Apakah unggahan Ahok dan Anies di Hari Perempuan sekadar kampanye?
   
   - 5 jam lalu
KirimHak atas fotoFACEBOOKHari Perempuan Internasional yang diperingati setiap 
8 Maret, turut menjadi perhatian dua calon gubernur DKI Jakarta: Basuki Tjahaja 
Purnama alias Ahok dan Anies Baswedan.Ahok mengunggah foto istrinya, sementara 
Anies meng-upload video pidatonya terkait 'pemberdayaan perempuan'.Ahok lewat 
akun Facebook-nya Basuki Tjahaja Purnama memuat lima foto-istrinya, Veronica 
Tan, yang sedang melakukan berbagai aktivitas bersama warga DKI Jakarta."Dia 
perempuan bukan hanya pendamping, tapi partner yang sejajar bagi saya. Dia 
pekerja keras, yg mencurahkan begitu banyak waktunya untuk melatih ibu-ibu di 
Jakarta, terutama yg hidup di Rusunawa agar memiliki skill dari membatik, 
sampai menjadi wirausaha," tulis Ahok.Hak atas fotoFACEBOOKPostingan itu telah 
dibagi lebih 2.100 kali dan dikomentari hampir 1.000 kali.   
   - Hari Perempuan Internasional, seribu perempuan buruh tuntut '14 minggu 
cuti melahirkan'
   - Saksi sidang ke 13: Jika menista, Ahok tak akan bisa pulang dari Pulau 
Seribu
Netizen Artina Pelawi mengomentari, "di balik perempuan yang sukses terdapat 
pria yang luar biasa." Sementara Zippora T Novinta menulis, "Pak Ahok pinter 
cari fotonya. Ibu Vero kelihatan cantik sekali di foto-foto ini."Hak atas 
fotoFACEBOOKDi sisi lain, Anies Baswedan mengunggah video dirinya sedang 
berpidato dan memaparkan harapannya terkait libur bagi laki-laki saat istrinya 
melahirkan, "kalau sampai di Jakarta laki-laki cuti tiga minggu untuk 
melahirkan, berubah bangsa ini."Anies pun menceritakan bagaimana dia waktu 
menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pernah melakukan gerakan mengantar 
anak ke sekolah. Anak harus diantarkan ke sekolah oleh ayah dan ibunya. "Kalau 
Jakarta kami pimpin, suasananya adalah suasana gerakan pemberdayaan 
perempuan."Hak atas fotoFACEBOOKUnggahan Anies itu telah dibagikan lebih 160 
kali. Netizen Bima Tangguh menulis di kolom komentar, "perempuan harusnya 
dilindungi dan dikasihi, bukan malah disakiti, dukung pemberdayaan 
perempuan."Sementara sejumlah pengguna sosila media, misalnya Jum Rotun Jum 
Rotun, menuliskan keinginannya untuk bisa bertemu Anies. "Kapan ya aku bisa 
ketemu pak Anies???? Aku ngefans banget..."
Apakah hanya kampanye?
Dengan ramai dibicarakannya unggahan-unggahan kedua cagub itu dan mulai 
berlangsungnya masa kampanye, apakah keduanya memanfaatkan momen Hari Perempuan 
Internasional ini, semata-mata untuk kampanye mereka?BBC Indonesia berbicara 
dengan Direktur Eksekutif Habibie Center, Rahimah Abdulrahim."Menurut saya 
apakah (hanya sekadar) berkampanye atau tidak, itu terserah masing-masing yang 
menerima," kata Rahimah.Hak atas fotoAFPImage captionBasuki Tjahaja Purnama dan 
istrinya, Veronica Tan.Rahimah mengaku lebih tertarik membahas masih banyaknya 
perempuan Indonesia yang tertindas, mengalami kekerasan, dan dibayar dengan 
upah lebih rendah dibanding laki-laki.Dan menurutnya Ahok dan Anies belum 
memberikan solusi terhadap permasalahan itu."Kita tidak tahu program mereka 
yang memberdayakan perempuan dan (memberikan) perlindungan bagi perempuan yang 
mengalami kekerasan. Saya belum mendengar dari keduanya apa," tutur Rahimah.   
   - Siapa terpental di Pilkada DKI Jakarta: Agus, Ahok atau Anies?
   - Apa manfaat politik Ahok dan Rizieq 'bertemu' Raja Salman?
Jika diperhatikan kedua unggahan, Ahok dan Anies juga memilih sudut yang 
berbeda. Ahok menampilkan foto istrinya dan apa yang telah dilakukan Veronica 
Tan, sementara Anies menghadirkan pidato-pidato dirinya.Rahimah menilai "Ahok 
tidak 'memanfaatkan' istrinya, karena bu Vero (Veronica Tan) memang konsern 
terhadap hal-hal itu. Saya pernah berbicara singkat sama dia, dan menyampaikan 
bahwa saya punya statistik tentang penyintas kekerasan perempuan. Dan bu Vero 
langsung bertanya apa yang bisa dia lakukan untuk membantu."Hak atas fotoHILMAN 
HANDONIImage captionDemo perempuan buruh saat Hari Perempuan Internasional, 
menuntut agar pemerintah segera meratifikasi Konvensi ILO tentang perlindungan 
maternitas.Menurut Rahimah unggahan Ahok yang menyatakan istrinya membantu 
warga di rusunawa agar memiliki skill untuk menjadi wirausaha, justru "lebih 
tepat" dalam menunjukkan pemberdayaan perempuan, dibanding unggahan 
Anies.Meskipun begitu, ia menegaskan peringatan Hari Perempuan Internasional 
ini "jangan hanya menjadi simbolis kampanye aja, tetapi ada program jelas efek 
jangka panjangnya."


Kirim email ke