YufeiDengan meningkatnya kabut udara di wilayah utara, jutaan warga
Tiongkok terpaksa harus belajar hidup dalam kondisi sulit bernapas.“Dari segi
fisik, jika saya keluar rumah dengan tanpa menggunakan masker, saya akan merasa
pusing, sulit bernapas,” tutur seorang mahasiswa berusia 23 tahun bernama Jiang
Yuwei kepada koresponden NBC.“Dengan menggunakan masker saja saya masih
marasakan tersendatnya napas. Dan pada hari-hari berkabut, suasana hati saya
jadi memburuk, tidak ingin keluar rumah dan pergi bekerja,” tambahnya.Dalam
pekan ini, 32 kota di Tiongkok dinyatakan masuk siaga merah, peringatan paling
tinggi karena buruknya kualitas udara. Sementara itu, 27 kota lainnya termasuk
Beijing sudah masuk siaga oranye yang berada diantara warna kuning dengan
merah.AQI (Air Quality Index) digunakan untuk mengevaluasi 6 jenis polutan
termasuk sulfur dioksida, karbon monoksida dan ozon yang terkandung dalam
udara, dinilai dengan menggunakan angka dari 0 – 500.Begitu kualitas udara AQI
200 berlangsung selama 3 hari, maka siaga oranye dikeluarkan. Begitu pula jika
AQI 300 sudah berlangsung selama 2 hari atau AQI 500 sudah berlangsung selama
24 jam, maka peringatan tertinggi, yakni siaga merah dikeluarkan pihak
berwenang.US EPA (United States Environmental Protection Agency) berpendapat
bahwa AQI 0 – 50 adalah yang terbaik. Sejak 31 Desember 2016, kualitas udara
Beijing terus berada di sekitar angka 300, namun melejit ke angka 700 pada 3
Januari 2017 lalu.Pejabat dari Kedutaan Besar AS untuk Tiongkok pada 6 Januari
melakukan tes kualitas udara Beijing menemukan angka berada di 298. Ini masuk
kriteria “kualitas udara buruk untuk kesehatan”. Namun pada hari yang sama,
kualitas udara di New York menunjukkan AQI 43 yang masuk kriteria “baik untuk
kesehatan.Bagi kota-kota yang masuk siaga merah, mereka harus melakukan upaya
untuk meredam memburuknya keadaan dengan misalnya, membatasi jumlah kendaraan
yang berjalan, menghentikan pekerjaan pembangunan konstruksi dan produksi
pabrik-pabrik. Pelajaran sekolah dihentikan. Warga diminta untuk bertahan dalam
rumah dan menghindari olahraga di udara terbuka.Dituturkan oleh seorang ibu
bernama Li Maiji yang membawa anaknya berusia 5 tahun.“Setiap pagi sejak awal
2017 ini saya menghadapi masalah bagaimana menghantar anak ke sekolah dengan
aman?”Kepada koresponden NBC ia mengatakan, “Tidak ada pilihan lain kecuali
mengenakan masker, tetapi anak saya merasa frustasi karena hampir tidak bisa
bernapas.”Li mengeluh karena situasi polusi udara dari tahun ke tahun makin
memburuk.“Saya sudah tinggal selama 40 tahun di Beijing, jadi tidak mudah untuk
begitu saja meninggalkan kota ini. meskipun saya sangat mendambakan langit biru
yang mewarnai masa kanak-kanak saya kembali muncul. Anak saya ini hampir tidak
pernah melihat langit yang berwarna biru.”Warga Beijing bernama Xu Huiren
kepada koresponden NBC mengatakan, “Saya pikir, kita terpaksa membersihkan
udara dengan menggunakan paru-paru kita atau menunggu sampai angin bertiup,
tragis bukan? Kabut polusi itu sudah berada di sini sejak Oktober tahun lalu,
dan belum ada perbaikan yang nyata. Saya merasakan sepertinya tidak ada pejabat
yang bertanggungjawab terhadap kondisi lingkungan hidup di negeri ini.”Media
corong pemerintah pun sampai berkomentar, “Kredibilitas pemerintah sedang
digerogoti oleh kabut polusi yang terjadi semakin parah.”Meskipun pemerintah
Tiongkok sejak 3 tahun lalu sudah menggerakkan aksi menanggulangi kabut polusi,
tetapi laporan Departemen Perlindungan Lingkungan Hidup Tiongkok menunjukkan
bahwa masih ada 62 % kota di seluruh Tiongkok yang berada dalam penyeliputan
kabut polusi.Menghadapi kecemasan dan kemarahan warga, pemerintahan kota
Beijing pada 6 Januari mengeluarkan pengumuman, akan mulai mengeluarkan dana
buat semua sekolahan dari TK sampai Menengah Atas untuk memasang perangkat
pembersih udara dalam setiap kelas. Padahal banyak warga yang sudah
menginvestasi sampai ribuan Dollar AS untuk memasang alat tersebut dalam rumah
mereka.Jiang Yuwei mengatakan bahwa ia tidak bermaksud untuk meninggalkan
Beijing karena pertimbangan pekerjaan, tetapi bila kondisi tidak membaik dan
sudah memiliki anak, maka mau tak mau harus berpikir untuk pindah ke kota lain.
