TURUT BERDUKACITA

Kabar-duka dari Jakarta, Benny Setiono pagi hari ini, tg. 17 Januari 2017, 
sekitar jam 07:30 di RSCM Kencana, dengan tenang telah meninggalkan kita untuk 
selama-nya, ... Jenasah almarhum akan di kremasi hari Sabtu, 21 Januari 2017 
yad. Berangkat jam 10:00 dari Rumah Duka RS Dharmais.

Benny Setiono dengan keteguhan dan ketabahan yang luar biasa selama lebih 6 
tahun ini bertarung melawan penyakit kanker lever, sudah berulang kali lolos 
dari maut yang nyaris merenggut nyawanya. Namun 3 bulan terakhir ini, usaha 
mengatasi penjalaran kanker tidak lagi berhasil, teryata sudah menjalar ke 
tulang. Kesehatan terus merosot dengan cepat dan harus menahan rasa sakit yang 
luar biasa, namun semangat juang-nya tidak pernah patah! Mendengar ada Gerakan 
“Parade Bhineka Tunggal Ika”, “Indonesia Bersatu” 4 Desember tahun yl., 
sekalipun tubuhnya tetap hanya bisa berbaring ditempat-tidur, namun TETAP 
BERSEMANGAT melalui grup WA mengajak semua kawan yang berkenan bisa ikut serta, 
... Sungguh luar biasa!


Benny dalam bergulat menghadapi sakitnya selalu tetap memperhatikan 
perkembangan situasi politik yang terjadi di Indonesia, kw-kw yang sempatkan 
datang mengunjungi RS, bukan hanya ditanya bagaimana perkembangan situasi, tapi 
juga tetap bersemangat mengajak diskusi, menyampaikan pendapat dan pemikiran, 
... bahkan ketiga CAGUB DKI Jakarta, Agus, Ahok dan Anies menyempatkan diri 
untuk datang ke RSCM nengok sahabat warga Jakarta, Benny yang sudah rebah 
ditempat-tidur saja. 

Terlampir adalah tulisan atau Makalah Benny terakhir kalinya, berjudul 
“Tionghoa Diaspora Di Hong Kong”, yang sedianya disampaikan didepan pertemuan 
Huakiao di Hong Kong tahun 2015, naman kesediaan hadir di Hong Kong tidak 
keturutan, kesehatannya sudah tidak menunjang untuk berpergian jauh lagi, ...

Perkenankanlah saya atas nama seluruh pengurus dan anggota GELORA45 menyuatakan 
TURURT BERDUKACITA sedalam-dalamnya dengan meninggalnya Benny Setiono, 
mudah-mudahan beliau mendapatkan ketenangan abadi ditempat baru, sedang segenap 
keluarga yang ditinggalkan bisa tabah menghadapi musibah berat yang dihadapi 
ini.

Selamat jalan sobat Benny, ...!

Salam-duka,
ChanCT

Attachment: BennySetiono_TionghoaDiasporaDiHongkong.docx
Description: MS-Word 2007 document

Kirim email ke