Betul-betul kelewatan lah manusia-manusia ini. apa nggak lihat track record
mereka yang penuh masalah. Menteri aja di recalled. Sandi menunggu pengadilan.
Apa lagi yang bisa diharapkan dari mereka? Teman-teman Anies aja pada ceritera
manusia macam apa dia itu. Apakah karena nama besar keluarga baswedan? edan
betul
On Friday, March 10, 2017 8:03 AM, "Jonathan Goeij [email protected]
[GELORA45]" <[email protected]> wrote:
“Rabu malam saya punya ibu (mertua) meninggal, lalu saya lapor ke
tetangga, ke Ketua RT. Awalnya nggak ada masalah yang buat saya bimbang. Ketua
RT-nya juga kenal saya dengan baik,” ujar Yoyo di rumahnya, Jumat
(10/3/2017).“Kamis pagi udah rapi mau dikafani, dimandiin, nggak ada masalah.
Siangnya pas mau disalatin saya disuruh tanda tangan, yang bikin tulisannya Pak
RT. Isinya bahwa saya berjanji akan mendukung pasangan Anies-Sandi di putaran
dua nanti...
Agar Jasad Ibu Mertua Disalatkan
Warga Ini Mengaku Dipaksa Pilih Anies-Sandi
|
|
|
| | |
|
|
|
| |
Warga Ini Mengaku Dipaksa Pilih Anies-Sandi - Poskota News
JAKARTA (Pos Kota) – Seorang warga RT 05/02 Kelurahan Pondok Pinang, Kecamatan
Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, ... | |
|
|
Jumat, 10 Maret 2017 — 21:11 WIB
JAKARTA (Pos Kota) – Seorang warga RT 05/02 Kelurahan Pondok Pinang, Kecamatan
Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Yoyo Sudaryo, 56, mengaku dipaksa
menandatangani surat pernyataan untuk memilih pasangan calon Anies
Baswedan-Sandiaga Uno pada pemungutan suara Pilkada DKI Jakarta putaran dua
yang akan datang.Hal itu wajib dilakukan Yoyo jika ingin jenazah mertuanya,
Siti Rohbaniah, 80, disalatkan oleh pengurus salah satu masjid di Pondok
Pinang. Yoyo dan keluarganya dituding sebagai pendukung Basuki Tjahaja Purnama
(Ahok)-Djarot Saiful Hidayat.Saat ditemui di kediamannya, Yoyo bercerita, Rabu
(8/3/2017) malam sang ibu mertua meninggal dunia karena sakit. Esok harinya,
keluarga kesulitan untuk mensalatkan jenazah karena pengurus masjid tidak mau
mengurusnya. Jenazah baru disalatkan Kamis (9/3/2017) siang setelah Yoyo
terpaksa menandatangani surat pernyataan yang disodorkan. Itu pun setelah
jenazah terbengkalai sekitar satu jam.Dikatakan Yoyo, sebenarnya dia dan
keluarganya tidak pernah mengungkapkan sebagai pendukung paslon tertentu.
Bahkan, sang ibu mertua tidak ikut memilih dalam putaran pertama 15 Februari
lalu karena sudah uzur. “Saya dari dulu siapapun gubernurnya kampanye nggak
pernah ikut, nempel poster juga nggak. Bahkan saya menolak ada poster pasangan
manapun di rumah saya. Makanya saya heran sampai begini padahal kemarin mertua
saya ga milih KTPnya buka DKI Jakarta,” katanya.Namun, Yoyo mengakui pernah
bercanda dengan tetangga-tetangganya seputar persaingan paslon Anies-Sandi dan
Ahok-Djarot dalam Pilkada DKI kali ini.”Saya memang kadang berkelakar ke
tetangga. Saya bilang, saya nggak pilih Ahok ah, karena dia Kristen, sementara
saya Islam. Lalu tetangga tanya, terus pilih siapa? Pilih Djarot, kata saya
gitu,” ungkap Yoyo.“Rabu malam saya punya ibu (mertua) meninggal, lalu saya
lapor ke tetangga, ke Ketua RT. Awalnya nggak ada masalah yang buat saya
bimbang. Ketua RT-nya juga kenal saya dengan baik,” ujar Yoyo di rumahnya,
Jumat (10/3/2017).“Kamis pagi udah rapi mau dikafani, dimandiin, nggak ada
masalah. Siangnya pas mau disalatin saya disuruh tanda tangan, yang bikin
tulisannya Pak RT. Isinya bahwa saya berjanji akan mendukung pasangan
Anies-Sandi di putaran dua nantiYoyo mengatakan, surat pernyataan tersebut
tidak diketik, melainkan hanya berupa tulisan tangan di atas selembar kertas.
Karena tak tega jenazah sang ibu mertua terbengkalai, dia pun akhirnya
membubuhkan tandatangan di atas selembar kertas itu. “Awalnya sih saya nggak
curiga, lagi kesusahan nggak nyangka nggak mau disalatin. Menurut saya mau
pilih siapa itu urusan saya sama Tuhan. Tapi yang penting ibu saya disalatin,”
bilang Yoyo.Beberapa saat setelah Yoyo mengguratkan tandatangannya, barulah
jenazah ibu mertuanya disalatkan dan akhirnya dimakamkan di TPU Tanah Kusir.
