Kampanye Putaran II Pilgub DKI Mubazir
[JAKARTA] Kampanye terbuka putaran II Pilgub DKI yang sedang dipersiapkan KPU DKI Jakarta adalah langkah mubazir dan melanggar hukum. Mubazir karena kedua pasangan calon (paslon) yang hendak bertarung di putaran II sudah sangat dikenal pemilih sehingga yang diperlukan hanyalah penajaman visi misi, bukan kampanye terbuka. Dinilai melanggar hukum karena kampanye yang ditetapkan sebelum melalui SK KPUD No 41/2016, berupa penajaman visi misi kandidat yakni berupa debat. SK KPUD itu ditandatangani Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno pada 16 November 2016. Dalam SK tersebut jelas disebutkaan bahwa tahapan kampanye di putaran kedua adalah penajaman visi misi (debat). Artinya, KPU DKI Jakarta telah merancang tahapan hingga putaran kedua secara lengkap. Namun di tengah jalan, ketika pasangan yang lolos ke putaran kedua adalah Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot) dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno (Anies-Sandi), muncul wacana perubahan aturan. Kampanye terbuka putaran II yang tidak diatur sebelumnya dalam UU Pilkada, Peraturan KPU (PKPU), maupun SK KPUD, dimunculkan sebagai tindakan diskresi KPU. a.. Untuk mengikuti selengkapnya masuk ke situs GELORA45: http://www.gelora45.com/ atau langsung keluarkan tulisan tsb, klik link: http://www.gelora45.com/news/SP_20170301_02.pdf KPU Pusat dan KPU DKI Saling Lempar [JAKARTA] SK KPU 41/2016 tentang tahapan program dan jadwal penyelenggaraan Pilgub DKI Jakarta yang ditandatangani Ketua KPU DKI Sumarno pada 14 September 2016 jelas menyebutkan, kampanye pada putaran kedua berupa penajaman visi misi (debat) pada 6-15 April. Lantas Pasal 36 Ayat 3 PKPU No 6/2016 menyebutkan salah satu tahapan pemilihan pada putaran kedua adalah kampanye dalam bentuk penajaman visi misi dan program pasangan calon. Aturan ini mendadak mau diubah KPU menjadi kampanye tatap muka berupa blusukan. Perubahan ini diprotes kubu paslon Ahok-Djarot karena dianggap mengada-ada serta berpotensi merugikan paslon petahana. a.. Untuk mengikuti selengkapnya masuk ke situs GELORA45: http://www.gelora45.com/ atau langsung keluarkan tulisan tsb, klik link: http://www.gelora45.com/news/SP_20170301_03.pdf Berwisata ke Negeri Tiongkok Melalui Manado Bepergian ke negeri Tiongkok atau Cina menjadi impian banyak orang. Ada petuah Arab yang terkenal “Kejarlah ilmu hingga ke negeri Cina” memang benar adanya. Tiongkok memiliki tingkat peradaban yang lebih maju dibanding negara-negara lain di dunia. Kemajuan Tiongkok antara lain di bidang medis, sastra, ilmu pengetahuan dan tekhnologi serta di bidang pariwisata mampu mengundang para wisatawan mancanegara (wisman) untuk mengunjungi negeri yang dijuluki negeri tirai bambu itu. Tak terkecuali, wisman asal Manado, Indonesia pun berbondong-bondong untuk mengunjungi Tiongkok. Alasannya sederhana. Kalau orang Tiongkok berbondong-bondong ke Manado, Indonesia, mengapa kita (masyarakat Manado) tidak bepergian ke sana? Sekitar delapan bulan terakhir ini, sebanyak 40.000 orang Tiongkok mengunjungi Manado dengan penerbangan langsung dari sejumlah kota di Tiongkok ke Manado. a.. Untuk mengikuti selengkapnya masuk ke situs GELORA45: http://www.gelora45.com/ atau langsung keluarkan tulisan tsb, klik link: http://www.gelora45.com/news/SP_20170301_23.pdf
