Untuk keperluan militer sedikitnya ya satu skuadron(12 biji).Konon, 4 
diantaranya akan digunakan Badan SAR Nasional.
- KSAU Sebut TNI AUBeli Satu Heli AW-101 untuk Angkut Pasukan ChristieStefanie, 
CNN Indonesia | Selasa, 07/02/2017 15:25 WIB Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala 
Staf TNI Angkatan UdaraMarsekal Hadi Tjahjanto menegaskan, pihaknya hanya 
membeli satu unit HelikopterAgustaWestland AW-101. Pengadaan pesawat buatan 
Italia-Inggris itu sesuaipesanan TNI AU dan diketahui oleh Kementerian 
Pertahanan.

"Pengadaannya adalah Angkatan Udara. Memang kami belinya satu unit,"kata Hadi 
di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Selasa (7/2).

Mantan Inspektur Jenderal Kemhan ini menjelaskan, pembelian helikopter 
itumenggunakan anggaran TNI AU. Dia membantah jika pesawat itu dibeli 
menggunakananggaran Kementerian Sekretariat Negara. "Jadi saya 
tegaskan,anggaran yang digunakan untuk pembelian pesawat Helikopter AW-101 itu 
adalahanggaran yang diturunkan untuk Angkatan Udara, bukan dari Setneg,"katanya.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menyatakan pengadaan 
AW-101adalah hasil perencanaan dan penganggaran Kementerian Sekretariat Negara. 

Namun menurut Hadi, Kemhan hanya mengetahui pengadaan AW-101 saat itu 
hanyaditujukan bagi pesawat angkut VVIP untuk presiden. Hadi mengatakan, 
Kemhantidak mengetahui setelah helikopter tersebut ditolak Presiden Joko 
Widodo,peruntukannya kemudian diubah dari VVIP menjadi pesawat angkut militer. 
"Nah, akhirnya inimenjadi pesawat angkut pasukan. Oleh sebab itu, saya 
membentuk tim investigasike dalam, internal Angkatan Udara untuk melihat proses 
perencanaan sampaidengan pengadaan bagaimana," katanya.

Dia mengatakan, helikopter itu saat ini berada di salah satu hanggar TNI 
AUPangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Hingga kini belum 
adaproses serah terima alutsista hingga proses investigasi selesai dilakukan 
TNIAU.

"Memang pesawatnya saat ini sudah datang, tapi tetap kami evaluasi,"kata Hadi. 
Spesifikasi

Berdasarkan data yang dihimpun CNNIndonesia.com, Helikopter 
AgustaWestlandAW-101 yang sebelumnya dipesan untuk VVIP memiliki kabin 
penumpang yang cukupluas. Pesawat tersebut bisa menampung 13 orang. Sementara 
jarak tempuh helikoptertersebut mencapai 570 mil dengan ketahanan terbang 5 jam.

Helikopter berukuran panjang 19,53 meter dan tinggi 6.62 meter ini 
memilikikecepatan 278 km/jam dengan speed 150 knot atau 167 mph. Kekuatan 
terbanghelikopter ini bisa mencapai 4.575 meter atau 15.000 kaki. Sementara 
mesin yangdipakai AW-101 memiliki kekuatan tiga kali Rolls-Royce Turbomeca 
RTM322-01. Mantan KSAU Marsekal AgusSupriatna sempat menilai AW-101 dipilih 
salah satunya karena memiliki kelebihansoal baling-baling. Helikopter ini 
dianggap lebih cocok digunakan ke daerahbencana di perkampungan.

“Kalau beli helikopter, harus lihat baling-balingnya. Karena jika 
helikopterdigunakan untuk ke daerah-daerah bencana, terutama di perkampungan, 
bayangkankalau baling-balingnya besar, bisa terbang semua (benda-benda). Nah, 
dari situterlihat yang baling-balingnya paling kecil dan halus AW101,” kata 
Agus. (pmg/yul)

Kirim email ke