Yaa, BETUL, harap diperhatikan jangan sampai salah, namanya hampir sama! 

Yang kemarin meninggal itu Benny Setiono, tokoh pejuang Tionghoa, pendiri INTI 
(Perhimpunan Indonesia Tionghoa), penulis buku “Tionghoa dalam Pusaran Politik” 
dan pernah mendapatkan Wiertheim Award, ... jadi bukan Romo Benny Susetyo!

Salam,
ChanCT



From: kh djie [email protected] [GELORA45] 
Sent: Tuesday, January 17, 2017 11:10 PM
To: Gelora45 ; [email protected] 
Subject: Re: [GELORA45] AW: [temu_eropa] Berita Duka -- Benny Setiono




Yang meninggal adalah Benny Gatot Setiono Khouw Thian Tong, bukan Romo Benny.
Benny Gatot Setiono adalah salah satu pendiri Perkumpulan INTI, Indonesia 
Tionghoa, penulis Tionghoa dalam Pusaran Politik. Ia mendapat Wertheim award 
untuk Nation Building.


2017-01-17 15:32 GMT+01:00 '[email protected]' [email protected] 
[GELORA45] <[email protected]>:

    

  Ikut berduka cita atas wafatnya Romo Benny Setiono.
  Ikut merasa kehilangan seorang tokoh masyarakat yg banyak berjasa dalam 
menyumbangkan pikiran dan kegiatannya demi membangun kehidupan yg lebih 
manusiawi dan lebih adil..... R.I.P. Romo Benny Setiono. 

  .. teringat artikel yg ditulis Almarhum Benny Setiono ttg. Revolusi Mental,
  yg. terekam di Link ini: 
.http://nasional.sindonews.com/.../revolusi-mental.../

  Salam duka,

  Arif Harsana

  ---------------------------------
  -----Original-Nachricht-----
  Betreff: [temu_eropa] Berita Duka -- Benny Setiono
  Datum: 2017-01-17T14:02:40+0100
  Von: "'Chan CT' [email protected] [temu_eropa]" 
<[email protected]>
  An: "GELORA_In" <[email protected]>

  TURUT BERDUKACITA

  Kabar-duka dari Jakarta, Benny Setiono pagi hari ini, tg. 17 Januari 2017, 
sekitar jam 07:30 di RSCM Kencana, dengan tenang telah meninggalkan kita untuk 
selama-nya, ... Jenasah almarhum akan di kremasi hari Sabtu, 21 Januari 2017 
yad. Berangkat jam 10:00 dari Rumah Duka RS Dharmais.

  Benny Setiono dengan keteguhan dan ketabahan yang luar biasa selama lebih 6 
tahun ini bertarung melawan penyakit kanker lever, sudah berulang kali lolos 
dari maut yang nyaris merenggut nyawanya. Namun 3 bulan terakhir ini, usaha 
mengatasi penjalaran kanker tidak lagi berhasil, teryata sudah menjalar ke 
tulang. Kesehatan terus merosot dengan cepat dan harus menahan rasa sakit yang 
luar biasa, namun semangat juang-nya tidak pernah patah! Mendengar ada Gerakan 
“Parade Bhineka Tunggal Ika”, “Indonesia Bersatu” 4 Desember tahun yl., 
sekalipun tubuhnya tetap hanya bisa berbaring ditempat-tidur, namun TETAP 
BERSEMANGAT melalui grup WA mengajak semua kawan yang berkenan bisa ikut serta, 
... Sungguh luar biasa!

  Benny dalam bergulat menghadapi sakitnya selalu tetap memperhatikan 
perkembangan situasi politik yang terjadi di Indonesia, kw-kw yang sempatkan 
datang mengunjungi RS, bukan hanya ditanya bagaimana perkembangan situasi, tapi 
juga tetap bersemangat mengajak diskusi, menyampaikan pendapat dan pemikiran, 
... bahkan ketiga CAGUB DKI Jakarta, Agus, Ahok dan Anies menyempatkan diri 
untuk datang ke RSCM nengok sahabat warga Jakarta, Benny yang sudah rebah 
ditempat-tidur saja. 

  Terlampir adalah tulisan atau Makalah Benny terakhir kalinya, berjudul 
“Tionghoa Diaspora Di Hong Kong”, yang sedianya disampaikan didepan pertemuan 
Huakiao di Hong Kong tahun 2015, naman kesediaan hadir di Hong Kong tidak 
keturutan, kesehatannya sudah tidak menunjang untuk berpergian jauh lagi, ...

  Perkenankanlah saya atas nama seluruh pengurus dan anggota GELORA45 
menyuatakan TURURT BERDUKACITA sedalam-dalamnya dengan meninggalnya Benny 
Setiono, mudah-mudahan beliau mendapatkan ketenangan abadi ditempat baru, 
sedang segenap keluarga yang ditinggalkan bisa tabah menghadapi musibah berat 
yang dihadapi ini.

  Selamat jalan sobat Benny, ...!

  Salam-duka,
  ChanCT

  [Non-text portions of this message have been removed]

  ------------------------------------
  Posted by: "Chan CT" <[email protected]>
  ------------------------------------

  ------------------------------------

  Yahoo Groups Links

  







Kirim email ke