Pada Minggu, 19 Februari 2017 13:46, "'Chan CT' [email protected] 
[sastra-pembebasan]" <[email protected]> menulis:
 

      
http://www.republika.gq/2017/02/pernyataan-menggegerkan-sri-mulyani.html?m=1 
Pernyataan Menggegerkan Sri Mulyani!!! 

Ini Masalah Anies Diberhentikan Dari Jabatan Menteri, ...

Pak Anies Jangan Pura-pura Tidak Tahu
 0  Azizah Masda  Jumat, 17 Februari 2017  Kondisi Ekonomi yang bergejolak 
sepanjang tahun 2015 sampai tahun 2016, telah memaksa Presiden Jokowi untuk 
melakukan perombakan kabinet. Maka dengan sopan santun Presiden Jokowi 
menjelaskan kepada Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim bahwa Pemerintah Indonesia 
membutuhkan Sri Mulyani menjadi Menteri Keuangan menggantikan Bambang PS 
Brojonegoro. APBN-P 2016 Tidak butuh lama bagi seorang Sri Mulyani untuk 
mengetahui postur anggaran dalam APBN baik dari sisi penerimaan dan 
pengeluaran. Salah satu yang cukup mencengangkan adalah kelebihan dana anggaran 
di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tentang dana anggaran tunjangan 
profesi guru di APBN 2017 sebesar 23.3 triliun, sebuah angka yang fantastis. 
Beberapa komentar yang muncul dari dana over budget ini menurut Kompas.com : 
“Jadi gurunya memang enggak ada atau gurunya ada, tetapi belum bersertifikat, 
itu tidak bisa kami berikan tunjangan profesi. Kan tunjangan profesi secara 
persyaratan (berlaku) bagi mereka yang memiliki sertifikat. Coba bayangkan 
sebesar itu, Rp 23,3 triliun sendiri,” kata Sri Mulyani. “Ini barangkali 
pembelajaran untuk perencanaan (anggaran) yang lebih baik sehingga kita tidak 
membuat over budgeting yang membuat beban yang luar biasa besar,” kata Sri 
Mulyani. “Saya belum tahu masalahnya, tetapi ya tentu salah hitung,” ucap Kalla 
“Kalau kelebihan ya dipotong. Yang penting belum dibelanjakan,” kata Kalla 
“Kami malah mempertanyakan bagaimana mungkin pengelola guru bisa salah hitung 
anggaran tunjangan profesi guru yang tidak sesuai dengan kenyataan yang 
dibayarkan,” kata Unifah (Pelaksana Tugas Ketua PGRI) “Yang dibayar hanya 
setengahnya lebih sedikit karena hanya 1,2 juta guru yang disertifikasi. 
Bandingkan dengan data guru yang diakui 2,2 juta guru. Artinya masih 1 juta 
guru yang belum disertifikasi,” ucap Unifah Kementerian Pendidikan dan 
Kebudayaan Sesuatu yang aneh muncul, karena penjelasan over budget ini 
disampaikan oleh Dirjen Guru dan tenaga Kependidikan Sumarna Suryapranata, hal 
ini terjadi karena perubahan data guru yang sudah disertifikasi dan berhak 
mendapatkan tunjangan profesi. Ada data lainnya bahwa guru pindah menjadi 
pejabat atau pensiun. Data jumlah guru tersertifikasi di Kemenkeu sebanyak 
1.221.947 orang, sedangkan data di Kemendikbud sebesar 1.638.240 orang, artinya 
terdapat perbedaan sebesar 416.473 orang. Bandingkan dengan data dari PGRI, 
jumlah guru tersertifikasi sekitar 1.2 juta dan yang belum tersertifikasi ada 
sekitar 1 juta guru. Pembaca Seword.com keganjilan dan keanehan ini memunculkan 
beberapa pertanyaan seperti : Mengapa data bisa berbeda di kedua kementerian 
dan PGRI untuk jangka waktu yang cukup lama ?Mengapa seorang Dirjenyang harus 
melakukan penjelasan, bukan Menterinya ?Sudah berapa lamakah over budget ini 
terjadi ?Bila selalu over budget kemanakah larinya semua uang tersebut ?Anies 
Baswedan Penulis gagal paham dengan semua kejadian tersebut karena menyangkut 
uang 23.3 triliun yang salah hitung, dan seorang Anies Baswedan tidak atau 
belum melakukan penjelasan yang masuk akal. Banyak sekali pertanyaan yang 
muncul terhadap Anies akibat situasi ini : Apakah penjelasan yang dilakukan 
oleh Dirjen merupakan bentuk lepas tangan ? Ataukah karena ini sebuah 
