https://bisnis.tempo.co/read/news/2017/02/28/090851143/orang-terkaya-indonesia-minta-amnesti-pajak
Orang Terkaya Indonesia Minta Amnesti
Pajak
Selasa, 28 Februari 2017 | 20:20 WIB
* share facebook
* share twitter
* share google+
* share pinterest
Orang Terkaya Indonesia Minta Amnesti Pajak
Ketua Tim Ahli Wakil Presiden Sofjan Wanandi berbicara di hadapan
peserta sosialisasi amnesti pajak di Plaza Simas, Jakarta, 10 September
2016. Tempo/Vindry Florentin
*TEMPO.CO <http://TEMPO.CO>*, *Jakarta* - Tiga dari empat orang terkaya
di Indonesia telah meminta ampunan pajak melalui program amnesti pajak.
Ketua Dewan Pertimbangan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan
Wanandi mengatakan satu miliarder lainnya mengaku tak perlu ikut serta
program amnesti pajak
<https://bisnis.tempo.co/read/news/2016/12/21/087829404/sengketa-pajak-google-terancam-bayar-denda-400-persen>
lantaran telah memenuhi kewajiban pajak.
"Saya pikir mereka sudahlah. Saya sudah tanya mereka satu persatu. Cuma
ada satu yang merasa bayar semua, sudah terbuka," kata Sofjan seusai
sosialisasi akhir Program Pengampunan Pajak di JIExpo Kemayoran, Selasa,
28 Februari 2017.
Sofjan memastikan sebagian besar pengusaha telah memanfaatkan program
amnesti pajak ini. Seorang miliarder, kata dia, bahkan membayar tebusan
lebih besar dari yang ditetapkan pemerintah. Sedangkan, satu miliarder
yang tak disebut namanya mengaku patuh melaporkan pajak sehingga tak
berhak mengikuti amnesti pajak
<https://bisnis.tempo.co/read/news/2016/12/20/090829268/menteri-jonan-minta-pengusaha-tambang-ikuti-amnesti-pajak>.
"Dia tak perlu minta (amnesti) karena dia merasa sudah selesaikan itu
secara benar dari perusahaannya," kata Sofjan.
Menteri Keuangan Sri Mulyani meminta wajib pajak segera memanfaatkan
amnesti dengan tebusan 5 persen hingga 31 Maret 2017. Tersisa satu bulan
untuk mendapatkan keringanan pajak. Selain itu, wajib pajak juga
diwajibkan menyetorkan Surat Pelaporan Tahunan sebelum akhir Maret.
"Kalau tidak ikut dan tidak menyerahkan SPT maka kami akan menghitung
bahwa dalam jangka tiga tahun kami temukan itu. Kami menggunakan data
tersebut untuk menagih termasuk mengenakan sanksi 2 persen per bulan
selama 24 bulan, berarti sanksinya sekitar 48 persen," kata Sri.*
**Baca: *Menteri Jonan Minta Pengusaha Tambang Ikuti Amnesti Pajak
<http://www.tempo.co/read/news/2016/12/20/090829268/Menteri-Jonan-Minta-Pengusaha-Tambang-Ikuti-Amnesti-Pajak->
Sebelumnya, laporan Internatioal NGO Forum on Indonesian Development
(Infid) dan Oxfam menyatakan jumlah miliader Indonesia terus bertambah
dari satu orang pada 2002 mencapai 20 orang pada 2016. Total kekayaan
empat orang di antaranya mencapai US$ 25 miliar atau lebih dari kekayaan
100 juta penduduk termiskin.
Dari bunga kekayaan saja, milider dapat meraup keuntungan lebih dari
seribu kali lipat pengeluaran rakyat Indonesia termiskin selama setahun.
Kekayaan yang mereka dapatkan setahun terhitung dapat menghapus
kemiskinan ekstrem di Indonesia.
*Baca:* Nasib UU Amnesti Pajak Ditentukan di MK Siang Ini
<http://www.tempo.co/read/news/2016/12/14/087827768/Nasib-UU-Amnesti-Pajak-Ditentukan-di-MK-Siang-Ini->
Menurut laporan Forbes, pengusaha rokok Budi Hartono dan Michael Hartono
menempati peringkat orang terkaya di Indonesia dengan total kekayaan per
Desember 2016 mencapai US$ 17,1 miliar. Forbes mencatat duet Hartono
mentransfer lebih dari US$13 miliar saham Bank Central Asia dari sebuah
perusahaan cangkang untuk mengikuti program amnesti pajak.
Presiden Direktur PT Gudang Garam Tbk Susilo Wonowidjojo menempati
peringkat kedua dengan total kekayaan US$ 7,1 miliar. Hartanya meningkat
US$ 1,6 miliar dari perusahaan kretek tersebut.
Pemilik Salim Grup, Anthoni Salim tercatat sebagai orang kaya ketiga
dengan kekayaan US$ 5,7 miliar, atau meningkat dibanding pada 2015
sebesar US% 5,4 miliar. Investasi Salim berupa tambang batu bara di New
South Wales sekitar US$ 224 juta, pabrik mie instan di Serbia, dan toko
kopi Korea.
Orang terkaya berikutnya adalah Eka Tjipta Widjaja dengan kekayaan US$
5,6 miliar. Sementara pengusaha polyster Sri Prakash Lohia tercatat di
posisi terkaya ke lima dengan kekayaan US$ 5 miliar.
*PUTRI ADITYOWATI | FORBES*
**