Maaf lahir bathin, Ralat. seharusnya seperti berikut : res : Rezim pengusaha (rempen) bisa saja mempersiapkan dan melaksanakan ekonomi gotong royong untuk sesama mereka, tetapi susah diterapkan untuk kepentingan rakyat. Harus diketahui bahwa jika pengusaha berkuasa dia mempunyai kepentingan pribadi dalam hal ini bisnisnya, jadi mana bisa kepentingannya tsb dikorbankan untuk rakyat? Sudah setengah masa berkuasa baru bilang gotong royong, gotong royong antara siapa dengan siapa? Jilid keberapa itu ekonomi gotong royong?
http://www.antaranews.com/berita/605789/presiden-siapkan-kebijakan-ekonomi-gotong-royong Presiden siapkan kebijakan ekonomi gotong royong Selasa, 10 Januari 2017 12:51 WIB | 1.356 Views Pewarta: Hanni Sofia Soepardi Presiden Joko Widodo meneriakkan salam kebangsaan ketika menyampaikan sambutannya pada acara Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-44 PDI Perjuangan di JCC, Senayan, Jakarta, Selasa (10/1/2017). (ANTARA /Widodo S. Jusuf) Jakarta (ANTARA News) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyiapkan kebijakan ekonomi Pancasila atau ekonomi gotong royong yang dalam waktu dekat akan disampaikan kepada rakyat. Hal itu disampaikan Presiden Jokowi di hadapan ribuan kader PDI Perjuangan yang sedang merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) PDI Perjuangan di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta, Selasa. "Yang kita siapkan adalah kebijakan ekonomi Pancasila, ekonomi gotong royong yang sebentar lagi disampaikan," kata Presiden. Kebijakan ekonomi tersebut dinilainya perlu diambil dalam posisi seperti sekarang yang penuh dengan tantangan mulai dari pengangguran, kemiskinan, hingga kesenjangan/ketimpangan. "Intinya adalah ekonomi berkeadilan, ada pemerataan. Percuma pertumbuhan ekonomi tinggi dan tidak merata. Ini adalah sebuah hal yang percuma," katanya. Oleh sebab itu kebijakan yang diambil pemerintahannya lebih terfokus pada upaya membangun dari pinggiran, dari pulau terdepan, dan dari pedesaan, katanya. Menurut Presiden, ekonomi Pancasila dan gotong royong harus dimulai agar tantangan khususnya kesenjangan di Tanah Air bisa dikurangi. Presiden pun kemudian mengungkap keberhasilannya dalam upaya membangun daerah perbatasan termasuk salah satunya di Entikong, Kalimantan Barat (Kalbar). "Seperti pembangunan di perbatasan Entikong, Kalimantan Barat, dua tahun lalu saat saya ke Entikong yang namanya gedung imigrasi, gedung karantina, bea cukai itu kayak kandang," katanya. Ia lalu memerintahkan Menteri PUPR untuk meruntuhkan seluruh gedung tersebut kemudian memberikan waktu dua tahun untuk membangun gedung pelayanan yang baru. "Ini bukan untuk kemewahan tapi ini adalah etalase terdepan negara kita yang menjadi martabat dan harga diri bangsa kita," katanya. Sebulan lalu gedung yang dimaksud telah diresmikan dan Presiden menjamin gedung yang baru lima kali lebih bagus dibandingkan milik negara tetangga di seberang perbatasan. Hal serupa juga dilakukan di daerah perbatasan yang lain yakni di Nusa Tenggara Timur (NTT) berikut pembangunan bandara-bandara di wilayah terluar seperti di Miangas dan Natuna. Pada kesempatan itu, hadir sejumlah tokoh dan pemimpin partai politik termasuk Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Wakil Presiden Try Sutrisno, Oesman Sapta Odang, Romahurmuziy, Muhaimin Iskandar, Surya Paloh, Imron Priono, Zulkifli Hasan, dan Djan Faridz. HUT PDI Perjuangan ke-44 mengambil tema Rumah Kebangsaan untuk Indonesia Raya. Editor: Unggul Tri Ratomo COPYRIGHT © ANTARA 2017
