http://www.jawapos.com/read/2017/01/14/102220/setahun-tragedi-bom-sarinah-jangan-balas-ketidakadilan-dengan-ketidakadilan



Setahun Tragedi Bom Sarinah, "Jangan Balas Ketidakadilan Dengan Ketidakadilan"

SABTU, 14 JAN 2017 15:34

 

Warga memotret karangan bunga yang dipajang di depan Pos Polisi depan Sarinah 
Mall, bentuk mengenang setahun bom Thamrin, Jakarta. (Elfany 
Kurniawan/JawaPos.com)


JawaPos.com - Hari ini 14 Januari 2017, tepat setahun sudah berlalu tragedi bom 
Sarinah yang terjadi di Jalan MH Thamrin, Jakarta.

Mengenang insiden memilukan itu, sekelompok massa Aliansi Indonesia Damai 
(Aida), Yayasan Penyintas I dobesia (YPI) dan Sahabat Thamrin melakukan 
peringatan tabur bunga. Tepatnya di Pos Polisi MH Thamrin, tempat bom pertama 
kali meledak.

Ketua Aida, Hasibullah Satrawi mengatakan, tragedi bom thamrin setahun lalu 
semakin menyadarkan betapa kedamaian dalam kehidupan berbangsa dan bernegara 
rentan terkoyak oleh aksi-aksi kekerasan.

"Masyarakat harus bersatu untuk mewujudkan kehidupan yang aman dan damai di 
negeri tercinta ini. Kami mengajak masyarakat luas untuk mengantisipasi 
terjadinya aksi terorisme. Tanpa kesigapan dan peran dari semua pihak, aksi 
terorisme bisa terjadi kapanpun dan menimpa siapapun," kata Hasibullah di depan 
Pos Polisi Sarinah, Sabtu (14/1).

Sebagaimana diketahui, akibat dari serangan bom itu, terdapat delapan orang 
meninggal dunia. Empat di antaranya adalah pelaku penyerangan, yang terhubung 
langsung dengan Bahrun Naim.

Lebih jauh Hasibullah mengatakan, pihaknya mendukung kepolisian melakukan 
pencegahan dini agar tidak terjadi aksi terorisme sehingga tidak ada lagi yang 
menjadi korban. Selain itu, dia juga mengajak semua pihak untuk tidak membalas 
kekerasan dengan kekerasan. "Kami mengajak semua pihak untuk tidak membalas 
ketidakdilan dengan ketidakadilan," ucapnya.

Lanjut Hasibullah menerangkan, pihaknya meminta kepada pemerintah untuk lebih 
memberikan perhatian lebih besar dan konkrit terhadap korban terorisme dengan 
seluruh dampak yang dialami.

Sementara di pos polisi terlihat taburan bunga. Ada sebuah karangan bunga yang 
bertuliskan "Jangan balas ketidakadilan dengan ketidakkeadilan." (elf/JPG)

Kirim email ke