Sementara itu, pihak kepolisian dari Polsek Metro Kebayoran Lama, Jumat pagi,
telah mendatangi rumah keluarga Yoyo untuk meminta penjelasan terkait
permasalahan tersebut.Kapolsek Kebayoran Lama, Komisaris Ardi Rahananta,
mengatakan, kedatangan pihaknya untuk memastikan tidak ada ancaman keamanan
bagi keluarga tersebut. “Kami ingin memastikan keamanan warga sekaligus mediasi
agar masalah itu bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Kami akan turunkan
petugas untuk memantau agar jangan sampai terjadi hal yang tidak diinginkan,”
kata Kapolsek. (adji)
#yiv2491548262 #yiv2491548262 -- #yiv2491548262ygrp-mkp {border:1px solid
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv2491548262
#yiv2491548262ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv2491548262
#yiv2491548262ygrp-mkp #yiv2491548262hd
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px
0;}#yiv2491548262 #yiv2491548262ygrp-mkp #yiv2491548262ads
{margin-bottom:10px;}#yiv2491548262 #yiv2491548262ygrp-mkp .yiv2491548262ad
{padding:0 0;}#yiv2491548262 #yiv2491548262ygrp-mkp .yiv2491548262ad p
{margin:0;}#yiv2491548262 #yiv2491548262ygrp-mkp .yiv2491548262ad a
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv2491548262 #yiv2491548262ygrp-sponsor
#yiv2491548262ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv2491548262
#yiv2491548262ygrp-sponsor #yiv2491548262ygrp-lc #yiv2491548262hd {margin:10px
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv2491548262
#yiv2491548262ygrp-sponsor #yiv2491548262ygrp-lc .yiv2491548262ad
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv2491548262 #yiv2491548262actions
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv2491548262
#yiv2491548262activity
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv2491548262
#yiv2491548262activity span {font-weight:700;}#yiv2491548262
#yiv2491548262activity span:first-child
{text-transform:uppercase;}#yiv2491548262 #yiv2491548262activity span a
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv2491548262 #yiv2491548262activity span
span {color:#ff7900;}#yiv2491548262 #yiv2491548262activity span
.yiv2491548262underline {text-decoration:underline;}#yiv2491548262
.yiv2491548262attach
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px
0;width:400px;}#yiv2491548262 .yiv2491548262attach div a
{text-decoration:none;}#yiv2491548262 .yiv2491548262attach img
{border:none;padding-right:5px;}#yiv2491548262 .yiv2491548262attach label
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv2491548262 .yiv2491548262attach label a
{text-decoration:none;}#yiv2491548262 blockquote {margin:0 0 0
4px;}#yiv2491548262 .yiv2491548262bold
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv2491548262
.yiv2491548262bold a {text-decoration:none;}#yiv2491548262 dd.yiv2491548262last
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv2491548262 dd.yiv2491548262last p
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv2491548262
dd.yiv2491548262last p span.yiv2491548262yshortcuts
{margin-right:0;}#yiv2491548262 div.yiv2491548262attach-table div div a
{text-decoration:none;}#yiv2491548262 div.yiv2491548262attach-table
{width:400px;}#yiv2491548262 div.yiv2491548262file-title a, #yiv2491548262
div.yiv2491548262file-title a:active, #yiv2491548262
div.yiv2491548262file-title a:hover, #yiv2491548262 div.yiv2491548262file-title
a:visited {text-decoration:none;}#yiv2491548262 div.yiv2491548262photo-title a,
#yiv2491548262 div.yiv2491548262photo-title a:active, #yiv2491548262
div.yiv2491548262photo-title a:hover, #yiv2491548262
div.yiv2491548262photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv2491548262
div#yiv2491548262ygrp-mlmsg #yiv2491548262ygrp-msg p a
span.yiv2491548262yshortcuts
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv2491548262
.yiv2491548262green {color:#628c2a;}#yiv2491548262 .yiv2491548262MsoNormal
{margin:0 0 0 0;}#yiv2491548262 o {font-size:0;}#yiv2491548262
#yiv2491548262photos div {float:left;width:72px;}#yiv2491548262
#yiv2491548262photos div div {border:1px solid
#666666;height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv2491548262
#yiv2491548262photos div label
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv2491548262
#yiv2491548262reco-category {font-size:77%;}#yiv2491548262
#yiv2491548262reco-desc {font-size:77%;}#yiv2491548262 .yiv2491548262replbq
{margin:4px;}#yiv2491548262 #yiv2491548262ygrp-actbar div a:first-child
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv2491548262 #yiv2491548262ygrp-mlmsg
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv2491548262
#yiv2491548262ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv2491548262
#yiv2491548262ygrp-mlmsg select, #yiv2491548262 input, #yiv2491548262 textarea
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv2491548262
#yiv2491548262ygrp-mlmsg pre, #yiv2491548262 code {font:115%
monospace;}#yiv2491548262 #yiv2491548262ygrp-mlmsg *
{line-height:1.22em;}#yiv2491548262 #yiv2491548262ygrp-mlmsg #yiv2491548262logo
{padding-bottom:10px;}#yiv2491548262 #yiv2491548262ygrp-msg p a
{font-family:Verdana;}#yiv2491548262 #yiv2491548262ygrp-msg
p#yiv2491548262attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv2491548262
#yiv2491548262ygrp-reco #yiv2491548262reco-head
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv2491548262 #yiv2491548262ygrp-reco
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv2491548262 #yiv2491548262ygrp-sponsor
#yiv2491548262ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv2491548262
#yiv2491548262ygrp-sponsor #yiv2491548262ov li
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv2491548262
#yiv2491548262ygrp-sponsor #yiv2491548262ov ul {margin:0;padding:0 0 0
8px;}#yiv2491548262 #yiv2491548262ygrp-text
{font-family:Georgia;}#yiv2491548262 #yiv2491548262ygrp-text p {margin:0 0 1em
0;}#yiv2491548262 #yiv2491548262ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv2491548262
#yiv2491548262ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none
!important;}#yiv2491548262