pencitraan, karena selama ini Anies dikesankan sebagai orang yang santun ? 
Bagaimana apabila bapak menjadi seorang Gubernur ? Apakah akan melemparkan 
kesalahan ke bawahan dan bla. . . bla . . . bla . . .? Untung saja ada Sri 
Mulyani yang begitu teliti dan detail sehingga kesalahan yang ada dapat segera 
ditemukan. Sekali lagi sosok Sri Mulyani harus diapresiasi dengan secangkir 
kopiku. Ketidakcermatan ini, menjadi sangat mungkin bahwa ini sebagai salah 
satu bahan pertimbangan Pakde Jokowi pada akhirnya mengkartu merah Anies. 
Gubernur DKI Jakarta Menjadi Gubernur DKI Jakarta yang memiliki tingkat 
kompleksitas pekerjaan yang lebih banyak walaupun dalam skala Propinsi tetapi 
menyangkut semua bidang pemerintah. Kita ingat bagaimana problem yang dihadapi 
Pakde Jokowi dan Koh Ahok saat memimpin mulai dari perdebatan anggaran di DPRD 
yang sarat kepentingan, Staf Pemda yang masih memiliki sifat birokrat bukan 
pelayan masyarakat. Mulai dari isu sederhana ibu-ibu yang tidak bisa membeli 
buku untuk anaknya sampai reklamasi yang berskala nasional dengan segala 
kerumitannya. Semua persoalan yang ada harus diselesaikan dengan teliti dan 
profesional, dan yang paling penting berani menanggung kesalahan anak buah, 
tampil di depan, bukan dengan beretorika. Level DKI Jakarta dibawah Pakde 
Jokowi dan Ahok sudah sedemikian tinggi, semua harus cepat, tepat dan teliti 
sehingga yang ada adalah kerja, kerja, kerja, kerja dan kerja. Apakah seorang 
Anies mau dan mampu menjadi Gubernus DKI Jakarta ? Apabila melihat CV beliau 
sebagai seorang mantan Mendikbud dan track record nya, bagi penulis rasanya 
terlalu riskan dan berbahaya untuk seukuran DKI Jakarta. Ingat Pak Anies uang 
23.3 triliun bukanlah uang yang sedikit dan perlu dipertanggungjawabkan secara 
hukum, bukan sekedar menghabiskan anggaran 100% untuk bagi-bagi proyek balas 
budi. Ah . . . Untungnya 23.3 triliun selamat.[sbr]   #yiv1361643540 
#yiv1361643540 -- #yiv1361643540ygrp-mkp {border:1px solid 
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv1361643540 
#yiv1361643540ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv1361643540 
#yiv1361643540ygrp-mkp #yiv1361643540hd 
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px 
0;}#yiv1361643540 #yiv1361643540ygrp-mkp #yiv1361643540ads 
{margin-bottom:10px;}#yiv1361643540 #yiv1361643540ygrp-mkp .yiv1361643540ad 
{padding:0 0;}#yiv1361643540 #yiv1361643540ygrp-mkp .yiv1361643540ad p 
{margin:0;}#yiv1361643540 #yiv1361643540ygrp-mkp .yiv1361643540ad a 
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv1361643540 #yiv1361643540ygrp-sponsor 
#yiv1361643540ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv1361643540 
#yiv1361643540ygrp-sponsor #yiv1361643540ygrp-lc #yiv1361643540hd {margin:10px 
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv1361643540 
#yiv1361643540ygrp-sponsor #yiv1361643540ygrp-lc .yiv1361643540ad 
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv1361643540 #yiv1361643540actions 
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv1361643540 
#yiv1361643540activity 
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv1361643540
 #yiv1361643540activity span {font-weight:700;}#yiv1361643540 
#yiv1361643540activity span:first-child 
{text-transform:uppercase;}#yiv1361643540 #yiv1361643540activity span a 
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv1361643540 #yiv1361643540activity span 
span {color:#ff7900;}#yiv1361643540 #yiv1361643540activity span 
.yiv1361643540underline {text-decoration:underline;}#yiv1361643540 
.yiv1361643540attach 
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px 
0;width:400px;}#yiv1361643540 .yiv1361643540attach div a 
{text-decoration:none;}#yiv1361643540 .yiv1361643540attach img 
