Pada Rabu, 1 Maret 2017 18:26, "Jonathan Goeij [email protected]
[GELORA45]" <[email protected]> menulis:
Rabu, 01 Maret 2017 | 18:20
Opini: Politik Jabat Tangan Rizieq, Ahok dan Raja Salman
|
|
|
| | |
|
|
|
| |
Opini: Politik Jabat Tangan Rizieq, Ahok dan Raja Salman
Rizieq menolak salaman, tetapi Raja Arab mengulurkan tangan ke Ahok. | |
|
|
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyalami Raja Arab Saudi,
Salman bin Abdulaziz Al Saudi didampingi Presiden Joko Widodo di Bandar Udara
Internasional Halim Perdanakusuma, Jakarta, 1 Maret 2017. (Setpres/Agus
Suparto)Jakarta - Dalam dua hari terakhir soal jabat tangan menjadi topik
berita. Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bersalaman dengan raja
Arab Saudi, Rabu (1/3), sehari setelah Rizieq Syihab tak mau mengulurkan tangan
padanya di ruang sidang.Jabat tangan merupakan gestur persahabatan yang berlaku
global. Meskipun warga Jepang melakukannya dengan membungkukkan badan, setelah
itu mereka tetap mengulurkan tangan ketika bertemu dengan orang dari negara
lain.Berita dan foto Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saudi bersalaman
dengan Ahok ramai menghiasi berbagai media Indonesia hari ini, tertama karena
kondisi politik yang melingkupinya.Ketika peristiwa itu terjadi, Ahok berstatus
terdakwa penistaan agama Islam karena laporan yang dimotori terutama oleh Front
Pembela Islam, organisasi kemasyarakatan yang dipimpin Rizieq. Ahok diadili
ketika sedang mencalonkan diri untuk masa jabatan kedua, dan sekarang melawan
Anies Baswedan yang sudah "meminta restu" Rizieq dalam sebuah pertemuan.Jabat
tangan Ahok dengan Raja Salman menjadi menarik karena Arab adalah tempat kota
suci yang menjadi kiblat Muslim seluruh dunia, dan kebetulan Indonesia dan Arab
sama-sama memiliki umat Muslim Suni terbesar di dunia.Tanpa politik yang
melingkupi, jabat tangan itu betul sebuah momen tanpa nilai berita. Raja Salman
hanya menjalani prosedur protokoler, sementara seorang gubernur memang
sepantasnya menyambut tamu negara di bandara yang berada dalam wilayah
administratifnya.Tapi bisakah Raja memilih siapa yang akan dia salami? Itu
bukan hal yang lazim dalam tata krama diplomatik, namun ya, beliau bisa kalau
menghendaki.Informasi siapa yang akan menyambut kehadiran Raja Salman dan siapa
saja rombongan sang tamu tentu telah saling dibagikan lewat saluran diplomatik.
Duta Besar Kerajaan Arab Saudi Osamah Mohammed Alshuibi yang bermukim di
Jakarta tentu juga kenal siapa Ahok, dan apa kasus yang menjeratnya.Kalau Raja
Salman tidak berkehendak untuk menyalami Ahok, dia tinggal bertitah dan para
diplomatnya akan menyampaikan dengan cara sehalus mungkin ke pemerintah
Indonesia agar gubernur tidak ada di antara para penyambut di samping pesawat
kerajaan. Itu tidak terjadi.Politik jabat tangan ini menjadi tambah menarik
karena sehari sebelumnya, di dalam ruang sidang, Rizieq menyalami semua hakim
dan jaksa, namun langsung memunggungi terdakwa Ahok dan tim penasihat
hukumnya.Meskipun penasihat hukum Ahok, Humphrey Djemat, tidak mempermasalahkan
sikap Rizieq tersebut, namun ia menyebutnya sebagai sikap kebencian."Rasa
kebenciannya ditunjukkan, bagian kubu Ahok nggak disalamin. Nggak apa-apa.
Sikap itu sudah menunjukkan apa yang ada di hatinya. Padahal dia sebagai ahli.
Kalau bukan sebagai ahli nggak masalah, benci bagaimana pun silakan. Ahli kan
bagaimana menerangkan sesuai keilmuannya," kata Humphrey.Peristiwa dua hari ini
tampaknya bisa memberi sudut pandang menyenangkan bagi para pendukung Ahok:
Rizieq menolak salaman, tetapi Raja Arab mengulurkan tangan.Jabat Tangan Ala
Trump
Politik jabat tangan juga ditunjukkan oleh Presiden Amerika Serikat Donald
Trump dalam pekan-pekan pertamanya di Gedung Putih. Setiap kali menyambut
kepala negara lain, dia menggenggam erat tangan tamunya, kemudian menarik dan
mengguncangnya, seperti untuk menunjukkan who is in charge, siapa yang lebih
berkuasa.Sempat viral video Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dengan wajah yang
tampak kesakitan akibat tak mampu melepaskan tangannya dari Trump, setelah
jabat tangan yang berlangsung hingga 19 detik.Bahkan sampai ada artikel media
terkemuka The Washington Post membahas masalah jabat tangan Trump ini, dengan
judul "Trump and the art of the super-awkward handshake" (Trump dan seni jabat
tangan super aneh)."Apakah ini cuma kebiasaan saja, atau memang cara untuk
menunjukkan kekuasaannya, Trump memang punya kebiasaan menarik paksa tangan
yang dia jabat," tulis The Washington Post.Jadi, jabat tangan memang kadang
bisa menjadi berita.
