Presiden Jokowi: Polisi harus melindungi kaum LGBT dan minoritas lain 
http://www.bbc.com/indonesia/indonesia/2016/10/161019_indonesia_wwc_jokowi_lgbt 
19 Oktober 2016

 Kirim 
http://www.bbc.com/indonesia/indonesia/2016/10/161019_indonesia_wwc_jokowi_lgbt#share-tools


 
 Hak atas fotoBBC INDONESIAImage captionPresiden Jokowi bersama wartawan BBC 
Yalda Hakim yang diajaknya keliling Solo, sebelum melakukan wawancara. Tak ada 
diskriminasi terhadap kaum minoritas di Indonesia, dan jika ada yang terancam 
karena seksualitasnya, polisi harus bertindak melindungi mereka, kata President 
Joko Widodo kepada BBC dalam wawancara eksklusif di Solo.
 Ia mengatakan bahwa Indonesia menghormati hak asasi manusia namun ada ‘norma 
sosial’ yang juga masih sangat kuat.
 "Di Indonesia tidak ada diskriminasi untuk minoritas, baik yang terkait dengan 
etnis, dengan agama semuanya akan diberikan perlindungan, tapi Indonesia adalah 
negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia yang mempunyai norma-norma 
agama, itulah yang harus orang ingat, dan orang harus tahu mengenai itu, bahwa 
kita mempunyai norma-norma," katanya.
 Jokowi 'pulang kampung' bersama BBC 
http://www.bbc.com/indonesia/indonesia/2016/10/161017_indonesia_jokowi_pulang_kampung
 Wawancara eksklusif Presiden Jokowi: Harapan warga terlalu tinggi 
http://www.bbc.com/indonesia/indonesia/2016/10/161018_indonesia_wawancara_jokowi_1
 
http://www.bbc.com/indonesia/indonesia/2016/10/161018_indonesia_wawancara_jokowi_1'Satu
 Harga BBM' di Papua bisa jadi beban keuangan 
http://www.bbc.com/indonesia/indonesia/2016/10/161018_indonesia_bbm_papua 
Tatkala ditanyakan apakah homoseksualitas akan dipidanakan di indonesia seperti 
yang sekarang sedang diusahakan oleh beberapa kalangan di Mahkamah Konstitusi, 
ia menegaskan tidak perlu melakukan perubahan terhadap hukum yang ada terkait 
itu. Dan jika ada kalangan minoritas yang terancam, katanya, polisi harus 
melindungi.
 "Polisi harus bertindak. Tidak boleh ada diskriminasi terhadap siapa pun," 
tandasnya lagi.
 Namun ia menambahkan bahwa, "masyarakat Indonesia mempunyai budaya, mempunyai 
norma- norma, dan di Indonesia, keyakinan (umum) memang tidak memperbolehkan 
itu, Islam tidak memperbolehkan itu."
Hak atas fotoAFPImage captionIndonesia dilanda gelombang anti LGBT selama 
beberapa waktu lalu. Homoseksualitas dan LGBT bukan merupakan hal yang ilegal 
di Indonesia, dan terdapat tradisi dan budaya LGBT yang hidup dan penuh warna 
di berbagai pelosok negeri.
 Tetapi tahun ini muncul gelombang kebencian terhadap homoseksualitas, dan 
beberapa pejabat tinggi negara dan pemerintah pun ikut melontarkan 
pernyataan-pernyataan bernada diskriminatif.
 Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menuding gerakan hak-hak LGBT di 
Indonesia merupakan suatu taktik perang modern -ia menyebutnya proxywar- dari 
negara-negara barat untuk menguasai suatu bangsa tanpa perlu mengirim pasukan 
militer.
 Bekas menteri penerangan dan tokoh PKS Tifatul Sembiring, di akun Twitter, 
mengutip dalil yang menyerukan pembunuhan terhadap LGBT.
 Soal LGBT, benarkah pemerintah Jokowi lepas tangan? 
http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/02/160217_indonesia_lgbt_perlindungan
 
