Raja Salman Minta RI Perkuat Toleransi dan Kebinekaan


  
|  
|   
|   
|   |    |

   |

  |
|  
|   |  
Raja Salman Minta RI Perkuat Toleransi dan Kebinekaan
 Menurutnya, stabilitas dan keamanan tidak akan bisa dijaga tanpa kemajemukan, 
toleransi, saling menghormati, dan...  |   |

  |

  |

 

Riva Dessthania Suastha & Patricia Saraswati, CNN IndonesiaJumat, 03/03/2017 
18:01 WIB   
   - Sebarkan:
    
   - 
    
   - 
    
   - 
Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz Al-Saud meminta masyarakat Indonesia 
tetap menjaga toleransi antarumat beragama. (CNN Indonesia/Andry 
Novelino)Jakarta, CNN Indonesia -- Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz 
Al-Saud meminta masyarakat Indonesia tetap menjaga kemajemukan dan toleransi 
antarumat beragama. 

Pesan itu disampaikan Raja Salman saat bertemu sejumlah tokoh lintas agama. 
Pertemuan itu juga didampingi Presiden Joko Widodo, di hari ketiga kunjungannya 
di Jakarta pada Jumat (3/3). 

“Selain meminta umat Muslim Indonesia untuk mempertahankan Islam moderat yang 
rahmatan lil alamin, Raja Salman juga menyampaikan pentingnya menjaga toleransi 
dan harmoni antar umat Islam dan agama lain di Indonesia,” ujar Menteri Luar 
Negeri RI, Retno LP Marsudi yang turut mendampingi Jokowi, saat ditemui di 
Gedung Kemlu RI.

| 
Lihat juga:
Raja Salman Bertemu dengan 28 Tokoh Lintas Agama di Raffles |

Retno menyampaikan, Raja Salman mengapresiasi inisasi Presiden Jokowi untuk 
mempertemukannya dengan sejumlah tokoh religi yang mewakili enam agama resmi di 
Indonesia. Meski begitu, Retno tak merinci nama-nama para tokoh agama itu.

Dalam pertemuan tersebut, Raja Salman juga menyampaikan, Indonesia merupakan 
salah satu negara yang memiliki stabilitas ekonomi dan politik yang baik.

Menurutnya, stabilitas dan keamanan ini tidak akan bisa dijaga tanpa 
kemajemukan, toleransi, rasa saling menghormati, dan menghargai di tengah 
masyarakat yang beragam.

“Beliau [Raja Salman] menyampaikan, harmoni menjadi salah satu pilar penyokong 
stabilitas di Indonesia. Untuk itu Raja Salman menekankan pentingnya toleransi 
ini,” kata Retno.

| 
Lihat juga:
TNI Kerahkan Kapal Perang untuk Amankan Raja Salman di Bali |

Para tokoh agama juga menyampaikan rasa senang dan gembira karena telah 
difasilitasi oleh pemerintah untuk berkesempatan menemui pelindung dua kota 
suci Mekah dan Madinah itu. Mereka menilai pertemuan kali ini sebagai simbol 
dan motivasi terwujudnya perdamaian antarumat beragama.

“Pertemuan ini sangatlah penting dan menyejukan. Ini juga menunjukan kearifan 
kedua pemimpin negara yang sangat memperhatikan keharmonisan antar umat 
beragama di negaranya,” kata Retno.

| Yenny Wahid usai mengikuti pertemuan dengan Raja Salman di Hotel Raffles 
Kuningan, Jakarta. (CNN Indonesia/Patricia Diah Ayu Saraswati) |

Pengakuan Kebinekaan

Yenny Wahid, salah satu tokoh yang juga hadir dalam pertemuan itu, menyebut 
pertemuan Raja Salman dengan para tokoh lintas agama sebagai bentuk pengakuan 
terhadap kebinekaan Indonesia. 

"Beliau menerima para pemuka agama, ini menjadi salah satu faktor besar beliau 
dari bangsa Indonesia untuk mengedepankan toleransi antar umat," kata Yenny di 
Hotel Raffles.

Putri Presiden RI keempat Abdurrahman Wahid itu mengatakan, pertemuan dengan 
Raja Salman memiliki nilai historis dan bisa memberikan dampak luar biasa bagi 
dunia. Sebab menurutnya, Raja Salman bisa memenuhi pertemuan dengan tokoh 
lintas agama.

| 
Lihat juga:
Raja Salman Tiba, 20 Penerbangan Delay |

"Saya pribadi melihat pertemuan hari ini dampak luar biasa dan global, karena 
raja menerima umat beragama di Indonesia. Ini mengukuhkan kesan dunia di 
Indonesia sebagai kesan negara yang mengedepankan toleransi dan kultur damai," 
ujarnya.

Yenny juga menyebut dampak kedatangan Raja Salman ke Indonesia ini bisa 
mendukung dialog antarumat beragama. Dengan demikian, Indonesia bisa 
memaksimalkan perang terhadap terorisme dan ekstremisme.

"Secara bersama melakukan kerjasama lebih intensif lagi, memerangi terorisme, 
sikap ekstrem, itu semua ada dalam perjanjian yang sudah diteken dan itu 
capaian luar biasa," tutur Yenny.

| 
Lihat juga:
Lawatan Raja Salman dan Masalah Buruh Migran di Tanah Haram |

Raja Salman hari ini bertemu dengan 28 tokoh lintas agama di Indonesia di Hotel 
Raffles, Kuningan. Dalam pertemuan itu, para pemuka agama berharap pertemuan 
tersebut bisa dilakukan di kemudian hari untuk memupuk rasa persaudaraan dan 
menghapus prasangka di antara umat beragama. (pmg/wis)


Kirim email ke