Heru Andriyanto/HABeritaSatu.com
#yiv7752634554 #yiv7752634554 -- #yiv7752634554ygrp-mkp {border:1px solid
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv7752634554
#yiv7752634554ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv7752634554
#yiv7752634554ygrp-mkp #yiv7752634554hd
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px
0;}#yiv7752634554 #yiv7752634554ygrp-mkp #yiv7752634554ads
{margin-bottom:10px;}#yiv7752634554 #yiv7752634554ygrp-mkp .yiv7752634554ad
{padding:0 0;}#yiv7752634554 #yiv7752634554ygrp-mkp .yiv7752634554ad p
{margin:0;}#yiv7752634554 #yiv7752634554ygrp-mkp .yiv7752634554ad a
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv7752634554 #yiv7752634554ygrp-sponsor
#yiv7752634554ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv7752634554
#yiv7752634554ygrp-sponsor #yiv7752634554ygrp-lc #yiv7752634554hd {margin:10px
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv7752634554
#yiv7752634554ygrp-sponsor #yiv7752634554ygrp-lc .yiv7752634554ad
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv7752634554 #yiv7752634554actions
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv7752634554
#yiv7752634554activity
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv7752634554
#yiv7752634554activity span {font-weight:700;}#yiv7752634554
#yiv7752634554activity span:first-child
{text-transform:uppercase;}#yiv7752634554 #yiv7752634554activity span a
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv7752634554 #yiv7752634554activity span
span {color:#ff7900;}#yiv7752634554 #yiv7752634554activity span
.yiv7752634554underline {text-decoration:underline;}#yiv7752634554
.yiv7752634554attach
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px
0;width:400px;}#yiv7752634554 .yiv7752634554attach div a
{text-decoration:none;}#yiv7752634554 .yiv7752634554attach img
{border:none;padding-right:5px;}#yiv7752634554 .yiv7752634554attach label
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv7752634554 .yiv7752634554attach label a
{text-decoration:none;}#yiv7752634554 blockquote {margin:0 0 0
4px;}#yiv7752634554 .yiv7752634554bold
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv7752634554
.yiv7752634554bold a {text-decoration:none;}#yiv7752634554 dd.yiv7752634554last
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv7752634554 dd.yiv7752634554last p
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv7752634554
dd.yiv7752634554last p span.yiv7752634554yshortcuts
{margin-right:0;}#yiv7752634554 div.yiv7752634554attach-table div div a
{text-decoration:none;}#yiv7752634554 div.yiv7752634554attach-table
{width:400px;}#yiv7752634554 div.yiv7752634554file-title a, #yiv7752634554
div.yiv7752634554file-title a:active, #yiv7752634554
div.yiv7752634554file-title a:hover, #yiv7752634554 div.yiv7752634554file-title
a:visited {text-decoration:none;}#yiv7752634554 div.yiv7752634554photo-title a,
#yiv7752634554 div.yiv7752634554photo-title a:active, #yiv7752634554
div.yiv7752634554photo-title a:hover, #yiv7752634554
div.yiv7752634554photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv7752634554
div#yiv7752634554ygrp-mlmsg #yiv7752634554ygrp-msg p a
span.yiv7752634554yshortcuts
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv7752634554
.yiv7752634554green {color:#628c2a;}#yiv7752634554 .yiv7752634554MsoNormal
{margin:0 0 0 0;}#yiv7752634554 o {font-size:0;}#yiv7752634554
#yiv7752634554photos div {float:left;width:72px;}#yiv7752634554
#yiv7752634554photos div div {border:1px solid
#666666;height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv7752634554
#yiv7752634554photos div label
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv7752634554
#yiv7752634554reco-category {font-size:77%;}#yiv7752634554
#yiv7752634554reco-desc {font-size:77%;}#yiv7752634554 .yiv7752634554replbq
{margin:4px;}#yiv7752634554 #yiv7752634554ygrp-actbar div a:first-child
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv7752634554 #yiv7752634554ygrp-mlmsg
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv7752634554
#yiv7752634554ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv7752634554
#yiv7752634554ygrp-mlmsg select, #yiv7752634554 input, #yiv7752634554 textarea
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv7752634554
#yiv7752634554ygrp-mlmsg pre, #yiv7752634554 code {font:115%
monospace;}#yiv7752634554 #yiv7752634554ygrp-mlmsg *
{line-height:1.22em;}#yiv7752634554 #yiv7752634554ygrp-mlmsg #yiv7752634554logo
{padding-bottom:10px;}#yiv7752634554 #yiv7752634554ygrp-msg p a
{font-family:Verdana;}#yiv7752634554 #yiv7752634554ygrp-msg
p#yiv7752634554attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv7752634554
#yiv7752634554ygrp-reco #yiv7752634554reco-head
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv7752634554 #yiv7752634554ygrp-reco
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv7752634554 #yiv7752634554ygrp-sponsor
#yiv7752634554ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv7752634554
#yiv7752634554ygrp-sponsor #yiv7752634554ov li
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv7752634554
#yiv7752634554ygrp-sponsor #yiv7752634554ov ul {margin:0;padding:0 0 0
8px;}#yiv7752634554 #yiv7752634554ygrp-text
{font-family:Georgia;}#yiv7752634554 #yiv7752634554ygrp-text p {margin:0 0 1em
0;}#yiv7752634554 #yiv7752634554ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv7752634554
#yiv7752634554ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none
!important;}#yiv7752634554