{border:none;padding-right:5px;}#yiv1361643540 .yiv1361643540attach label 
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv1361643540 .yiv1361643540attach label a 
{text-decoration:none;}#yiv1361643540 blockquote {margin:0 0 0 
4px;}#yiv1361643540 .yiv1361643540bold 
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv1361643540 
.yiv1361643540bold a {text-decoration:none;}#yiv1361643540 dd.yiv1361643540last 
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv1361643540 dd.yiv1361643540last p 
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv1361643540 
dd.yiv1361643540last p span.yiv1361643540yshortcuts 
{margin-right:0;}#yiv1361643540 div.yiv1361643540attach-table div div a 
{text-decoration:none;}#yiv1361643540 div.yiv1361643540attach-table 
{width:400px;}#yiv1361643540 div.yiv1361643540file-title a, #yiv1361643540 
div.yiv1361643540file-title a:active, #yiv1361643540 
div.yiv1361643540file-title a:hover, #yiv1361643540 div.yiv1361643540file-title 
a:visited {text-decoration:none;}#yiv1361643540 div.yiv1361643540photo-title a, 
#yiv1361643540 div.yiv1361643540photo-title a:active, #yiv1361643540 
div.yiv1361643540photo-title a:hover, #yiv1361643540 
div.yiv1361643540photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv1361643540 
div#yiv1361643540ygrp-mlmsg #yiv1361643540ygrp-msg p a 
span.yiv1361643540yshortcuts 
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv1361643540 
.yiv1361643540green {color:#628c2a;}#yiv1361643540 .yiv1361643540MsoNormal 
{margin:0 0 0 0;}#yiv1361643540 o {font-size:0;}#yiv1361643540 
#yiv1361643540photos div {float:left;width:72px;}#yiv1361643540 
#yiv1361643540photos div div {border:1px solid 
#666666;height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv1361643540 
#yiv1361643540photos div label 
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv1361643540
 #yiv1361643540reco-category {font-size:77%;}#yiv1361643540 
#yiv1361643540reco-desc {font-size:77%;}#yiv1361643540 .yiv1361643540replbq 
{margin:4px;}#yiv1361643540 #yiv1361643540ygrp-actbar div a:first-child 
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv1361643540 #yiv1361643540ygrp-mlmsg 
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv1361643540 
#yiv1361643540ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv1361643540 
#yiv1361643540ygrp-mlmsg select, #yiv1361643540 input, #yiv1361643540 textarea 
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv1361643540 
#yiv1361643540ygrp-mlmsg pre, #yiv1361643540 code {font:115% 
monospace;}#yiv1361643540 #yiv1361643540ygrp-mlmsg * 
{line-height:1.22em;}#yiv1361643540 #yiv1361643540ygrp-mlmsg #yiv1361643540logo 
{padding-bottom:10px;}#yiv1361643540 #yiv1361643540ygrp-msg p a 
{font-family:Verdana;}#yiv1361643540 #yiv1361643540ygrp-msg 
p#yiv1361643540attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv1361643540 
#yiv1361643540ygrp-reco #yiv1361643540reco-head 
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv1361643540 #yiv1361643540ygrp-reco 
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv1361643540 #yiv1361643540ygrp-sponsor 
#yiv1361643540ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv1361643540 
#yiv1361643540ygrp-sponsor #yiv1361643540ov li 
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv1361643540 
#yiv1361643540ygrp-sponsor #yiv1361643540ov ul {margin:0;padding:0 0 0 
8px;}#yiv1361643540 #yiv1361643540ygrp-text 
{font-family:Georgia;}#yiv1361643540 #yiv1361643540ygrp-text p {margin:0 0 1em 
0;}#yiv1361643540 #yiv1361643540ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv1361643540 
#yiv1361643540ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none 
!important;}#yiv1361643540 

   

Kirim email ke