Jumat 10 Mar 2017, 11:27 WIB

Anies Dilaporkan ke KPK soal Penyimpangan Pameran Buku Frankfurt


  
|  
|   
|   
|   |    |

   |

  |
|  
|   |  
Anies Dilaporkan ke KPK soal Penyimpangan Pameran Buku Frankfurt
 Anies Baswedan dilaporkan ke KPK atas dugaan penyimpangan penggunaan dana di 
pameran Frankfurt Book Fair 2015.  |   |

  |

  |

 

Niken Purnamasari, Haris Fadhil - detikNews
Foto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom

Jakarta - Anies Baswedan dilaporkan ke KPK atas dugaan penyimpangan penggunaan 
dana di pameran Frankfurt Book Fair 2015. Anies diduga menyalahgunakan 
kewenangannya saat menjabat Mendikbud.

Laporan tersebut dibuat oleh Andar Mangatas Situmorang pada Kamis (9/3/2017) 
kemarin. Dia menduga Anies dengan sengaja menyalahgunakan kewenangan jabatannya 
sebagai Mendikbud dalam pameran tersebut, yang berlangsung selama 3 hari di 
Jerman.

"Iya saya melaporkan kemarin. Mantan Mendikbud Anies Baswedan melakukan korupsi 
sistematis selama 3 hari acara pameran buku di Jerman mulai 14-18 Oktober 2015 
dengan biaya Rp 146 miliar," ujar Andar dalam pesan kepada detikcom, Jumat 
(10/3). 

Selain soal korupsi, dalam laporan ke KPK itu, Andar menuding Anies dengan 
sengaja menyusupkan pameran buku soal pemberantasan PKI. Hal itu dilakukan saat 
Kemendikbud tengah mempromosikan buku 'Laskar Pelangi' karya Andrea Hirata.

"Anies secara suka-suka merekrut budayawan Goenawan Mohamad sebagai ketua 
komite pelaksana dalam kegiatan tersebut. Kemendikbud diminta untuk 
memperkenalkan budaya Indonesia di kancah internasional, yakni pameran 
kebudayaan dan buku 'Laskar Pelangi' karya Andrea Hirata, namun justru disusupi 
pameran buku 'Amba' dan 'Pulang', yang kita tahu buku ini tidak populer 
membahas tentang pembasmian PKI 1965," papar Andar. 

Penyusupan buku tentang PKI itu, dinilai Andar, sebagai bentuk manipulasi. 
Apalagi paham PKI, menurutnya, sudah diberantas di Indonesia.

"Dengan disusupi pameran buku 'Amba' dan 'Pulang' sangat merugikan seluruh 
rakyat dan bangsa Indonesia, bahkan menimbulkan kekhawatiran paham komunis 
ingin kembali dibangkitkan di kancah internasional mengingat di Indonesia paham 
PKI sudah ditentang dan diberantas," jelasnya. 

Atas laporan tersebut, Kabiro Humas KPK Febri Diansyah mengatakan akan 
melakukan penelusuran untuk membuktikan dugaan korupsi yang dilakukan oleh 
Anies. 

"Yang bisa kita informasi, memang benar ada pelaporan dan seperti semua laporan 
atau pengaduan yang masuk, akan kami telaah. Akan kita lihat apakah ada 
indikasi korupsi atau tidak," kata Febri.

Ketua tim pemenangan Anies-Sandi, Mardani Ali Sera, turut menanggapi laporan 
itu. Tim advokasi akan segera menangani soal dugaan korupsi tersebut. 

"Sudah ditangani oleh tim advokasi. Kami ada upaya untuk mengatasinya lewat tim 
advokasi. Silakan publik melihatnya," ujar Mardani. 
(nkn/fdn)

Kirim email ke