Coba perhatikan kerja Ahok setiap harinya datang lebih pagi menyediakan sedikit 
waktu untuk menerima “LAPORAN”, “PENGADUAN”, ... dan hanya melayani keinginan 
warga “Foto-bersama Gubernur” nya, bagaimana bisa dikatakan TIDAK MEMPERHATIKAN 
warga Jakarta, dari masalah tanah/rumah, pekerjaan sampai masalah sakit, ... 
berusaha keras membantu memecahkan masalah-masalah konkrit yang dihadapi warga 
Jakarta??? Sungguh bersyukurlah warga Jakarta bisa mendapatkan Gubernur macam 
Ahok ini!!!

Mudah-mudahan saja pengaduan ibu Herlina yang menderita sakit kanker ini bisa 
dapat kan jalan keluar yang terbaik dan cepat SEMBUH!

Salam,
ChanCT


From: Jonathan Goeij [email protected] [GELORA45] 
Sent: Tuesday, March 7, 2017 3:25 AM





Saat Tiba di Balai Kota, Ahok Hampiri Ibu Ini dan Meminta Maaf

Senin, 6 Maret 2017 | 10:25 WIB



Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama melayani aduan warga di Balai Kota 
DKI Jakarta, Senin (6/3/2017).


JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok 
datang terlambat di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (6/3/2017). Biasanya, Ahok 
sudah tiba di Balai Kota DKI pukul 07.30 WIB. Namun hari ini dia tiba pada 
pukul 08.00 WIB.
Warga sudah mengantre sejak pagi untuk mengadu kepada Ahok. Pada barisan paling 
depan, ada seorang perempuan berkerudung merah muda yang duduk lemas menunggu 
Ahok.
Biasa nya, Ahok melayani antrean foto terlebih dahulu sebelum melayani aduan 
warga. Namun, hari ini dia langsung menghampiri perempuan berkerudung merah 
muda itu dan meminta maaf karena datang terlambat.
"Ibu mau mengadu apa, mohon maaf ini saya terlambat," kata Ahok.
Perempuan tersebut bernama Herlina. Dia dari Bandengan, Jakarta Barat. Kerabat 
Herlina mengatakan bahwa Herlina terkena kanker serviks. Mereka mengadu karena 
sudah bolak-balik ke rumah sakit tetapi tidak kunjung dioperasi.
"Di RS Pelni sudah satu bulan. Terus ke RS Cipto (RSCM). Di Cipto sudah satu 
bulan. Sudah dua bulan belum dioperasi," kata Herlina dengan suara lemah kepada 
Ahok.
Ahok harus membungkukan badan agar bisa mendengar suara Herlina. Ahok 
menawarkan untuk memindahkan pengobatan ke RSUD Tarakan. Dia memanggil salah 
seorang stafnya, Nathanael Ompusunggu.
"Di RS Tarakan ya nanti ya. Si Nael mana? Nanti orang saya urus in ya. Mana 
Nael ya?" tanya Ahok mencari-cari stafnya.
Stafnya datang dan langsung menyatakan siap memindahkan Herlina ke RSUD 
Tarakan. Ahok pun meminta Herlina untuk tidak bersedih menghadapi penyakitnya. 
Ahok juga kembali meminta maaf karena terlambat tiba di Balai Kota.
"Ya sudah Bu ya, nanti diurusin Bu ya. Kalau kena beginian itu enggak boleh 
stres. Ibu senang-senang saja," kata Ahok.
"Maaf tadi kesiangan, kemalaman semalam," kata Ahok.
Setelah itu, Ahok kembali melayani antrean warga yang ingin berfoto. Warga yang 
mau mengadu pun harus kembali menunggu dalam antrean mereka.



Kirim email ke