"Mal di Lahan Negara Tak Ada, Salah Peruntukan Banyak" 
http://megapolitan.kompas.com/read/2017/03/03/17074901/.mal.di.lahan.negara.tak.ada.salah.peruntukkan.banyak.
 Jumat, 3 Maret 2017 | 17:07 WIB

 

 JAKARTA http://indeks.kompas.com/tag/JAKARTA
 http://indeks.kompas.com/tag/JAKARTA
, KOMPAS.com — Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta 
http://indeks.kompas.com/tag/dprd.dki.jakarta Santoso mengatakan, tidak ada 
lahan negara yang dijadikan mal seperti dikatakan oleh calon gubernur DKI 
Jakarta nomor pemilihan tiga, Anies Baswedan 
http://indeks.kompas.com/tag/anies.baswedan. Menurut Santoso, yang ada adalah 
penyalahgunaan peruntukan lahan. 
 "Enggak ada mal, enggak berani, Bos. Kalau misalnya peruntukan bukan mal, 
tetapi dijadikan mal, banyak itu," kata Santoso saat dihubungi Kompas.com, 
Jumat (3/3/2017).
 Komisi C DPRD DKI membidangi pengelolaan keuangan daerah, pelayanan pajak, 
retribusi perbankan, dan aset milik daerah.
 Santoso menambahkan, selain menyalahi peruntukan, ada pihak swasta yang juga 
menyalahgunakan kewajiban. Sebuah pengembang di salah satu apartemen di Jakarta 
Selatan, misalnya, menggunakan taman yang harusnya untuk fasilitas umum menjadi 
fasilitas pribadi penghuni apartemen.
 Taman itu merupakan kompensasi dari koefisien luas bangunan (KLB) yang 
seharusnya setelah dibangun kemudian diserahkan menjadi aset Pemprov DKI.
 "Jadi itu kewajiban fasos fasum tetapi sekarang dijadikan bagian dari 
apartemen. Ada di Pondok Indah. Jadi (bangun) mal enggak ada, tetapi salah 
peruntukan banyak," kata Santoso.
 Anies sebelumnya mengatakan heran bahwa program rumah dengan DP nol rupiah 
yang digagas dirinya dan pasangannya, Sandiaga Uno 
http://indeks.kompas.com/tag/sandiaga.uno, banyak dikritik. Dia membandingkan 
penggunaan lahan di DKI Jakarta yang peruntukannya dianggap tidak memihak 
kepada rakyat kecil, tetapi tak menjadi pembicaraan khalayak.
 "Tanah Pemprov (DKI) saja bisa dipakai untuk mal, tanah negara dipakai mal, 
kenapa rakyat kecil mau pakai jadi ribut? Kenapa rakyat kecil mau pakai tanah 
negara jadi ramai? Mau dipakai buat mal, kita semua diam," kata Anies seusai 
silaturahim dengan warga di Jalan Cikoko, Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu lalu.

 
 Penulis : David Oliver Purba Editor : Egidius Patnistik
 

Kirim email ke