(Sinatra/rmat)
#yiv1801318803 #yiv1801318803 -- #yiv1801318803ygrp-mkp {border:1px solid
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv1801318803
#yiv1801318803ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv1801318803
#yiv1801318803ygrp-mkp #yiv1801318803hd
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px
0;}#yiv1801318803 #yiv1801318803ygrp-mkp #yiv1801318803ads
{margin-bottom:10px;}#yiv1801318803 #yiv1801318803ygrp-mkp .yiv1801318803ad
{padding:0 0;}#yiv1801318803 #yiv1801318803ygrp-mkp .yiv1801318803ad p
{margin:0;}#yiv1801318803 #yiv1801318803ygrp-mkp .yiv1801318803ad a
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv1801318803 #yiv1801318803ygrp-sponsor
#yiv1801318803ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv1801318803
#yiv1801318803ygrp-sponsor #yiv1801318803ygrp-lc #yiv1801318803hd {margin:10px
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv1801318803
#yiv1801318803ygrp-sponsor #yiv1801318803ygrp-lc .yiv1801318803ad
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv1801318803 #yiv1801318803actions
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv1801318803
#yiv1801318803activity
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv1801318803
#yiv1801318803activity span {font-weight:700;}#yiv1801318803
#yiv1801318803activity span:first-child
{text-transform:uppercase;}#yiv1801318803 #yiv1801318803activity span a
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv1801318803 #yiv1801318803activity span
span {color:#ff7900;}#yiv1801318803 #yiv1801318803activity span
.yiv1801318803underline {text-decoration:underline;}#yiv1801318803
.yiv1801318803attach
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px
0;width:400px;}#yiv1801318803 .yiv1801318803attach div a
{text-decoration:none;}#yiv1801318803 .yiv1801318803attach img
{border:none;padding-right:5px;}#yiv1801318803 .yiv1801318803attach label
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv1801318803 .yiv1801318803attach label a
{text-decoration:none;}#yiv1801318803 blockquote {margin:0 0 0
4px;}#yiv1801318803 .yiv1801318803bold
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv1801318803
.yiv1801318803bold a {text-decoration:none;}#yiv1801318803 dd.yiv1801318803last
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv1801318803 dd.yiv1801318803last p
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv1801318803
dd.yiv1801318803last p span.yiv1801318803yshortcuts
{margin-right:0;}#yiv1801318803 div.yiv1801318803attach-table div div a
{text-decoration:none;}#yiv1801318803 div.yiv1801318803attach-table
{width:400px;}#yiv1801318803 div.yiv1801318803file-title a, #yiv1801318803
div.yiv1801318803file-title a:active, #yiv1801318803
div.yiv1801318803file-title a:hover, #yiv1801318803 div.yiv1801318803file-title
a:visited {text-decoration:none;}#yiv1801318803 div.yiv1801318803photo-title a,
#yiv1801318803 div.yiv1801318803photo-title a:active, #yiv1801318803
div.yiv1801318803photo-title a:hover, #yiv1801318803
div.yiv1801318803photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv1801318803
div#yiv1801318803ygrp-mlmsg #yiv1801318803ygrp-msg p a
span.yiv1801318803yshortcuts
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv1801318803
.yiv1801318803green {color:#628c2a;}#yiv1801318803 .yiv1801318803MsoNormal
{margin:0 0 0 0;}#yiv1801318803 o {font-size:0;}#yiv1801318803
#yiv1801318803photos div {float:left;width:72px;}#yiv1801318803
#yiv1801318803photos div div {border:1px solid
#666666;height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv1801318803
#yiv1801318803photos div label
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv1801318803
#yiv1801318803reco-category {font-size:77%;}#yiv1801318803
#yiv1801318803reco-desc {font-size:77%;}#yiv1801318803 .yiv1801318803replbq
{margin:4px;}#yiv1801318803 #yiv1801318803ygrp-actbar div a:first-child
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv1801318803 #yiv1801318803ygrp-mlmsg
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv1801318803
#yiv1801318803ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv1801318803
#yiv1801318803ygrp-mlmsg select, #yiv1801318803 input, #yiv1801318803 textarea
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv1801318803
#yiv1801318803ygrp-mlmsg pre, #yiv1801318803 code {font:115%
monospace;}#yiv1801318803 #yiv1801318803ygrp-mlmsg *
{line-height:1.22em;}#yiv1801318803 #yiv1801318803ygrp-mlmsg #yiv1801318803logo
{padding-bottom:10px;}#yiv1801318803 #yiv1801318803ygrp-msg p a
{font-family:Verdana;}#yiv1801318803 #yiv1801318803ygrp-msg
p#yiv1801318803attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv1801318803
#yiv1801318803ygrp-reco #yiv1801318803reco-head
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv1801318803 #yiv1801318803ygrp-reco
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv1801318803 #yiv1801318803ygrp-sponsor
#yiv1801318803ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv1801318803
#yiv1801318803ygrp-sponsor #yiv1801318803ov li
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv1801318803
#yiv1801318803ygrp-sponsor #yiv1801318803ov ul {margin:0;padding:0 0 0
8px;}#yiv1801318803 #yiv1801318803ygrp-text
{font-family:Georgia;}#yiv1801318803 #yiv1801318803ygrp-text p {margin:0 0 1em
0;}#yiv1801318803 #yiv1801318803ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv1801318803
#yiv1801318803ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none
!important;}#yiv1801318803