http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/02/160217_indonesia_lgbt_perlindunganPBB
 prihatinkan wacana hukum kebiri, LGBT, perkawinan anak 
http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/02/160221_indonesia_un_prihatin_kebiri
 Dunia dilanda krisis pengungsi, Indonesia dilanda intoleransi 
http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/02/160223_indonesia_laporan_amnesty
 Presiden harus bertindak Berbagai kelompok massa membubarkan sejumlah acara 
yang dituding mengkampanyekan LGBT, juga menggrebek rumah-rumah kos yang 
dicurigai dihuni LGBT.
 Presiden Jokowi dituding berpangku tangan terhadap kelompok minoritas yang 
sangat terancam itu.
 Pegiat hak-hak LGBT, Hartoyo, yang memimpin Suara Kita, organisasi yang 
menyuarakan perlindungan hak-hak LGBT, mengatakan kepada BBC bahwa gelombang 
kebencian terhadap LGBT yang memuncak Februari lalu membuat kaum LGBT hidup 
dalam kecemasan.
 "Saya takut bahwa kami akan menjadi korban kekerasan. Sudah banyak kejadian di 
Indonesia, bahwa minoritas menjadi korban kekerasan akibat dipicu oleh 
pernyataan-pernyataan seperti itu. Kami membutuhkan perlindungan, dan presiden 
harus menyatakan bahwa para pejabat itu tak bisa berbicara seperti itu," kata 
Hartoyo.
Image captionLGBT bukan hal yang dilarang, dan banyak budaya Indonesia 
bernuansa LGBT, tapi mulaiu ada gelombang pemberangusan belakangan ini. 
Pengacara dan tokoh pembela HAM terkemuka, Todung Mulya Lubis, menandaskan 
bahwa hak-hak komunitas LGBT dan minoritas apa pun dilindungi oleh konstitusi 
Indonesia yang tak berdasar agama.
 "Yang membuat saya marah," kata Todung kepada BBC saat itu, "adalah bahwa 
presiden tidak berbicara."
 Pemerintah Indonesia dinilai diskriminatif terhadap LGBT 
http://www.bbc.com/indonesia/indonesia/2016/10/161013_indonesia_pemerintah_anti_lgbt
 Sikap intoleran 'kian meluas' di masyarakat Indonesia 
http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/02/160222_indonesia_intoleransi
 Serangan vihara di Tanjung Balai, pelajaran 'toleransi' 
http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/08/160801_trensosial_tanjungbalai_walubiHak
 atas fotoBBC INDONESIAImage captionAcara-acara solidaritas terhadap hak-hak 
kaum LGBT kini sudah susah diselenggarakan. Betapa pun, dalam wawancara dengan 
BBC, Presiden Joko Widodo mengatakan keyakinannya bahwa tak ada masalah dalam 
perlakuan terhadap kaum LGBT di Indonesia.
 Ia mencontohkan, kaum LGBT tidak dikecualikan dari lapangan kerja.
 Namun ia mengaku tak bisa melarang atau membubarkan kelompok intoleran seperti 
Front Pembela Islam, yang sering terlibat dalam tindakan intoleransi terhadap 
kalangan lain.
Image captionBerbagai kelompok agama, khususnya FPI, kerap turun ke jalan 
menyuarakan gagasan yang dinilai intoleran. "Indonesia ini negara demokrasi, 
siapapun bisa melakukan demonstrasi, siapapun bisa melakukan protes. Tetapi 
yang paling penting demonya tidak anarkis, demonya tidak rusuh, demonya harus 
tertib," kata Jokowi.
 "Dan saya selalu menyampaikan kepada tokoh-tokoh politik, tokoh-tokoh agama, 
tokoh-tokoh masyarakat agar ikut mendinginkan suasana, ikut menyejukkan 
suasana, jangan sampai malah memanas-manasi, jangan sampai malah mengompori. 
Kita ingin semua pemimpin agama, pemimpin politik, pemimpin tokoh-tokoh 
masyarakat memberikan kesejukan, mendinginkan suasana," katanya.
Hak atas fotoALIANSI SUMUT BERSATUImage captionKerusuhan di Tanjung Balai 
beberapoa waktu lalu: rumah-rumah ibadat warga Cina dirusak. Betapa pun, 
catatan sejumlah pemantau HAM dan kebebasan menyebut, belakangan Indonesia 
dilanda gerakan intoleransi yang sangat kuat. Antara lain kekerasan terhadap 
rumah-rumah ibadat masyarakat keturunan Cina di Tanjung Balai, Tanjung Balai, 
Sumatera Utara, berbagai pelarangan terkait acara atau upacara yang dinilai 
terkait Syiah, pengusiran kelompok Gafatar, dan berbagai hal lain.

 

Kirim email ke